Beternak Tanpa Ratu 2

Hallo apa kabar semua.... malam hari ini...dari kandang reyot pangkalan Republik Kroto di Lamongan Jawa Timur...akan melanjutkan membahas Beternak Tanpa Ratu.

Silahkan anda amati  3 ( Tiga ) foto di bawah ini.
 


Hal apa yang yang bisa kita simpulkan, dari ketiga gambar di atas ?. 

Betul sekali......Semut rangrang tanpa ratu menghasilkan telur-telur calon ratu dan sudah mengalami fase dari Larva menjadi Pupa.

Seperti tulisan saya sebelumnya tentang Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu memang  beternak tanpa ratu  bisa dan di mungkinkan meskipun tanpa keberadaan figur ratu.( Lurah, Bupati, Walikota,Gubernur atau Presiden = Dalam Dunia Nyata )

Gambar di atas sudah menunjukkan ciri-ciri anatomi semut pekerja yang bisa menggantikan figur ratu sebagaimana saya paparkan di postingan Cara Membuat Elemen Pengganti Ratu.   ( Silahkan di baca detailnya....!!!!)

Sekarang mari kita kupas masalah apa yang akan timbul setelah kita mendapatka larva,pupa, dan calon ratu dari proses tangkaran kita, yang hanya mengandalkan semut pekerja-eks.pengawal ratu yang beradaptasi sehingga berubah rangka telurnya ( Bisa Bertelur ).

Sebelumnya silahkan di baca postingan saya tentang Beternak Tanpa Ratu. Pada postingan beternak tanpa ratu sudah saya jelaskan secara detail dari sudut pandang kaca mata ilmiah.

Sekarang mari kita kembali pinjam istilah manusia supaya enak di nikmati dan saya sendiri enjoy dalam menyuguhkannya. 

Perkelahian / pertikaian / petengkaran yang menyebabkan jatuh korban di kedua belah pihak koloni semut tersebut pemicunya adalah ZAT FEROMON.

Inti dari postingan Beternak Tanpa Ratu Bagian 1 adalah :

Akan terjadi perkelahian / pertikaian / pertengkaran SESAMA KOLONI / SATU KOLONI bila Pupa sudah berubah fase menjadi Calon Ratu.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? 
Karena adanya perbedaan zat feromon. 

Pada semut mana yang berbeda zat feromonya, kan mereka satu koloni. dan sejak awal sudah bersatu.?
Perkelahian ini akan terjadi bila Pupa sudah berubah fase menjadi Calon Ratu. Pada saat ini...induk / ratu pengganti ( Semut pekerja - eks pengawal ratu asli beradaptasi rangka telur ) Akan berusaha melindungi telurnya yang sudah berubah bentuk menjadi calon ratu dari serangan para semut prajurit dan semut pekerja.

Kenapa semut prajurit dan semut pekerja mau menyerang calon ratu yang di hasilkan dari telur temannya sendiri ( Ratu pengganti ) ?  
Hal ini di karenakan sinyal yang di lepaskan oleh semut prajurit dan semut pekerja tidak di jawab dengan sinyal yang sama oleh para calon ratu. Akibatnya....semut prajurit dan semut pekerja menganggap calon- calon ratu itu berasal dari lain koloni. Dan harus di musnakan / di matikan.

Terus sinyal yang di maksud tadi sinyal apa ? 
Sinyal yang di maksud adalah sinyal yang di hasilkan zat feromon

Kenapa bisa berbeda zat feromonnya padahal satu koloni dan induknya ( Yang bertelur ) awalnya juga teman ? 
Perbedaan sinyal zat feromon yang di miliki para calon ratu di pengaruhi oleh Feromon dasar dalam proses diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.

Siapa dalam hal ini kasta reproduktif  ? Kasta Reproduktif dalam hal ini adalah para calon ratu yang akan melanjutkan regenerasi kedepannya.

Terus....kenapa kalau di alam bebas aman-aman saja.....meskipun tanpa hadirnya ratu asli. hanya ratu pengganti yang ada.
Jawabanya Karena Ratu Pengganti sudah Take Action ( Hehehehe )

Take actionnya Ratu Pengganti bagaimana di alam ? Dan apakah sama perlakuannya seperti pada saat kita tangkarkan di toples yang hanya berhaga Rp.7500,- ( Lumayanlah pakai toples daripada Admin Republik Kroto yang hanya pakai botol eks. air mineral )

Silahkan di fahami dulu.....!!!

Jawabannya take action ratu pengganti akan di paparkan pada postingan mendatang. Terima kasih sudah berkenan mampir bin singgah di blog gratisan ini. Semoga ada sedikit guna serta manfaatnya bagi penulis juga bagi rekan-rekan calon peternak pun peternak kroto senior.


Terima Kasih  Salam Sukses...!!!

Beternak Tanpa Ratu

Selamat malam semua..malam ini Republik Kroto mau sedikit memberikan gambaran seberapa maksimal beternak tanpa ratu meskipun kita sudah mempunyai elemen beternak pengganti ratu.
Sebelumnya mohon di baca dua tulisan kami yang terdahulu.

  1. Cara Beternak Tanpa Ratu
  2. Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu
Sekarang yang menjadi pertanyaan kita bersama...Seberapa maksimalkah beternak semut rangrang penghasil kroto tanpa hadirnya figur panutan dalam hal ini ratu semut rangrang di dalam elemen koloni tangkaran kita ?
Sebelum saya memaparkan panjang lebar,saya punya peribahasa yang saya ambil dari kumpulan peribahasa.

Seperti Anak Ayam Kehilangan Induknya

Peribahasa di atas contoh gambaran dimana suatu kumpulan atau kelompok yang kehilangan sosok seorang pemimpin sehingga akhirnya bingung harus melakukan apa.

Dan peribahasa di atas sangat relevan dengan keadaan koloni semut rangrang tanpa ratu. Meskipun ada elemen pengganti tetapi dari sisi operasional pencapaian target keberhasilan sangatlah kecil. Dengan kata lain Beternak semut rangrang yang tidak lengkap tetap berpengaruh dengan hasil akhir. Kalau kita tidak segera melengkapi elemen yang di butuhkan bisa di pastikan lamat laun akan berkurang koloni tangkaran kita.

Bagi anda yang ingin memulai beternak tanpa ratu ( Ingat:  " Memulai " bukan " Coba-Coba / Mencoba", anda akan di hadapkan situasi di bawah ini :

Usia tangkaran anda masuk 2 bulan atau lebih akan muncul telur / kroto besar-besar ( Calon Ratu).
 
Pada situasi seperti ini ada dua hal yang menyebabkannya, Bisa karena telur-telur itu masuk ke dalam toples tanpa sepengetahuan kita ,  Karena wujud sangat kecil, bulat tirus menyerupai tepung kanji/ tapioka. Bisa di bawa sendiri  oleh semut masuk ke dalam toples atau tercampur pada tepung kanji/ tapioka yang kita gunakan untuk pengaman saat karantina ( Jenis karantina ada berbacam - macam cara ) . Yang kedua sebagian semut pekerja - pengawal mengalami fase perubahan rangka telur ( Adaptasi ).
Di fase ini biasanya peternak yang kurang faham akan gembira, senang hatinya , suka cita karena akan mempunyai ratu yang selama ini di idam-idamkan.

Kroto besar berubah jadi calon ratu bersayap warna coklat 

Pada situasi ini...anda yang memulai beternak tanpa ratu haruas jeli dan sigap. Jeli maksudnya apa ? Maksudnya anda harus sering-sering memantau keadaan semut tangkaran anda.Serta harus cepat mengambil inisiatif tindakan penyelamatan. Bila terjadi kematian pada sebagian calon ratu dengan ciri seluruh kaki hilang, kepala terpisah dari badan. Sebagian semut pekerja membawa potongan tubuh calon ratu mondar mandir.

Bila situasi ini anda alami...tindakan yang haruas anda lakukan adalah memisah koloni semut tangkaran anda secara manual. Membagi menjadi beberapa toples.

Bila anda biarkan situasi itu berlanjut saya menjamin 100% semut tangkaran anda akan habis pelan-pelan juga calon-calon ratu akan mati mengenaskan.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? Hal ini terjadi karena pertengkaran satu koloni. ( Bingung Anda....??? )
Begini ceritanya.......!!!!

Mungkin anda pernah mendengar atau membaca perkelahian berbeda koloni semut rangrang???.Tapi pertanyaannya sekarang pernahkah anda mencari sebab pertikaian dua atau lebih koloni semut rangrang tersebut. Gerangan masalah apa yang menyebabkannya / memicunya sehingga terjadi perkelahian ???

Perkelahian / pertikaian / petengkaran yang menyebabkan jatuh korban di kedua belah pihak koloni semut tersebut pemicunya adalah ZAT FEROMON.
Sebelum kita bahas perkelahian yang di sebabkan zat feromon, alangkah baiknya kita memahami dulu apa zat feromon itu dan berapa jenis zat itu.

Sumber Wiki menyebutkan :

Feromon (bahasa Yunani: phero yang artinya pembawa, dan mone bermakna sensasi) adalah sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual pada jantan maupun betina.
Zat ini berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh makhluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi. Berbeda dengan hormon, feromon menyebar ke luar tubuh dan hanya dapat memengaruhi dan dikenali oleh individu lain yang sejenis (satu spesies).

Semut rangrang , menghasilkan feromon dasar ( Sebagai alat Navigasi ) untuk menarik teman-temannya bergotong-royong mengangkut makanan dari tempat yang jauh ke sarang mereka. Itu sebabnya kita sering melihat semut berjalan beriring-iring. ( Feromon sebagai alat Navigasi ) . Di lain kesempatan kita juga merasakan gigitan semut rangrang sakit dan perih. Juga kalau kita mendekatkan hidung pada toples / sarang jarak satu jengkal...pasti kita akan merasakan bau menyengat akibat zat feromon di lepaskan ke udara oleh semut-semut rangrang sebagai tanda bahaya juga pengalihan konsentrasi. ( Feromon dasar sebagai pertahanan diri dari musuh )

Feromon dasar juga berperan dalam diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.

Diferensiasi adalah proses pematangan sel primitif ke dalam jenis-jenis sel khusus fungsional tubuh seperti ketika sel induk darah menghasilkan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.  

Nah....makin pusing kan....?? Terus hubunganya dengan beternak kroto tanpa ratu apa mas???? Nanti....Akan di jelaskan pelan-pelan. Yang pasti saya sudah menjelaskan "Nyerempet dikit-dikit " Ilmiah. ( Jaga-jaga  barangkali ada yang Interupsi...Hehehehe...!!!)

BERSAMBUNG





Cara Membuat Rak Ternak Kroto

Hallo Kroto Lovers...apa kabar hari ini...baik bukan ?? Semoga demikian adanya. Amin.

Malam ini kembali Admin 2 Republik Kroto akan berbagi Tips Cara Membuat Rak Ternak Kroto.
Kenapa sih.... saya posting Cara Membuat Rak Ternak Kroto ?
Kan mudah buatnya ???
Betul sekali mudah, tapi kalau membuatnya tidak memperhatikan faktor keamanan, kenyamanan beternak semut rangrang penghasil kroto. Akibatnya bisa fatal bin berabe. Semut bisa melarikan diri keluar area yang kita isolir, semut bisa jatuh bunuh diri karena faktor keamanan kurang memadai, semut juga bisa pindah kamar yang semula di dalam toples atau wadah karena merasa kurang nyaman mereka ogah masuk toples / wadah.Jadinya apa? Semut ngerumpi di luar toples.Kita pusing tujuh keliling di buatnya. Betul kan...?
Betul  dong.!!

Lanjut........!!!!!

Cara membuat rak ternak kroto sebenarnya mudah dan tidak banyak membutuhkan biaya. Syarat-syarat yang harus di penuhi antara lain adalah :
  1. Faktor Keamanan.
  2. Faktor Kenyamanan.
  3. Bukan media alternatif.
Mari kita bedah satu demi satu.

FAKTOR KEAMANAN

Rak yang kita buat untuk beternak harus bisa memberi situasi aman. Aman bagi siapa ? Aman bagi kita... Si Peternak tentunya,, dan juga aman bagi semut tangkaran kita. Dari siapa? Dari predator lain yang ingin mengusiknya. Emang ada predator musuh si semut ? Ada dan banyak. Siapa saja mereka. Mereka adalah Cicak, semut merah spesialis semut gula, dan sang pengerat tikus.
Faktor keamanan bagaimana yang harus kita sebagai peternak capai dalam penggunaan rak?? Yang pasti rak bisa kita gunakan untuk mengisolasi semut-semut agar tidak bisa keluar area isolir.Kokoh alias kuat untuk menopang media ternak dalam hal ini toples, tempat minum, dan lain-lain.( Termasuk kuat mengantisipasi keteledoran kita...barangkali menyenggol...kalau raknya ringkih...roboh kan???)

FAKTOR KENYAMANAN

Rak yang kita buat untuk beternak harus bisa memberikan suasana nyaman bagi kita peternak khususnya.  juga nyaman bagi semut-semut tangkaran kita . Maksudnya apa ?? kita tidak di buat pusing dengan suasana yang di akibatkan pihak ketiga ( Predator ) juga semut-semut itu sendiri. Intinya pihak ketiga ( Predator ) tidak bisa mengusik ketenangan semut rangrang. Misalnya rak di modifikasi sedemikian rupa supaya cicak, tikus tidak bisa menjangkau. Begitu pula semut merah spesialis gula, mereka juga tidak bisa ikut menikmati hidangan air gula.... yang sedianya kita berikan ke semut rangrang..tidak tahunya ada tamu yang tidak di undang datang ( Semut merah spesialis semut gula = Ada Gula Ada Semut...Semut ini yang saya maksud...bukan semut rangrang )

BUKAN MEDIA ALTERNATIF

Maksudnya apa rak bukan media alternatif. Maksudnya adalah rak yang kita buat jangan sampai memancing semut-semut tangkaran kita bermigrasi. Emang ada... dan mungkinkah?? Ada dan sangat mungkin terjadi. Dari sebagian anda barangkali ada yang memakai rak terbuat dari bambu. Pada rak yang terbuat dari bambu ini semut-semut akan terpancing keluar dan tidak betah di dalam toples. mereka akan masuk di sela-sela bambu. Sebenarnya tidak terlalu masalah, karena kalau mereka sudah menghasilkan kroto. kroto tersebut akan di boyong ke dalam toples. Dengan satu syarat di dalam toples masih bercokol sang Ratu.
Kenapa semut-semut rangrang tangkaran kita lebih menyukai bambu dari pada toples plastik. Sederhana jawabannya....Pada Bambu pH ( Derajat keasaman ) Netral. Dan pada tingkat pH Netral semut rangrang bisa memfungsikan Zat Feromon untuk perkembangbiakan. Buktinya apalagi kalau bambu netral ? Dulu sebelum Bidang Kedokteran semaju sekarang ini..alat untuk memotong ari-ari dan juga khitan adalah bilah bambu tipis menyerupai pisau. Artinya bambu pH-nya Netral. Selain juga Desinfektan. Ingat semut rangrang adalah hewan yang menyukai kebersihan dari mikroba dan bakteri sekalipun.

Jadi...... bagus mana beternak di media TOPLES atau BAMBU. Tegas saya jawab bagus pakai media BAMBU., Tapi ada sisi kekurangannya. Dan kekurangan tersebut.... biasa akan kita bahas pada postingan-postingan yang akan datang.

Lanjut....!!!!!


Di bawah ini ada beberapa contoh gambar rak kiriman teman dari Kota Ponorogo Jawa Timur. Beliau adalah "Mbok Dani " semoga bisa menginspirasi teman-teman calon peternak juga peternak dalam memulai membuat rak. Semoga juga bagi Rekan " Mbok Dani" Sehat selalu, murah rejeki dan ternak krotonya semakin berhasil.Amien.





Saran saya buatlah rak yang memakai bahan triplek dengan penambahan LIS TEPI untuk pengaman semut tidak terjun bebas. Apalagi paska karantina biasanya peternak langsung membuka penutup pintu keluar masuk secara spontan ( Lakban ).Tidak di lakukan secara bertahap. Lis tepi akan banyak membantu mengantisipasi semut jatuh ke lantai dengan mengoleskan GREASE di penampang atas lis tersebut.

Tips : Untuk kaki rak silahkan di olesi lem tikus 2 cm memutar .


Sedikit tips semoga bermanfaat. Ketemu lagi di lain kesempatan dengan postingan yang lain seputar ternak kroto serta berbagai varian dinamika di dalamnya.

Semoga Sukses.....!!!!


Salam Hormat

Mencari Ratu Ke Pasar Burung

Selamat malam semua...Apa kabar....?? Tentunya baik bukan...!!! Semoga kesehatan selalu dan senatiasa di kucurkan Tuhan Penguasa Semesta Alam Raya kepada kita semua. Amien...!!!

Membaca judul postingan " Mencari Ratu Ke Pasar Burung " kalau kita terjemahkan....................

Suatu kegiatan mencari ratu yang akan di gunakan untuk melengkapi elemen ternak semut rangrang, dengan pengharapan bisa bertelur.

Tapi kenapa ke pasar burung??

Mungkin...mungkin...loh...sebagian teman-teman berfikiran di pasar burung ada yang jual kroto ( bisa membeli calon ratu dari kumpulan kroto yang di jual penjual kroto) minimalnya ini....... dan maksimalnya akan ketemu pencari kroto konvensial ( Bisa minta tolong...untuk mencarikan ratu semut rangrang ).

Betul , pemikiran semacam itu tidak salah...hanya saja bagi saya KURANG BENAR.
Terus benarnya gimana Mas ? Harus Beli di Republik Kroto gitu ? Kalau begitu enak di Mas... bisa Koprol sambil bilang WOOWW....!!!!

Tidak kawan....saya menulis postingan kali ini sama sekali tidak menggiring anda semua untuk berhenti berusaha / berikhtiar mencari solusi dalam beternak kroto supaya berhasil. Bukan lantaran kami menjual bibit kroto siap tangkar dengan harga murah dengan  berbagai bonus...tapi memang ada teman-teman yang kirim email kepada kami.

" Mas....saya sudah 3 bulan ternak semut rangrang dan saat ini saya sudah punya 17 toples, tapi kenapa tidak berkembang..minimal bertelur...malahan ratunya mati mengenaskan kakinya hilang semua. Adakah saya salah dalam memelihara.... setahu saya,, makannya rutin sampai menumpuk, minuman air gula selalu siap setiap saat ( kayak rexona ),. kebersihan saya jaga dengan membersikan pakai kuas " Di mana letak kesalahan saya?????

Penggalan email yang di kirim salah satu rekan yang juga sedikit saya lebay-kan bahasanya. Mari kita cermati.. di sudut mana kekurang-benaran teman yang ternak semut rangrang dari ilustrasi email di atas.

Terjadilah tanya jawab antara saya dengan teman yang kirim email ini..istilah kerennya investigasi.Dan setelah satu jawaban di utarakan teman ini saya langsung dapat jawabannya.

Apakah itu....??

Teryata teman ini beli calon ratu dan ratu operasional di pengepul / penjual kroto di pasar burung daerahnya. Juga pesan dari pencari kroto konvensional. Terus calon ratu juga  ratu operasional tersebut di campur dengan semut prajurit / pekerja hasil buruannya beberapa bulan yang lalu. Karena girang campur bahagia si teman ini tidak mengamati secara seksama. Saya yakini sepeninggal teman ini  dari kandang ternaknya.,calon ratu dan sebagian sudah ratu operasional di bantai laskar semut rangrang.dengan menarik kaki ke segala penjuru ( seperti dendeng hihihihi ).

Saya tidak menyalahkan tindakan teman saya di atas karena kurang tahu dan mungkin sangat antusias dalam menjalankan usaha beternak kroto. Hanya saja caranya yang kurang benar. Mencari calon ratu juga ratu operasional yang sudah belajar bertelur boleh-boleh saja di pengepul / penjual kroto atau mohon bantuan pencari kroto tradisional. Tapi ingat cara mencampurkan dengan koloni semut pekerja-prajurit tidak semuda membalik telapak tangan. ( Ambil, masukkan di toples terus anda anggap selesai.) Salah besar anda kalau melakukan yang demikian.

Semut rangrang adalah hewan "Sosial Sejati " MAKNANYA APA SEMUT RANGRANG KOK DI BILANG HEWAN SOSIAL SEJATI???
Di sebut hewan sosial sejati karena : Dalam kehidupannya sudah tertata rapi , terorganisir dengan sistimatik.Serta di jalankan sesuai tupoksinya masing-masing tanpa rasa iri dan dengki.

( Makanya saya pernah menulis artikel di media Kompas " Wakil rakyat Indonesia tidak perlu studi banding ke luar negeri, cuma menghabiskan anggaran. Cukup pergi ke hutan yang di tinggali segerombolan semut rangrang dan mau belajar dari kehidupan semut rangrang tersebut" )

Kembali ke bahasan....semut rangrang dalam kehidupannya tidak "ngawur". Semua di lakukan secara terorganisir dari hal terkecil sampai hal terbesar. Mereka melakukan hal-hal secara sistimatis dengan mengedepankan jiwa kegotongroyongan, tidak mau di ganggu juga tidak menggangu, mempunyai satu pemimpin besar ( Master Ratu ) yang membawahi puluhan ribu kilometer koloni. Semua tunduk dan patuh.Berjalan pada tugas pokok masing- masing tanpa mencampuri satu di antara lain.Semua di lakukan saling mensupport.

Sederhananya begini kalau anda masih bingung. Saya gambarkan dengan pinjam istilah kehidupan manusia.

( Semua nama , istilah dan paparan penjelasan versi Republik Kroto. Mohon maaf kalau istilah agak menyimpang dari yang selama ini anda pahami )

Lanjut.....!!!!

Saya gambarkan kehidupan semut rangrang ini di Republik Kroto. Republik kroto mempunyai Presiden. Selain sebagai Kepala Negara Presiden Republik Kroto merangkap sebagai Kepala Pemerintahan.



Foto Presiden Republik Kroto 

Presiden Republik Kroto mempunyai bawahan yang di sebut Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Para Gubernur Republik Kroto memimpin sebuah Ibu Kota Propinsi ( Koloni = Scope / Cakupan Besar )

 Foto Gubernur Republik Kroto 


Presiden Republik Kroto juga mempunyai bawahan yang di sebut Bupati / Walikota.. Kepala Daerah Tingkat II.Para Bupati / Walikota memimpin Ibu Kota Kabupaten / Kotamadya . ( Koloni = Scope / Cakupan Sedang)



Foto Bupati / Walikota Republik Kroto

Nah,....dari ilustrasi yang coba saya peragakan, dapat kita ambil simpulan...Gerangan ketidakbenaran apa yang di lakukan teman peternak yang kirim email mengadu kepada kami.

Teman saya tadi kurang benar dalam meletakkan Bupati / Walikota Republik Kroto. Bagaimana tidak di teror sampai di bantai masyarakat semut rangrang. Pemimpin Wilayah / Koloni Daerah A di paksa memimpin Wilayah / Koloni Daerah B.
Selain melanggar aturan kehidupan yang di bangun masyarakar semut rangrang ( Mungkin sudah puluhan ribu tahun yang lalu ) Mari kita pinjamkan istilah atau gambarkan di kehidupan sehari-hari dengan mengacu pola kehidupan semut rangrang yang cenderung Ber-Idiologi Sosialis

Sistem kehidupan sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Semua aspek elemen kehidupan sehari-hari dianggap sebagai milik bersama, tapi bukan berarti harus dimiliki secara sepenuhnya secara bersama, semua aspek elemen hidup boleh dimiliki secara pribadi masing-masing, dengan syarat boleh digunakan secara Sosialis, mirip dengan gotong-royong sebenarnya. 

Jadi sangat kurang benar...tindakan meletakkan / mencampur calon ratu / ratu operasional ( Gubernur,Bupati dan Walikota Republik Kroto pada daerah / wilayah / koloni YANG BUKAN daerah kekuasaannya.

Kecuali yang kita letakkan / campurkan itu Master Ratu ( Presiden Republik Kroto ) Tidak butuh waktu lama masyarakat Republik Kroto akan dengan senang hati - suka cita menerimanya

Cara kedua dengan TETAP  meletakkan / mencampur MENGGUNAKAN kaidah / aturan / Trik tapi dalam hal ini butuh waktu serta tingkat keberhasilahannya sangat kecil tergantung ketelatenan peternak.

Inti dari semua paparan penjelasan saya di atas adalah :

  1. Silahkan berusaha / berikhtiar melengkapi elemen ternak anda dengan daya serta upaya yang tidak kenal lelah.....tapi ingat ada cara - kaidah khusus dari mulai meramu, meracik, mencampur sampai menikmati hasil ternakan anda.
  2. Beternak semut rangrang itu mudah, murah tapi jangan anggap hewan ternak anda ini murahan. Mereka lebih baik mati dari pada hidup salome.( Satu lubang rame-rame ) dari campuran berbagai daerah / berpuluh puluh koloni.
  3. Yang namanya hewan tetap hewan. Kita hanya bisa mengamati dan mencermati dari pola kehidupan mereka.Hari ini begini hari esok begitu.Semoga kelak... kehidupan hari ada anak bangsa yang bisa menyempurnakan beternak kroto yang efisien dan efektif.
Sekelumit paparan saya semoga ada guna dan manfaatnya, mohon ma'af bila ada kesalahan. Ketemu lagi di postingan mendatang.

Semoga Sukses 




Salam Hormat.



Paket Hemat Bibit Kroto

Saat ini Republik kroto ( LKP. Laskar Kroto ) menawarkan kepada rekan-rekan yang membutuhkan bibit kroto siap di lanjutkan penangkarannya, dengan PAHE ( Paket Hemat ).


Paket Hemat Bibit Kroto Menggunakan Media Botol Bekas Air Mineral Ukuran - Kapasitas 1500 ml



HARGA PER BOTOL BIBIT KROTO - SARANG / INDUKAN KROTO Rp. 100.000,- ( Seratus Ribu Rupiah ) BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM 

Adapun spesifikasi bibit sama dengan yang memakai media toples adalah sebagai berikut :








BOTOL UKURAN - KAPASITAS 1500 ml
  1. Pengiriman di lakukan 1 ( satu ) hari setelah transferan kami terima.
  2. No. Rekening serta scan KTP penanggung jawab akan di kirim via MMS atau alamat email pemesan.
  3. Di kirim via jasa pengiriman berbeda tergantung alamat pemesan ( mencari solusi yang paling cepat sampai tujuan ) 
  4. Ongkos kirim di bantu setengah.
  5. Bibit Kroto - Indukan / sarang kroto di kemas di botol yang sudah di modifikasi sedemikian rupa lalu di masukkan dalam kantong plastik transparan dengan di sertai pengisian Oksigen.( Untuk menekan stress dan kematian di perjalanan )
  6. Lama pengiriman tergantung jauh dekatnya alamat pemesan ( Point 2 = Akan di cari solusi jasa pengiriman paling cepat sampai tujuan )
  7. Isi paket bibit kroto  / indukan kroto adalah standar pemudidayaan dalam satu tempat/ wadah ( Dalam hal ini BOTOL BEKAS AIR MINERAL ) yang terdiri dari semut ratu, semut jantan, semut pekerja, semut prajurit serta kroto.
  8. Bibit - Sarang / indukan kroto yang kami kirim adalah bibit - sarang / indukan kroto yang sudah lebih dari seminggu s.d satu bulan kami tangkarkan.
  9. Antisipasi kematian di perjalanan pengiriman dengan menambahkan 1 ( Satu ) atau 2 ( Dua ) Botol bibit kroto. ( Beli 5 Kirim 6, Beli 10 Kirim 12, Beli 20 Kirim 24 = Per 5 Botol Tambahan 1 Botol )
  10. Gratis E-Book Panduan Ternak Kroto Jalan Tol seharga 150 ribu. Gratis Bonus Member Bisnis Facebooker seharga 50 ribu ( Mencarikan solusi untuk mempercepat pengembalian modal awal dalam beternak kroto, meski belum panen )
  11. Konsultasi selamanya setiap ada kesempatan ( Jadi tidak ada kata putus hubungan dalam hal ini ) 
  12. Penambahan ratu siap bertelur hingga 4 s.d  5 ekor / botol.
  13. Beli 10 Botol GRATIS ONGKOS KIRIM
  14. Pertanyaan seputar pemesanan bila ada yang belum di fahami bisa menghubungi ( KADET 0853 3035 3327 sms dulu ) atau email ke laskar.kroto@gmail.com



        Salam Hormat

Makanan Semut Rangrang

Hallo apa kabar rekan-rekan, ketemu lagi dengan Admin 2 Republik Kroto. Admin 1 lagi menyelesaikan sesuatu di Bandung. Malam ini saya mau memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang di kirim ke email. Salah satu pertanyaan yang mewakili pertanyaan teman lain adalah :
  1. Mas makanan apa yang bagus untuk ternak semut rangrang ? 
  2. Kenapa kalau di kasih jangkrik atau belalang selalu tidak habis ?

Dua pertanyaan di atas sering di kirimkan kepada kami.
Sekarang mari kita bahas sama-sama dengan kaidah ilmu "sanepan" atau ilmu pinjam istilah manusia dalam kehidupan sehari hari.
Sisi penjelasan ilmiah biar para pakarnya yang mengurusi. Yang penting bagi kita hasil panen kroto melimpah itu saja, urusan ilmiah atau tidak ilmiah saya sendiri tidak meyakini seratus persen apakah penjelasan saya.. masuk kategori ilmiah atau tidak.
Mungkin di masa yang akan datang ada yang menyempurnakan.Amin.
Yang pasti tulisan-tulisan kami dari hasil observasi sederhana di sebuah desa terpencil di sudut kota panas Lamongan.Dan kami posting di blog sederhana yang di siapkan gratis oleh google.

Mari kita mulai........!!!!

Makanan apa yang bagus untuk ternak semut rangrang ?

Jawaban ini merujuk pada kelengkapan elemen semut yang kita tangkar dalam satu wadah dalam hal ini toples ukuran kapasitas 5 liter...ada ratu, serta semut-semut operasional yang lain.Serta kondisi sudah stabil. 

Makanan yang bagus bagi semut rangrang tangkaran kita adalah makanan yang mengandung PROTEIN. Dari jenis makanan apa protein itu di dapatkan ? Dari Serangga yang meliputi  ( Jangkrik, Belalang, Capung dll..." Tommy aka Tomcat " tidak masuk golongan makanan mengandung protein untuk laskar semut kita loh..!! ) selain dari serangga sumber protein yang bisa kita berikan adalah telur.... bisa mentah ataupun di rebus. Ayam bagaimana Mas? Ya.... ayam juga dapat di kasihkan baik daging ayam mentah atau matang, jeroan ayam mentah ataupun matang, tak ketinggalan tulang juga doyan.

Lanjut......

Kenapa kalau di kasih jangkrik atau belalang selalu tidak habis ?

Pernah nonton film China tentang Vampire ?? Kalau anda pernah lihat film tersebut jawaban atas pertanyaan kedua  "Kenapa kalau di kasih jangkrik atau belalang selalu tidak habis ?." Jawabannya.....Semut rangrang cs kenapa tidak menghabiskan makanan yang kita beri ( Jangkrik atau Belalang ) karena :

  1. Anda tidak memperhatikan secara seksama apa yang di perbuat semut tangkaran anda. Kenapa saya bilang anda tidak memperhatikan / mengamati secara seksama.... karena semut-semut peliharaan anda sama seperti ilustrasi penggambaran film vampire. Artinya apa...artinya semut-semut anda cuma menggigit dan mengisap sari-sari makanan yang di butuhkan saja sedangkan wujud fisiknya tidak di makan. ( Sama kan, kayak film Vampire !!! Apa pernah anda lihat ada vampire makan tubuh manusia tidak pernah toh, yang makan tubuh manusia itu film Sumanto. )
  2. Makanan baik berupa jangkrik, belalang atau yang lainnya di simpan untuk stock cadangan makanan bagi generasi yang akan lahir ( kroto ). Insting semut ini dapat di buktikan dengan melihat tempat meletakkan makanan selalu di bagian atas saf . Dan ingat proses peletakan kroto selalu di mulai dari atas, bertahap turun ke tengah dan terakhir di dasar toples terbalik modifikasian kita.Proses peletakan kroto akan kita bahas di lain kesempatan.
Sekarang saya akan coba simpulkan penjabarkan dari mulai pertanyaan nomor satu dan di sambung pertanyaan nomor dua. Karena sebenarnya saling terkait kedua pertanyaan tersebut dengan berbagai macam mitos yang bergulir saat ini.

  • Makanan yang baik / bagus untuk laskar semut rangrang tangkaran kita adalah makanan yang mengandung Protein. Makanan yang mengandung protein bisa di dapatkan dengan kita memberikan Jangkrik, Belalang,Capung dalam KEADAAN HIDUP.Kenapa harus dalam keadaan hidup ?? Jawabanya adalah Karena serangga seperti jangkrik, belalang, capung dalam keadaan hidup masih berfungsi semua sistim organ tubuhnya termasuk peredaran darah dan akan memudahkan semut rangrang untuk mengunci / mencerna dengan zat feromon dan menghisapnya atau di bekukan untuk cadangan makanan bagi generasi yang akan lahir nanti dalam hal ini "kroto".( Stock cadangan makanan )
  • Terus bagaimana dengan telur, daging, jeroan, tulang ?? semuanya kan tidak hidup alias sudah mati . Betul semua sudah mati dan kalaupun di simpan oleh para semut... berarti telur, daging, tulang dll tadi sudah di awetkan dengan zat feromon untuk cadangan makanan. Kalaupun kita telat memberi cairan gula,,dan ada banyak semut mengerubutin makanan yang kita berikan tapi pada kenyataannya masih saja tetap utuh wujud makanan tersebut...maka jawaban yang cocok seperti saya jelaskan seperti vampire mengisap darah. Artinya yang kita lihat adalah ampas makanan sedangkan sari-sarinya sudah di hisap laskar semut kita.
  • Mungkin ada yang bertanya terus kenapa semut-semut itu lebih menyukai cairan gula yang kita berikan daripada makanan. Jawabannya sederhana.....semut-semut yang kita tangkarkan ini sekarang dari sisi pekerjaanya sudah ringan. Apa maksudnya sudah ringan?? mereka tidak membuat sarang yang membutuhkan berbagai macam protein untuk di pecah unsurnya jadi zat feromon. Sarang semut sudah kita carikan atau sudah kita ganti dengan TOPLES. Jadi yang semut-semut butuhkan saat ini cuma CAIRAN GULA untuk VITALITAS / ENERGI. Cairan gula ( Gula pasir dari tetes tebu di campur air ). Bagaimana dengan gula merah dari aren apakah mau semut rangrang ? Tetap mau tapi lebih menyukai gula pasir yang terbuat dari tetes tebu.
  • Kalau begitu saya mau kasih madu saja mas biar cepat berkembang biak...!!! Kawan......semut rangrang ini bukan manusia seperti kita atau hewan mamalia lain yang dengan mengkonsumsi madu makin baik tapi bagi semut rangrang makin buruk. Jadi kalau anda beranggapan dengan memberikan madu lebih baik itu SALAH BESAR. Kenapa salah besar ??? Sudah saya jabarkan di atas semut rangrang LEBIH menyukai gula yang terbuat dari tetes tebu atau sehari hari kita sebut gula pasir / gula putih...daripada gula merah / gula aren. Penjelasanya detailnya begini :  Gula,.... dalam proses manufakturnya, asam organik, protein, unsur nitrogen, enzim dan vitamin dalam tebu sebagian rusak, sedangkan madu, pemanis alami, hanya mengalami pemanasan yang minimal. Selain itu, madu memiliki antioksidan tertentu yang menguntungkan serta sifat anti bakteri yang tidak ditemukan pada gula.Tapi bagi semut rangrang Zat Antioksidan serta Anti Bakteri ini BERSINGGUNGAN / MERUGIKAN / KONTRA dengan fungsi Zat Feromon kepunyaan semut rangrang.Sedangkan semut rangrang SANGAT membutuhkan Zat Feromon ini untuk Navigasi serta mencerna berbagai macam makanan juga untuk pertahanan diri dari musuh.Kalau semut rangrang mengkonsumsi madu sama saja bunuh diri pelan-pelan karena lama kelamaan KESAKTIANYA AKAN LUNTUR ALIAS NETRAL menggigit tidak sakit kencing tidak perih dari baunya juga mungkin sedap tidak seperti biasanya baunya menyengat hasil buangan zat feromon ke udara untuk sinyal bahaya. Silahkan beri Madu yang paling asli sejagat kalau perlu....apakah semut rangrang anda mau mengkonsumsinya ?
Demikianlah sedikit jawaban atas pertanyaan yang di sampaikan teman-teman kepada kami. Semoga sedikit banyak ada guna.. serta manfaatnya. Mohon maaf kalau penjabaran penjelasan susah di cerna dari kacamata sains yang selalu ilmiah. Bagi kami yang penting.. semut-semut peliharaan di kandang mau bertelur banyak.. puji dan rasa syukur akan lebih kami panjatkan kepada Tuhan semesta alam.


Semoga bermanfaat.......!!!



Salam Hormat

Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu





Apa kabar anda semua hari ini..?? Kami harap anda semua dalam keadaan sehat dan semua masalah yang membebani anda terselesaikan satu demi satu. Amin...!!

Melanjutkan postingan terdahulu Cara Beternak Tanpa Ratu  sebagian sudah saya singgung mengenai beternak semut rangrang tanpa ratu, memang bisa / di mungkinkan tetapi tidak semua semut rangrang dalam hal ini semut prajurit bisa menggantikan ratu untuk bertelur. Harus ada perlakuan khusus dari mulai mencari elemen ternak di alam bebas, masa karantina sampai pemeliharaan.

Bagi rekan-rekan yang belum membaca postingan Cara Beternak Tanpa Ratu  silahkan membaca dulu.

Sekarang mari kita membahas Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu.

Adapun tahapan yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :
  1. Cari elemen semut rangrang ( Prajurit ) dengan ciri-ciri : agresif, badan kelihatan gemuk ( sisi mencolok terlihat pada bagian perut dan pantat warna coklat merah kehitaman ) antena sedikit pendek dan besar ada guratan seperti cincin melingkar di bagian perut hingga pantat ( semakin banyak semakin baik = artinya siap untuk kita karantina jadi pengganti ratu untuk bertelur ) . Anda bisa dapakan elemen semut prajurit ini di tempat yang kurang terkena sinar matahari. 
  2. Kalau sudah ketemu...seperti biasanya bersihkan dari daun-daun sarang alam bebas, kalau sudah  masukkan ke toples.... rumusnya satu sarang satu toples. artinya jangan meletakkan beberapa sarang dalam satu toples yang sama ( Di khawatirkan tidak cocok lalu berantem meskipun satu koloni ( satu pohon misalnya ) tetap... jangan di campur.
  3. Karantina semut yang sudah ada di toples itu selama kurang lebih setengah sampai satu jam. bagian atas toples yang terbalik beri penutup apa saja ( bisa koran, kertas dll = fungsi membuat suasana gelap untuk bersembunyi sesuai dengan insting para semut ) hal ini di lakukan agar mempercepat semut- semut berkumpul di bagian atas. Kenapa harus berkumpul di bagian atas ?? supaya pada saat kita buka pintu keluar / masuk yang bagian bawah semut tidak banyak keluar. Di takutkan semut semut keluar toples beringas dan akibatnya bisa lompat / menjatuhkan diri ke lantai. INGAT......semut yang kita karantina / ini semut dengan tingkat agresif lebih tinggi dari pada yang lain karena mempunyai ciri seperti yang saya uraikan di atas. ( Atau di postingan terdahulu )
  4. Letakkan toples - toples di tempat gelap ( bisa rak model lemari atau di ruangan tanpa penerangan. Lebih baik kalau punya rak model lemari yang ada pintu untuk buka dan tutup ( Silahkan berimprofisasi )
  5. Setelah setengah atau satu jam buka lakban pintu masuk di toples yang bagian bawah sedikit demi  sedikit,  jangan langsung, kondisikan kalaupun semut keluar posisi antri. Dan yang perlu anda siapkan air minum berupa campuran gula pasir dan air sudah menunggu di depan pintu masuk. ( Kalau hal ini anda lakukan Isya Allah agak bisa di ajak kompromi semut-semut dari naluri beringasnya = Keluar sudah antri dan kalaupun sudah di luar toples menu minuman segar sudah tersedia...Gitu...!!! ).
  6. Untuk pintu keluar masuk bagian atas silahkan anda buka jika semut-semut sudah tenang.
  7. Penting....!!!! JANGAN DI KASIH MAKAN SELAMA KARANTINA, TAPI MINUMAN AIR CAMPUR GULA PASIR SEDIKIT KENTAL HARUS SIAP SETIAP SAAT.
  8. Kalau anda mempraktikkan sesuai dengan runtutan seperti yang saya jelaskan dari mulai memilih bibit dengan ciri-ciri seperti di atas, memperlakukan tahapan karantina saya yakin dalam sepekan anda sudah mendapatkan pengganti ratu untuk siap bertelur.
BAGI MEMBER REPUBLIK KROTO ( LKP. LASKAR KROTO ) BILA ADA YANG KURANG DI MENGERTI ATAU BELUM DI FAHAMI SILAHKAN HUBUNGI 0853 3035 3327 UNTUK MENDAPATKAN PENJELASAN DETAIL.
Semoga bermanfaat sampai ketemu di postingan mendatang


Salam Sukses

Solusi Meminimalisir Semut Jatuh Ke Lantai

Hallo apa kabar teman- teman. Saya yakin kabar anda semua dalam keadaan baik hari ini.

Lama tidak posting karena sibuk keluar masuk hutan bersama rekan-rekan Tim Laskar Kroto mencari sumber penghasilahan untuk di tukar dengan sesuap nasi.

Ada beberapa kendala yang di hadapi sebagian teman-teman yang memulai mencoba peruntungan dengan beternak semut rangrang penghasil kroto. Diantaranya yang di sampaikan melalui sms atau telepon juga email  adalah sebagi berikut :

  1. Banyak semut mereka jatuh ke lantai
  2. Beternak tanpa ratu
  3. Cara paling cepat menyatukan semut berbeda koloni
  4. Makanan dan minuman 
  5. Dan masih banyak lagi......!!!

Untuk kesempatan kali ini saya mencoba berbagi tips Solusi Meminimalisir Semut Banyak Jatuh Ke Lantai seperti judul postingan di atas.

Ada beberapa hal yang mengakibatkan semut banyak yang jatuh ke lantai antara lain :

  •  Media ternak dalam hal ini rak terlalu sempit yang mengakibatkan pola gerak para semut kurang leluasa.
  •  Semut menjatuhkan diri (  berimbas pada kata " Semut bunuh diri". )..padahal hal ini di karenakan si semut mencari jalan keluar untuk mendapatkan kebebasan seperti di alam bebas.
  • Percampuran semut berbeda koloni yang mengakibatkan semut berantem dan yang merasa kalah melarikan diri tanpa perhitungan.mengakibatkan semut jatuh ke lantai.
  • Faktor makanan, minuman serta ketenangan yang tidak di dapatkan para semut seperti di alam bebas
  • Tidak adanya figur panutan dalam hal ini  ratu / raja dari masing-masing toples ( Peredam keberingasan semut prajurit dan pekerja tidak ada )
Terus apa solusinya ??

Sebelum saya mencoba memberi tips membantu mencarikan solusi meminimalisir semut banyak ke jatuh ke lantai. Ada baiknya saya perjelas,..... Tips yang saya berikan ini untuk teman-teman peternak pemula dan mungkin calon peternak yang memakai media ternak / tangkar RAK dengan pengaman hanya kaki rak yang di beri media isolir ( bisa pakai kaleng bekas di tumpuhkan pada kaki rak lalu di beri air, oli bekas, atau kaki di oles grease atau juga lem tikus = terserah mana yang lebih cocok )
Jadi tips ini tidak di fokuskan ke rekan peternak yang memakai pengaman dobel ( kaki rak di beri pengaman juga per toples di beri pengaman tambahan seperti satu toples satu nampan ) kalaupun mau di praktikkan dengan dobel pengaman alangkah lebih baik...TAPI...harus di ingat bugged dana anda akan naik untuk beli nampan per satu toples.

Langsung ya....kita mulai tipsnya.

  1. Usahakan dalam membuat rak / memodifikasi rak ternak / tangkar jangan terlalu sempit...artinya setelah kita letakkan toples masih ada ruang yang agak lapang . terus di bagian tepi usahakan memberi list tepi ( Seperti meja media permainan karambol ) dan pada bagian list tepi tersebut buat agak tinggi serta kalau sudah mau di pakai olesi grease atau bisa oli bekas juga campuran minyak tanah dengan abu sekam. Apa kegunaan list tepi tersebut ? Kegunaannya yakni menghambat laju pelarian semut dalam mencari jalan keluar atau mungkin karena berantem dengan semut lain yang berbeda koloni. 
  2. Pada saat membuka lakban paska karantina jangan langsung di buka keseluruhan. Usahakan bertahap. Agar semut tidak terlalu beringas.
  3. Buat lubang pintu keluar masuk di toples dua yang agak besar  di bagian atas dan bawah ( semut prajurit dan pekerja bisa keluar masuk tapi ratu maupun raja tidak bisa keluar = karena sempit / tidak muat ) Hal ini untuk mendapatkan adanya figur ratu/raja per toples tetap ada di dalam. kalau lubangnya besar di mungkinkan ratu / raja migrasi. ( Iya kalau cuma pindah ke toples lain kalau terjatuh kan sayang )
  4. Buka dulu lubang bagian bawah...baru setengah jam berikutnya bagian atas ( Lihat kondisi semut sudah tenang apa belum ) dan ingat "Jangan langsung terbuka semua lakban penutup/ pengaman lubang pintu keluar masuknya.= bertahap = Buat semut keluar antri."
  5. Perbanyak lubang ventilasi pada toples dengan melubangi kecil- kecil ( Pakai jarum jahit kecil panasin dengan api di lilin dan tusukkan di toples )
  6. Jangan mencampur banyak koloni semut yang berbeda area / tempat dalam suatu rak ( Silahkan baca postingan saya sebelumnya) Di khawatirkan tidak cocok semut berantem. Bisa langsung mati di tempat atau jatuh ke lantai karena lari.
  7. Usahakan minuman jangan sampai telat ( Air campur gula putih/pasir ) jangan beri minuman aneh - aneh seperti madu, teh manis atau yang lain. Hal ini akan saya bahas lebih spesifik nanti di postingan berikutnya. Untuk makanan bisa telat sedikit tidak apa-apa, yang penting minuman selalu ada. Makanan yang di sukai semut rangrang cs adalah jangkrik atau belalang tapi jangan di beri yang sudah mati. Beri jangkrik atau belalang dalam keadaan hidup-hidup.... kaki loncat " Jawa=slotang" patahkan...terus letakkan di kerumunan semut. Tidak usah di masukkan toples, biar semut pekerja yang membawa ke dalam sendiri.
  8. Dan usahakan ruangan ternak / tangkar dalam keadaan tenang tidak berisik dengan suara atau lalu lintas penghuni rumah.
  9. Usahakan masing-masing toples ada ratunya meski pada awalnya hanya calon ratu.Agar ada figur panutan yang membuat elemen semut tidak begitu beringas  ( Point 9 ini agak panjang untuk kita bahas sekarang, karena sudah harus membedakan ratu / raja dengan calon ratu / raja, ciri fisik serta adanya mitos yang mengatakan beternak tanpa ratu hasilnya sama saja juga mitos- mitos yang lain yang saat ini membingungkan para peternak kroto khusnya bagi peternak kroto pemula.....maka untuk lebih detail saya akan posting di waktu yang lain dengan spesifik judul per masing-masih kendala )
Baiklah teman-teman seperjuangan mungkin cukup postingan kali ini harapan saya semoga sedikit banyak dapat membantu memberikan sedikit solusi Bagaimana Meminimalisir Semut Yang Jatuh Ke Lantai. Kali lain kita lanjutkan postingan dengan materi yang berbeda.



Selamat Menaklukan Semut Rangrang. Semoga Sukses...!!


Salam Hormat.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting