Metode/ Teknik Baru Dalam Beternak Semut Rangrang... Belajar Dari Kekurangan Metode Lama..Kami Hadir Di Tahun 2015 ini Mengusung Pola - Teknik Terkini .Silahkan Bergabung ( http://laskarkroto.com )
Tampilkan postingan dengan label Berburu Semut Rangrang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berburu Semut Rangrang. Tampilkan semua postingan

Mencari Ratu Ke Pasar Burung

Selamat malam semua...Apa kabar....?? Tentunya baik bukan...!!! Semoga kesehatan selalu dan senatiasa di kucurkan Tuhan Penguasa Semesta Alam Raya kepada kita semua. Amien...!!!

Membaca judul postingan " Mencari Ratu Ke Pasar Burung " kalau kita terjemahkan....................

Suatu kegiatan mencari ratu yang akan di gunakan untuk melengkapi elemen ternak semut rangrang, dengan pengharapan bisa bertelur.

Tapi kenapa ke pasar burung??

Mungkin...mungkin...loh...sebagian teman-teman berfikiran di pasar burung ada yang jual kroto ( bisa membeli calon ratu dari kumpulan kroto yang di jual penjual kroto) minimalnya ini....... dan maksimalnya akan ketemu pencari kroto konvensial ( Bisa minta tolong...untuk mencarikan ratu semut rangrang ).

Betul , pemikiran semacam itu tidak salah...hanya saja bagi saya KURANG BENAR.
Terus benarnya gimana Mas ? Harus Beli di Republik Kroto gitu ? Kalau begitu enak di Mas... bisa Koprol sambil bilang WOOWW....!!!!

Tidak kawan....saya menulis postingan kali ini sama sekali tidak menggiring anda semua untuk berhenti berusaha / berikhtiar mencari solusi dalam beternak kroto supaya berhasil. Bukan lantaran kami menjual bibit kroto siap tangkar dengan harga murah dengan  berbagai bonus...tapi memang ada teman-teman yang kirim email kepada kami.

" Mas....saya sudah 3 bulan ternak semut rangrang dan saat ini saya sudah punya 17 toples, tapi kenapa tidak berkembang..minimal bertelur...malahan ratunya mati mengenaskan kakinya hilang semua. Adakah saya salah dalam memelihara.... setahu saya,, makannya rutin sampai menumpuk, minuman air gula selalu siap setiap saat ( kayak rexona ),. kebersihan saya jaga dengan membersikan pakai kuas " Di mana letak kesalahan saya?????

Penggalan email yang di kirim salah satu rekan yang juga sedikit saya lebay-kan bahasanya. Mari kita cermati.. di sudut mana kekurang-benaran teman yang ternak semut rangrang dari ilustrasi email di atas.

Terjadilah tanya jawab antara saya dengan teman yang kirim email ini..istilah kerennya investigasi.Dan setelah satu jawaban di utarakan teman ini saya langsung dapat jawabannya.

Apakah itu....??

Teryata teman ini beli calon ratu dan ratu operasional di pengepul / penjual kroto di pasar burung daerahnya. Juga pesan dari pencari kroto konvensional. Terus calon ratu juga  ratu operasional tersebut di campur dengan semut prajurit / pekerja hasil buruannya beberapa bulan yang lalu. Karena girang campur bahagia si teman ini tidak mengamati secara seksama. Saya yakini sepeninggal teman ini  dari kandang ternaknya.,calon ratu dan sebagian sudah ratu operasional di bantai laskar semut rangrang.dengan menarik kaki ke segala penjuru ( seperti dendeng hihihihi ).

Saya tidak menyalahkan tindakan teman saya di atas karena kurang tahu dan mungkin sangat antusias dalam menjalankan usaha beternak kroto. Hanya saja caranya yang kurang benar. Mencari calon ratu juga ratu operasional yang sudah belajar bertelur boleh-boleh saja di pengepul / penjual kroto atau mohon bantuan pencari kroto tradisional. Tapi ingat cara mencampurkan dengan koloni semut pekerja-prajurit tidak semuda membalik telapak tangan. ( Ambil, masukkan di toples terus anda anggap selesai.) Salah besar anda kalau melakukan yang demikian.

Semut rangrang adalah hewan "Sosial Sejati " MAKNANYA APA SEMUT RANGRANG KOK DI BILANG HEWAN SOSIAL SEJATI???
Di sebut hewan sosial sejati karena : Dalam kehidupannya sudah tertata rapi , terorganisir dengan sistimatik.Serta di jalankan sesuai tupoksinya masing-masing tanpa rasa iri dan dengki.

( Makanya saya pernah menulis artikel di media Kompas " Wakil rakyat Indonesia tidak perlu studi banding ke luar negeri, cuma menghabiskan anggaran. Cukup pergi ke hutan yang di tinggali segerombolan semut rangrang dan mau belajar dari kehidupan semut rangrang tersebut" )

Kembali ke bahasan....semut rangrang dalam kehidupannya tidak "ngawur". Semua di lakukan secara terorganisir dari hal terkecil sampai hal terbesar. Mereka melakukan hal-hal secara sistimatis dengan mengedepankan jiwa kegotongroyongan, tidak mau di ganggu juga tidak menggangu, mempunyai satu pemimpin besar ( Master Ratu ) yang membawahi puluhan ribu kilometer koloni. Semua tunduk dan patuh.Berjalan pada tugas pokok masing- masing tanpa mencampuri satu di antara lain.Semua di lakukan saling mensupport.

Sederhananya begini kalau anda masih bingung. Saya gambarkan dengan pinjam istilah kehidupan manusia.

( Semua nama , istilah dan paparan penjelasan versi Republik Kroto. Mohon maaf kalau istilah agak menyimpang dari yang selama ini anda pahami )

Lanjut.....!!!!

Saya gambarkan kehidupan semut rangrang ini di Republik Kroto. Republik kroto mempunyai Presiden. Selain sebagai Kepala Negara Presiden Republik Kroto merangkap sebagai Kepala Pemerintahan.



Foto Presiden Republik Kroto 

Presiden Republik Kroto mempunyai bawahan yang di sebut Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Para Gubernur Republik Kroto memimpin sebuah Ibu Kota Propinsi ( Koloni = Scope / Cakupan Besar )

 Foto Gubernur Republik Kroto 


Presiden Republik Kroto juga mempunyai bawahan yang di sebut Bupati / Walikota.. Kepala Daerah Tingkat II.Para Bupati / Walikota memimpin Ibu Kota Kabupaten / Kotamadya . ( Koloni = Scope / Cakupan Sedang)



Foto Bupati / Walikota Republik Kroto

Nah,....dari ilustrasi yang coba saya peragakan, dapat kita ambil simpulan...Gerangan ketidakbenaran apa yang di lakukan teman peternak yang kirim email mengadu kepada kami.

Teman saya tadi kurang benar dalam meletakkan Bupati / Walikota Republik Kroto. Bagaimana tidak di teror sampai di bantai masyarakat semut rangrang. Pemimpin Wilayah / Koloni Daerah A di paksa memimpin Wilayah / Koloni Daerah B.
Selain melanggar aturan kehidupan yang di bangun masyarakar semut rangrang ( Mungkin sudah puluhan ribu tahun yang lalu ) Mari kita pinjamkan istilah atau gambarkan di kehidupan sehari-hari dengan mengacu pola kehidupan semut rangrang yang cenderung Ber-Idiologi Sosialis

Sistem kehidupan sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Semua aspek elemen kehidupan sehari-hari dianggap sebagai milik bersama, tapi bukan berarti harus dimiliki secara sepenuhnya secara bersama, semua aspek elemen hidup boleh dimiliki secara pribadi masing-masing, dengan syarat boleh digunakan secara Sosialis, mirip dengan gotong-royong sebenarnya. 

Jadi sangat kurang benar...tindakan meletakkan / mencampur calon ratu / ratu operasional ( Gubernur,Bupati dan Walikota Republik Kroto pada daerah / wilayah / koloni YANG BUKAN daerah kekuasaannya.

Kecuali yang kita letakkan / campurkan itu Master Ratu ( Presiden Republik Kroto ) Tidak butuh waktu lama masyarakat Republik Kroto akan dengan senang hati - suka cita menerimanya

Cara kedua dengan TETAP  meletakkan / mencampur MENGGUNAKAN kaidah / aturan / Trik tapi dalam hal ini butuh waktu serta tingkat keberhasilahannya sangat kecil tergantung ketelatenan peternak.

Inti dari semua paparan penjelasan saya di atas adalah :

  1. Silahkan berusaha / berikhtiar melengkapi elemen ternak anda dengan daya serta upaya yang tidak kenal lelah.....tapi ingat ada cara - kaidah khusus dari mulai meramu, meracik, mencampur sampai menikmati hasil ternakan anda.
  2. Beternak semut rangrang itu mudah, murah tapi jangan anggap hewan ternak anda ini murahan. Mereka lebih baik mati dari pada hidup salome.( Satu lubang rame-rame ) dari campuran berbagai daerah / berpuluh puluh koloni.
  3. Yang namanya hewan tetap hewan. Kita hanya bisa mengamati dan mencermati dari pola kehidupan mereka.Hari ini begini hari esok begitu.Semoga kelak... kehidupan hari ada anak bangsa yang bisa menyempurnakan beternak kroto yang efisien dan efektif.
Sekelumit paparan saya semoga ada guna dan manfaatnya, mohon ma'af bila ada kesalahan. Ketemu lagi di postingan mendatang.

Semoga Sukses 




Salam Hormat.



Berburu Semut Rangrang 3

Melanjutkan Berburu Semut Rangrang mengenai persiapan sebelum berburu dan juga peralatan apa saja sebagian sudah kita bahas sedikit detailnya di postingan sebelum ini,

Maka sampailah kita mengupas point nomor 3 ( tiga ) :

3. Harus ada yang menemani kita saat berburu

Kenapa hal ini harus dan hukumnya wajib..??? Karena kita tahu semut rangrang adalah binatang agresif di mana bila terjadi gangguan dari luar puluhan hingga ratusan semut rangrang ( semut prajurit ) akan menyerang kita dengan tindakan akhir menggigit serta mengeluarkan cairan yang membuat kulit kita perih dan pedih. Tapi tidak bahaya bagi kesehatan bila di gigit semut rangrang ( versi kami  loh yang notabene orang desa sudah terbiasa dengan gigitan binatang apalagi cuma semut rangrang ) . Maaf kalau di suruh menjelaskan secara ilmiah saya kurang paham. Yang saya tahu cairan itu termasuk asam format sejenis asam lemah. Detailnya silahkan anda tanya di om google.

Kembali ke topik ya.....kenapa kita harus ada rekan yang menemani pada saat berburu / mengambil sarang semut rangrang dari alam. Intinya hanya memudahkan proses pengambilan di samping juga meringankan pekerjaan kita juga mengantisipasi kematian semut rangrang itu sendiri.
Silahkan bagi tugas dengan rekan anda yang menemani.

4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau     gunting taman.

5. Tongkat Panjang / Galah Bambu

Kalau sudah ada target sarang / koloni semut rangrang yang mau di ambil tahap awal di lokasi pengambilan adalah :

  • Lumuri bagian dalam ember besar dengan tepung kanji / tapioka seperti membedaki
  • Pakai sarung tangan karet yang anda bawa
  • Siapkan tongkat panjang / galah bambu yang sudah anda siapkan
  • Pasang / ikat sabit di ujung tongkat panjang / galah bambu 
  • Siapakan karung / plastik untuk menampung ( bagi tugas dengan teman siapa yang menjolok sarang dan siapa yang memungut sekaligus memasukkan sarang ke dalam karung / pastik ) Di sini fungsi ada rekan yang menemani.
  • Jangan terburu- buru dalam mengambil...buat suasana santai tidak terlalu berisik agar tidak terlalu menakutin semut rangrang ( Kaget )
Kalau terpaksa anda memanjat pohon akibat jangkauan galah bambu anda tidak sampai dan ada semut rangrang yang menghadang anda, jangan panik nanti bisa terjatuh.

Tips : Pada saat terpaksa memanjat pohon bawalah abu gosok bekas pembakaran kayu atau sekam. Taburkan untuk penghalang biar semut tidak bisa mendekati anda. Jangan di taburkan ke semut langsung karena kurang dari satu menit semut yang anda taburi abu gosok tadi akan mati.

Selamat Berburu Semut Rangrang Semoga Sukses.


    <img src="peralatan ternak kroto.jpg" alt="peralatan ternak kroto tips republik kroto">

    Berburu Semut Rangrang 2

    Semangat Siang Teman-Teman.......Apa Kabar....???? Tentunya Baik Bukan !!!!
    Baiklah...siang hari ini meskipun udara panas mari kita lanjutkan membahas cara Berburu Semut Rangrang.
    Pada postingan saya sebelumnya sudah saya ulas sebagian alat juga sedikit pelurusan istilah dalam dunia semut dalam hal ini spesifikasi semut rangrang yang menghasilkan kroto. Yang mana hasil akhir bisa di gunakan untuk pakan burung kicauan, memancing juga sebagai bahan dasar pembuatan obat.

    Postingan sebelumnya ada 5 ( lima ) point peralatan/tahapan yang harus anda siapkan antara lain :

    1. Survey tempat / wilayah / area
    2.Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak   
        kita lebih dari satu. 
    3. Harus ada yang menemani kita pada saat berburu.
    4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau 
        gunting taman. ( Silahkan anda cari sendiri enaknya pakai alat apa untuk operasionalnya )
    5. Tongkat panjang / Galah Bambu

                                                           

    Kita akan melanjutkan point ke 6 ( enam ) dan seterusnya juga penjelasan sedikit tentang point - poin
    peralatan tersebut.

    6. Karung / Plastik / Toples Besar


    Silahkan di pilih salah satu media penampung sementara mana yang lebih simple menurut anda.

     ( Ingat : Usahakan cari barang - barang yang sudah ada , bekas pun tidak jadi soal. Harapan saya anda tidak usah terbebani dengan beli baru yang akan menambah cost dalm beternak kroto )

    Alat ini di gunakan sebagi penampung sementara untuk menyimpan hasil tangkapan anda di alam juga di gunakan sebagi media transfer saat karantina. Pilih saja salah satu.

    Sekarang mari kita ulas agak detail dari awal sampai akhir tahapan berburu semut rangrang cs  sehingga bisa kita ternakkan / tangkarkan di rumah.

    1. Survey tempat / wilayah / area

    Bagaimana cara survey tempat / wilayah / area yang ada semut rangrangnya. Caranya sempatkan waktu anda untuk jalan-jalan menuju target tempat yang ada sarang atau koloni semut. Anda bisa tanya teman, tetangga yang mengetahui tempat-tempat tersebut. Kalau sudah ketemu tempatnya usahakan anda hitung jumlah sarang yang akan anda ambil. Hal ini di maksudkan agar anda tahu seberapa banyak tempat penampung sementara anda siapkan esok harinya saat anda mengambilnya.

    Tempat yang sering di huni semut rangrang antar lain :
    • Kebun Pohon Mahoni 
    • Kebun Pohon Waru
    • Kebun Jambu Air
    • Kebun  Jambu Monyet / Mente
    • Kebun Pisang
    Kelima pohon di atas, koloni semut rangrang bisa anda temui dan dapatkan. Bukan hanya di area kebun. Bisa juga pohon itu hidup sendiri.

    2. Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak kita lebih dari satu. 

    Usahakan jangan keburu nafsu, dengan mengambil serentak / berbarengan saat itu juga. Misalnya begini Anda pada saat survey mendapatkan 3 ( tiga ) tempat berbeda yang masing- masing tempat banyak sekali di huni semut rangrang terbukti sarang bergelantungan di pohon- pohon tiga tempat tersebut.
    Ingat ..... tempat tampungan sementara anda memadahi tidak, rak tempat anda mengisoris semut mencukupi belum.

    Saran : Usahakan satu area koloni semut anda letakkan di satu rak. ( Misal : Koloni yang tinggal di kebun pohon mahoni satu rak.....dan Koloni semut yang menghuni kebun pohon jambu air di rak yang lain )

    Kalau anda bertanya bagaimana jika di masing- masing tempat jumlah koloninya sedikit sedangkan alat tampung / rak masih luas / lebar ? Kalau hal ini terjadi...anda alami, usahakan pada saat mengambil di masukkan tempat berbeda dulu...setelah itu pada saat karantina jangan langsung di campur tapi biarkan semut yang berbeda koloni ( beda tempat tinggal waktu di alam ) menyatu dengan sendirinya. ( Spesifik nanti mari kita bahas bersama sama di sub topik CARA MENYATUKAN SEMUT YANG BERBEDA KOLONI.

    Ok... untuk sementara siang ini cukup di sini dulu, nanti malam Isya Allah di lanjutkan membahas point no 3 dan seterusnya serta tips - tips yang harapan saya bisa anda gunakan meski hanya sebagai referensi saja.

    Selamat siang ...Selamat Berapa Saja.


    Salam Hormat




    Berburu Semut Rangrang

    Berburu Semut Rangrang

    Tibalah saatnya kita mengulas cara Berburu Semut Rangrang.
    Kalau tempat / kandang ternak - tangkar sudah siap.Rak atau pengganti rak sudah tersedia. Dan peralatan memulai beternak semut rangrang penghasil kroto sudah ada, tinggal kita berburu semut rangrang cs di alam raya. Karena bibit untuk kita ternak/ tangkarkan GRATIS di sediakan di alam oleh Tuhan penguasa semesta alam. Pada point ini adalah point yang bisa di bilang bikin kita "was-was". Di sisi lain keinginan kita kuat sekali untuk memulai ternak, di lain sisi kita takut di gigit mesrah puluhan laskar semut prajurit. ( Hiiiiii...apalagi semut prajurit yang pantatnya hitam, kalau sudah menggigit sekalian dia kencing sambil nungging "creet"...pedissss..perihhhh.....gimana gitu rasanya.......hahahahahahaha).
    Cerita ini bukan mau menakutin tetapi memang begitu adanya,, makanya sebelum berburu / mencari bibit semut rangrang Cs perlu mempersiapkan perbekalan dulu. Dan apa-apa yang perlu anda siapkan atau di bawa saat berburu akan saya ulas pada postingan kali ini.

    Semut rangrang adalah serangga eusosial (sosial sejati), dan kehidupan koloninya sangat tergantung pada keberadaan pohon (arboreal). Mereka membuat sarang yang terbuat dari lembar-lembar daun yang mula-mula saling direkatkan oleh semut-semut pekerja, kemudian diperkuat dengan sutra yang dikeluarkan oleh larvanya. Di dalam sarang dapat ditemukan ratu semut yang berwarna hijau muda kemerah-merahan, dan ribuan semut pekerja berukuran besar (disebut “maksima”) dan berukuran kecil (disebut “minima”). Pekerja maksima bertugas untuk mencari pakan, mempertahankan dan mengelola sarang, dan memperbesar koloni, sedangkan pekerja minima bertugas mengasuh semut-semut muda, dan sekaligus beternak serangga-serangga simbion, misalnya kutu perisai. Perilaku “beternak” ini sering mengkuatirkan petani, karena hal ini berarti juga memelihara “hama potensial” pada tanaman budidaya.
    Semut rangrang tidak mengumpulkan pakan di dalam sarangnya, tetapi mendapatkan pakan dengan cara “memerah” cairan manis dari kutu-kutuan atau larva kupu-kupu lycaenid, kemudian membagikannya pada larva di dalam sarang.( Nugroho Susetya Putra-majalah serangga )

    Di lanjut.........!!!
    Sudah siap.....???
    Sudah kan.....???
    Ok.....persiapan sebelum berburu semut rangrang cs sudah pernah saya ulas pada postingan terdahulu. Tapi tidak apa-apa mari kita ulas kembali pada postingan kali ini agar lebih sistimatis kerja kita nantinya dan jelas dalam memahaminya.

    Sebelum di lanjut coba anda pahami dulu ulasan berikut ini :

    Semut rangrang dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut prajurit ,semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

    Sudah bisa mencerna maksud ulasan di atas. Bisa membedakan antara Koloni dan Sarang. Hal ini perlu saya luruskan di postingan kali ini karena seringkali teman-teman beda presepsi. Kurang benar dalam mengartikan arti sarang dan arti koloni dalam dunia "persemutan".

    Sederhananya begini.....ada kebun pohon mahoni luasnya satu hektar. Di bagian pojok ada satu pohon mahoni terdapat empat sarang semut rangrang. Gabungan keempat sarang dalam satu pohon mahoni di pojok tadi di sebut koloni dalam scope/jangkauan kecil.

    Dalam scope / jangkauan besar / luas gimana ???? Kebun mahoni tadi kan luasnya satu hektar..dan tidak mungkin cuma satu pohon mahoni saja yang di huni oleh semut rangrang, tetapi banyak pohon. Maka koloni dalam scope / jangkaun luas pada area kebun mahoni ini adalah Gabungan dari banyak sarang-sarang antara pohon mahoni satu dengan pohon mahoni lain yang terdapat di satu area kebun mahoni seluas satu hektar tadi yang membentuk satu kesatuan.

    Kalau masih "njelimet" di sederhanakan lagi......

    Intinya begini....kalau sedang berburu semut rangrang cs untuk kita ternak-tangkarkan, usahakan jangan mencampur semut rangrang cs yang berbeda wilayah / daerah / area/ tempat.

    Satu tempat/ daerah/ wilayah = satu rak

    Kenapa......???? Karena berbeda Koloni. Kenapa kalau beda koloni....??? Di kuatirkan tidak sepaham / tidak sehati dan di mungkinkan terjadi perkelahian...akibatnya banyak semut rangrang cs yang mati.

    Ok...kawan di lanjutkan lagi ya.....!!!!!

    Berarti apa saja yang kita siapkan dalam berburu :

         1. Survey tempat / wilayah / area
       Apa kegunaan survey ini ?? yang jelas kita tahu jumlah yang akan kita boyong ke rumah. Dan juga kita mengetahui jumlah toples / media lain... untuk menampung dalam satu koloni scope / jangkauan besar dalam satu daerah hasil survey kita. Kita bisa meminimalisir kematian karena semut berkelahi.

           2. Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak kita lebih dari satu. 

      ( Satu rak usahakan untuk satu koloni dalam scope/ jangkaun besar ) Pertanyaannya bagaimana kalau cuma sedikit yang kita peroleh dan rak masih lebar. ( akan kita bahas nantinya di postingan yang akan datang sub bahasan ( Cara menyatukan semut yang berbeda koloni )

           3. Harus ada yang menemani kita pada saat berburu.

      Fungsi dan kegunaannya untuk membantu kita dalam mengambil sarang nantinya, ingat semut rangrang ini agresif. Harus cepat kita bergerak kalau tidak ingin di gigit. Makanya harus ada teman dan kita bisa berbagi tugas.

           4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau gunting taman. ( Silahkan anda cari sendiri enaknya pakai alat apa untuk operasionalnya )

      Fungsi abu gosok = Hanya untuk menghardik...jangan di tabur di semut karena semut akan mati.

           5. Tongkat panjang / Galah

      Sebagai sarana menjangkau sarang yang tinggi ( Ukuran panjang sesuaikan dengan kebutuhan anda )


      Demikan sedikit ulasan untuk memulai berburu semut rangrang cs yang akan kita ternak - tangkarkan . 


      Semoga bermanfaat.





      Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

       
      Free Web Hosting