Metode/ Teknik Baru Dalam Beternak Semut Rangrang... Belajar Dari Kekurangan Metode Lama..Kami Hadir Di Tahun 2015 ini Mengusung Pola - Teknik Terkini .Silahkan Bergabung ( http://laskarkroto.com )
Tampilkan postingan dengan label Peralatan Ternak Kroto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peralatan Ternak Kroto. Tampilkan semua postingan

Panen Satu Kilogram Lebih Perhari Bagian 2

Hallo apa kabar Kroto Lover di manapun anda berada. Kembali malam hari ini Republik Kroto menurunkan tulisannya yang bertajuk  "Panen Satu Kilogram Lebih Perhari Bagian 2". Bagi anda yang sudah senior dalam beternak semut rangrang penghasil kroto mungkin sudah tidak heran lagi.... tapi bagi rekan-rekan pemula saya berfikiran ada baiknya saya urai satu demi satu bagimana mendapatkan panen dalam sehari satu kilogram bahkan lebih. Permisi dan mohon ma'af mungkin konsumsi tulisan ini kurang tepat bagi yang sudah senior dalam beternak kroto.

Mari kita mulai membahas satu demi satu hal-hal apa saja gerangan yang perlu di siapkan dan perlu di perhatian supaya kita dapat  Panen Satu Kilogram Lebih Perhari.

Adapun hal-hal yang perlu kita siapkan atau perlu kita perhatikan adalah sebagi berikut :


Mindset / Pola pikir yang handal sangat di perlukan untuk memulai beternak kroto. Pola pikir militan akan memberikan hasil yang maksimal dalam proses pembelajaran awal. Artinya apa, artinya dalam memulai beternak kroto memang banyak sekali dinamika di dalamnya. Kalau kita mudah menyerah bisa di pastikan kegiatan memulai ternak ini akan gulung tikar sebelum kita mendapatkan hasil meskipun hanya pengalaman beternak kroto. Pengalaman dari berbagai macam dinamika dalam memulai ternak kroto adalah guru yang tidak akan pernah kita dapatkan di berbagai macam kursus maupun pelatihan yang di adakan berbagai Lembaga Kursus dan Pelatihan.
Pengalaman yang pahit maupun pengalaman yang manis akan menjadi titik tolak kedepannya jika kita lambarin sikap mental yang militan.Untuk memulai lagi dengan semangat empat lima jika terjadi kegagalan awal. Pun juga akan menambah volume / jumlah ternak jika di rasa sudah mulai mengenal seluk beluk cara beternak kroto yang mendekati benar. 
Mahalnya ilmu cara beternak semut rangrang penghasil kroto yang benar adalah salah satu jawaban kenapa teman-temen menyerah sebelum memulai...bahkan berhenti di persimpangan jalan.... Atau juga banyaknya pendangkalan ilmu beternak semut rangrang saat ini, mengakibatkan calon peternak salah mengambil ancang-ancang di awal memulai ( Salah posisi Start ). Kalau sudah kurang benar di awal...selanjutnya ????

Tempat Ternak / Ruangan Tangkar

Tempat ternak / ruang tempat kita menangkarkan semut rangrang, juga berperan sangat penting dalam memperoleh hasil kroto supaya maksimal. Tempat tidak harus mewah. Bagi anda yang pernah budidaya jamur baik tiram, merang pasti masih ada kumbung. Nah....kumbung eks. budidaya jamur bisa anda manfaatkan. Atau bagi anda yang mempunyai ruangan kamar kosong tidak terpakai juga bisa anda manfaatkan.

Intinya tempat / ruangan tangkar haruslah mempunyai kriteria sebagai berikut :

  1. Bukan area lalu lintas penghuni rumah ( Seperti dekat kamar mandi atau dapur suatu misal )
  2. Tidak ada bunyi yang membuat koloni semut rangrang terganggu seperti memutar musik dengan sound system yang besar.
  3. Terlindung dari panas dan air hujan
  4. Tidak ada perabot lain di area ternak selain rak seperti dekat dengan korden dan lain-lain
  5. Lebih detailnya silahkan di baca postingan kami terdahulu.

Rak  Sebagai Media Tangkar

Peranan rak dalam beternak semut rangrang penghasil kroto sangat vital. Selain sebagai tempat penampungan koloni semut yang ada dalam toples, Sebenarnya rak bisa kita gunakan untuk memacu proses perkawinan secara massal. Gunakan media gabungan alami dan modern. Silahkan bereksperimen media apa yang cocok untuk laskar kroto anda. 

Detail tentang rak standar bisa anda baca pada postingan kami Cara Membuat Rak
                                                                                                                                                                                  

( PENGGALAN DESAIN RAK ALAMI MODERN )

BAGI ANDA YANG BEKERJASAMA DENGAN REPUBLIK KROTO UNTUK MEMULAI BETERNAK DENGAN JUMLAH BESAR ( MINIMAL 300 TOPLES )  DESAIN RAK YANG MENGADOPSI UNSUR ALAMI DAN MODERN SERTA PENGAMAN GANDA SUDAH KITA SIAPKAN DI BANTU REKAN "MBOK DANI - PONOROGO" UNTUK DESAIN GRAFISNYA. SILAHKAN CEK DI ALAMAT EMAIL ANDA MASING-MASING.




Di lanjut kawan-kawan pembahasan bagaimana kita bisa panen satu kilo perhari bahkan lebih...........!!!!!


Bibit Ternak Kroto


Yang tidak kalah pentingnya adalah bibit kroto. Bibit kroto yang akan kita ternak / tangkar haruslah memenuhi syarat- syarat standar ternak. Apa saja syarat-syarat standar ternak tersebut ? Serta elemen- elemen ternak yang bagaimana yang wajib dan hukumnya harus kita memiliki dalam tiap toples. ( Detail akan kami bahas pada postingan mendatang karena butuh sub postingan khusus) 

Pemeliharaan 

Pemeliharaan sebenarnya mudah dan tidak membutuhkan waktu ekstra / waktu khusus tapi kadangkala ada sebagian teman-teman yang membuat repot dirinya sendiri dengan membuat / melakukan hal-hal yang kontra dengan kehidupan semut rangrang. Suatu misal memberikan minuman madu. Mungkin teman yang saya gambarkan ini berfikiran supaya semut ternakannya cepat berkembangbiak dan memperoleh hasil seperti yang di dambakan. Postingan detail tentang makanan semut rakrang bisa anda  baca di Makanan Semut Rangrang
Kembali saya tegaskan atau saya ingin mengingatkan dalam beternak semut rangrang tugas kita adalah membuat suasana hampir menyerupai keadaan kehidupan semut rangrang itu sendiri di alam bebas. Jangan sekali sekali membuat tindakan yang kontra atau betentangan dengan kehidupan semut dengan segala dinamika kehidupan di dalamnya yang sebagian masih gelap. Air campur gula pasir sebenarnya cukup untuk makanan plus minuman bagi semut rangrang yang kehidupannya sudah kita pindahkan di tempat tangkaran kita. Kalaupun ingin kepuasan batin bagaimana sih semut rangrang kalau sedang makan...??? Anda bisa memberikan jangkrik dalam keadaan hidup-hidup ke kerumunan koloni semut rangrang. Perhatikan dengan seksama . Lima belas menit kemudian silahkan datang ke ruangan ternak anda dan lihatlah jangkrik yang kita berikan tadi posisinya dimana dan apa masih di kerubutin koloni semut atau di biarkan terbengkalai. Lain halnya dengan air yang di campur dengan gula pasir...usahakan harus selalu siap setiap saat.

Dan tips dari saya usahakan jangan membuat stock air campur gula ini dalam kondisi banyak ( Jangan di tampung untuk berkali-kali pemberian air minum). Buatkan secukupnya saja dan pada saat mau memberikan lagi buatkan lagi secukupnya. Begitu seterusnya.

Air campuran gula pasir kalau kita endapkan unsur di dalamnya akan berubah dan akan kontra dengan zat-zat yang di butuhkan semut rangrang dalam proses perkembangbiakan - perkawinan.

Demikian postingan malam ini saya cukupin sampai di sini semoga sedikit banyak bisa memberikan gambaran dasar bagaimana kita memulai beternak kroto yang mendekati benar dengan target capaian satu kilogram perhari bahkan lebih.


Terima kasih sudah berkenan singgah di blok Republik Kroto. Ketemu lagi di postingan mendatang yanga masih membahas  Panen Satu Kilogram Lebih Perhari Bagian 3 ( Sub Pokok Bahasan Bibit Ternak Kroto).


Selamat Malam 



Salam Hormat. 

Beternak Tanpa Ratu 3

Selamat malam semua..semoga malam ini istirahat anda tenang, esok hari bangun dalam keadaan bugar untuk memulai aktifitas baru. Bagi sebagian teman-teman yang lagi sakit semoga lekas sembuh, Amin...!!!

Melanjutkan postingan Beternak Tanpa Ratu Bagian 2 pemaparan sampai pada bagian 

" Kenapa kalau di alam bebas sarang yang tanpa ratu hanya Induk / Ratu pengganti keadaanya baik-baik saja...lain halnya pada saat kita tangkarkan di dalam toples / wadah lain pada saat pupa berubah fase menjadi calon ratu timbul perkelahian sesama koloni ( Satu Koloni )

Jawabannya adalah kalau di alam bebas induk / ratu pengganti sudah melakukan tindakan ( Take Action ) sebelum terjadi perkelahian sesama / satu koloni. Dengan memindahkan pupa yang akan mengalami fase menjadi calon ratu ke sarang lain ( Sarang pengganti ). Biasanya letaknya di pohon pada bagian atas sarang utama, ciri sarangnya ada pada bagian pucuk / daun muda. Apabila kita petik terasa lebih berat. Biasanya pada musim Pancaroba hal ini kita jumpai.

Terus bagaimana cara kita mensiasati di dalam toples tangkaran kita ?

Caranya di bilang mudah ya mudah di bilang susah ya memang susah karena butuh trik pemindahan secara tepat dengan melihat ciri fisik antara calon ratu dengan pasukan semut prajurit - pekerja. Kalau kita asal pindah. Saya bisa yakini 100 % calon ratu anda sebagian besar akan di bantai massal.

Kendala selanjutnya bagi anda yang ma memindahkan calon - calon ratu ke toples lain akan menemui kendala yakni semut prajurit - pekerja akan menyemburkan zat feromon ke udara dengan volume banyak  ( Kekuatan Pamungkas ). Anda akan mencium bau sangat menyengat khas semut rangrang tidak seperti biasanya. Dan semut-semut prajurit- pekerja kalau sudah menyemburkan zat feromon pamungkas akan terlihat terkait satu dengan yang lain sambung menyambung menjadi satu seperti seonggok tembakau. Badan mereka akan lemas. Dan kalau anda tidak segera melakukan tindakan antisipasi semut-semut tangkaran anda akan mengalami kematian massal.





Kenapa hal ini bisa terjadi ?

Hal ini bisa terjadi karena induk pengganti/ Ratu pengganti eks semut pengawal ratu asli akan mengirimkan sinyal kondisi sangat bahaya. Sinyal tersebut akan di respon secara massal oleh semut-semut prajurit-pekerja dengan tindakan menyemburkan zat feromon pamungkas ke udara. Dengan harapan pengganggu asing akan mati.Tapi bila zat feromon itu di keluarkan terus menerus dengan volume banyak serta tanpa henti bisa fatal akibatnya bagi semut-semut prajurit - pekerja itu sendiri sama halnya dengan bunuh diri massal. Semut-semut itu mengalami kematian karena senjata makan tuan.

Kenapa induk pengganti / ratu pengganti mengirimkan sinyal tanda sangat bahaya kepada anak buahnya ..?

Pada postingan terdahulu sudah di jelaskan induk / ratu pengganti akan melindungi calon ratu asli dari segala sesuatu yang membahayakan ( Kita pada saat mau memindah calon ratu di anggap musuh ) sampai usia mereka dewasa serta mengalami berkali kali fase. Induk pengganti akan mengawal mereka selalu setiap saat.

Bagaimana cara memindahkan calon-calon ratu agar tidak di bantai sebagian semut prajurit-pekerja di sisi lain agar induk / ratu pengganti tidak mengumumkan perang terhadap mahluk asing dengan mengirim sinyal tanda sangat bahaya....??

Caranya...Anda harus memindahkan induk / ratu pengganti sebagian ke toples yang akan di tempati calon ratu asli. ( Ciri fisik dan lain-lain silahkan anda baca pada postingan terdahulu tentang siapakah Induk / Ratu pengganti dan bagaimana ciri fisiknya ). Jika anda memahami ciri fisik kematian massal terhadap calon ratu juga kematian massal terhadap semut prajurit - pekerja dapat terhindari.

Demikian postingan kali ini tentang Beternak Tanpa Ratu. Ketemu lagi pada postingan lain 


Semoga bermanfaat..!!!


Salam Hormat 



BAGI MEMBER REPUBLIK KROTO ( LKP. LASKAR KROTO ) BILA ADA YANG KURANG JELAS / BELUM ANDA FAHAMI PENJELASAN DETAIL BISA ANDA DOWLOAD DI LINK YANG SUDAH KAMI SEDIAKAN ( LINK DAN PASSWORD BISA ANDA DAPATKAN DENGAN MENGHUBUNGI 0853 3035 3327 . JANGAN LUPA SEBUTKAN NAMA,  ALAMAT SEPERTI DATA PERTAMA KALI ANDA ORDER E-BOOK DAN BIBIT KEPADA KAMI . TERIMA KASIH ) 

     






Mencari Ratu Ke Pasar Burung

Selamat malam semua...Apa kabar....?? Tentunya baik bukan...!!! Semoga kesehatan selalu dan senatiasa di kucurkan Tuhan Penguasa Semesta Alam Raya kepada kita semua. Amien...!!!

Membaca judul postingan " Mencari Ratu Ke Pasar Burung " kalau kita terjemahkan....................

Suatu kegiatan mencari ratu yang akan di gunakan untuk melengkapi elemen ternak semut rangrang, dengan pengharapan bisa bertelur.

Tapi kenapa ke pasar burung??

Mungkin...mungkin...loh...sebagian teman-teman berfikiran di pasar burung ada yang jual kroto ( bisa membeli calon ratu dari kumpulan kroto yang di jual penjual kroto) minimalnya ini....... dan maksimalnya akan ketemu pencari kroto konvensial ( Bisa minta tolong...untuk mencarikan ratu semut rangrang ).

Betul , pemikiran semacam itu tidak salah...hanya saja bagi saya KURANG BENAR.
Terus benarnya gimana Mas ? Harus Beli di Republik Kroto gitu ? Kalau begitu enak di Mas... bisa Koprol sambil bilang WOOWW....!!!!

Tidak kawan....saya menulis postingan kali ini sama sekali tidak menggiring anda semua untuk berhenti berusaha / berikhtiar mencari solusi dalam beternak kroto supaya berhasil. Bukan lantaran kami menjual bibit kroto siap tangkar dengan harga murah dengan  berbagai bonus...tapi memang ada teman-teman yang kirim email kepada kami.

" Mas....saya sudah 3 bulan ternak semut rangrang dan saat ini saya sudah punya 17 toples, tapi kenapa tidak berkembang..minimal bertelur...malahan ratunya mati mengenaskan kakinya hilang semua. Adakah saya salah dalam memelihara.... setahu saya,, makannya rutin sampai menumpuk, minuman air gula selalu siap setiap saat ( kayak rexona ),. kebersihan saya jaga dengan membersikan pakai kuas " Di mana letak kesalahan saya?????

Penggalan email yang di kirim salah satu rekan yang juga sedikit saya lebay-kan bahasanya. Mari kita cermati.. di sudut mana kekurang-benaran teman yang ternak semut rangrang dari ilustrasi email di atas.

Terjadilah tanya jawab antara saya dengan teman yang kirim email ini..istilah kerennya investigasi.Dan setelah satu jawaban di utarakan teman ini saya langsung dapat jawabannya.

Apakah itu....??

Teryata teman ini beli calon ratu dan ratu operasional di pengepul / penjual kroto di pasar burung daerahnya. Juga pesan dari pencari kroto konvensional. Terus calon ratu juga  ratu operasional tersebut di campur dengan semut prajurit / pekerja hasil buruannya beberapa bulan yang lalu. Karena girang campur bahagia si teman ini tidak mengamati secara seksama. Saya yakini sepeninggal teman ini  dari kandang ternaknya.,calon ratu dan sebagian sudah ratu operasional di bantai laskar semut rangrang.dengan menarik kaki ke segala penjuru ( seperti dendeng hihihihi ).

Saya tidak menyalahkan tindakan teman saya di atas karena kurang tahu dan mungkin sangat antusias dalam menjalankan usaha beternak kroto. Hanya saja caranya yang kurang benar. Mencari calon ratu juga ratu operasional yang sudah belajar bertelur boleh-boleh saja di pengepul / penjual kroto atau mohon bantuan pencari kroto tradisional. Tapi ingat cara mencampurkan dengan koloni semut pekerja-prajurit tidak semuda membalik telapak tangan. ( Ambil, masukkan di toples terus anda anggap selesai.) Salah besar anda kalau melakukan yang demikian.

Semut rangrang adalah hewan "Sosial Sejati " MAKNANYA APA SEMUT RANGRANG KOK DI BILANG HEWAN SOSIAL SEJATI???
Di sebut hewan sosial sejati karena : Dalam kehidupannya sudah tertata rapi , terorganisir dengan sistimatik.Serta di jalankan sesuai tupoksinya masing-masing tanpa rasa iri dan dengki.

( Makanya saya pernah menulis artikel di media Kompas " Wakil rakyat Indonesia tidak perlu studi banding ke luar negeri, cuma menghabiskan anggaran. Cukup pergi ke hutan yang di tinggali segerombolan semut rangrang dan mau belajar dari kehidupan semut rangrang tersebut" )

Kembali ke bahasan....semut rangrang dalam kehidupannya tidak "ngawur". Semua di lakukan secara terorganisir dari hal terkecil sampai hal terbesar. Mereka melakukan hal-hal secara sistimatis dengan mengedepankan jiwa kegotongroyongan, tidak mau di ganggu juga tidak menggangu, mempunyai satu pemimpin besar ( Master Ratu ) yang membawahi puluhan ribu kilometer koloni. Semua tunduk dan patuh.Berjalan pada tugas pokok masing- masing tanpa mencampuri satu di antara lain.Semua di lakukan saling mensupport.

Sederhananya begini kalau anda masih bingung. Saya gambarkan dengan pinjam istilah kehidupan manusia.

( Semua nama , istilah dan paparan penjelasan versi Republik Kroto. Mohon maaf kalau istilah agak menyimpang dari yang selama ini anda pahami )

Lanjut.....!!!!

Saya gambarkan kehidupan semut rangrang ini di Republik Kroto. Republik kroto mempunyai Presiden. Selain sebagai Kepala Negara Presiden Republik Kroto merangkap sebagai Kepala Pemerintahan.



Foto Presiden Republik Kroto 

Presiden Republik Kroto mempunyai bawahan yang di sebut Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Para Gubernur Republik Kroto memimpin sebuah Ibu Kota Propinsi ( Koloni = Scope / Cakupan Besar )

 Foto Gubernur Republik Kroto 


Presiden Republik Kroto juga mempunyai bawahan yang di sebut Bupati / Walikota.. Kepala Daerah Tingkat II.Para Bupati / Walikota memimpin Ibu Kota Kabupaten / Kotamadya . ( Koloni = Scope / Cakupan Sedang)



Foto Bupati / Walikota Republik Kroto

Nah,....dari ilustrasi yang coba saya peragakan, dapat kita ambil simpulan...Gerangan ketidakbenaran apa yang di lakukan teman peternak yang kirim email mengadu kepada kami.

Teman saya tadi kurang benar dalam meletakkan Bupati / Walikota Republik Kroto. Bagaimana tidak di teror sampai di bantai masyarakat semut rangrang. Pemimpin Wilayah / Koloni Daerah A di paksa memimpin Wilayah / Koloni Daerah B.
Selain melanggar aturan kehidupan yang di bangun masyarakar semut rangrang ( Mungkin sudah puluhan ribu tahun yang lalu ) Mari kita pinjamkan istilah atau gambarkan di kehidupan sehari-hari dengan mengacu pola kehidupan semut rangrang yang cenderung Ber-Idiologi Sosialis

Sistem kehidupan sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Semua aspek elemen kehidupan sehari-hari dianggap sebagai milik bersama, tapi bukan berarti harus dimiliki secara sepenuhnya secara bersama, semua aspek elemen hidup boleh dimiliki secara pribadi masing-masing, dengan syarat boleh digunakan secara Sosialis, mirip dengan gotong-royong sebenarnya. 

Jadi sangat kurang benar...tindakan meletakkan / mencampur calon ratu / ratu operasional ( Gubernur,Bupati dan Walikota Republik Kroto pada daerah / wilayah / koloni YANG BUKAN daerah kekuasaannya.

Kecuali yang kita letakkan / campurkan itu Master Ratu ( Presiden Republik Kroto ) Tidak butuh waktu lama masyarakat Republik Kroto akan dengan senang hati - suka cita menerimanya

Cara kedua dengan TETAP  meletakkan / mencampur MENGGUNAKAN kaidah / aturan / Trik tapi dalam hal ini butuh waktu serta tingkat keberhasilahannya sangat kecil tergantung ketelatenan peternak.

Inti dari semua paparan penjelasan saya di atas adalah :

  1. Silahkan berusaha / berikhtiar melengkapi elemen ternak anda dengan daya serta upaya yang tidak kenal lelah.....tapi ingat ada cara - kaidah khusus dari mulai meramu, meracik, mencampur sampai menikmati hasil ternakan anda.
  2. Beternak semut rangrang itu mudah, murah tapi jangan anggap hewan ternak anda ini murahan. Mereka lebih baik mati dari pada hidup salome.( Satu lubang rame-rame ) dari campuran berbagai daerah / berpuluh puluh koloni.
  3. Yang namanya hewan tetap hewan. Kita hanya bisa mengamati dan mencermati dari pola kehidupan mereka.Hari ini begini hari esok begitu.Semoga kelak... kehidupan hari ada anak bangsa yang bisa menyempurnakan beternak kroto yang efisien dan efektif.
Sekelumit paparan saya semoga ada guna dan manfaatnya, mohon ma'af bila ada kesalahan. Ketemu lagi di postingan mendatang.

Semoga Sukses 




Salam Hormat.



Berburu Semut Rangrang 2

Semangat Siang Teman-Teman.......Apa Kabar....???? Tentunya Baik Bukan !!!!
Baiklah...siang hari ini meskipun udara panas mari kita lanjutkan membahas cara Berburu Semut Rangrang.
Pada postingan saya sebelumnya sudah saya ulas sebagian alat juga sedikit pelurusan istilah dalam dunia semut dalam hal ini spesifikasi semut rangrang yang menghasilkan kroto. Yang mana hasil akhir bisa di gunakan untuk pakan burung kicauan, memancing juga sebagai bahan dasar pembuatan obat.

Postingan sebelumnya ada 5 ( lima ) point peralatan/tahapan yang harus anda siapkan antara lain :

1. Survey tempat / wilayah / area
2.Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak   
    kita lebih dari satu. 
3. Harus ada yang menemani kita pada saat berburu.
4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau 
    gunting taman. ( Silahkan anda cari sendiri enaknya pakai alat apa untuk operasionalnya )
5. Tongkat panjang / Galah Bambu

                                                       

Kita akan melanjutkan point ke 6 ( enam ) dan seterusnya juga penjelasan sedikit tentang point - poin
peralatan tersebut.

6. Karung / Plastik / Toples Besar


Silahkan di pilih salah satu media penampung sementara mana yang lebih simple menurut anda.

 ( Ingat : Usahakan cari barang - barang yang sudah ada , bekas pun tidak jadi soal. Harapan saya anda tidak usah terbebani dengan beli baru yang akan menambah cost dalm beternak kroto )

Alat ini di gunakan sebagi penampung sementara untuk menyimpan hasil tangkapan anda di alam juga di gunakan sebagi media transfer saat karantina. Pilih saja salah satu.

Sekarang mari kita ulas agak detail dari awal sampai akhir tahapan berburu semut rangrang cs  sehingga bisa kita ternakkan / tangkarkan di rumah.

1. Survey tempat / wilayah / area

Bagaimana cara survey tempat / wilayah / area yang ada semut rangrangnya. Caranya sempatkan waktu anda untuk jalan-jalan menuju target tempat yang ada sarang atau koloni semut. Anda bisa tanya teman, tetangga yang mengetahui tempat-tempat tersebut. Kalau sudah ketemu tempatnya usahakan anda hitung jumlah sarang yang akan anda ambil. Hal ini di maksudkan agar anda tahu seberapa banyak tempat penampung sementara anda siapkan esok harinya saat anda mengambilnya.

Tempat yang sering di huni semut rangrang antar lain :
  • Kebun Pohon Mahoni 
  • Kebun Pohon Waru
  • Kebun Jambu Air
  • Kebun  Jambu Monyet / Mente
  • Kebun Pisang
Kelima pohon di atas, koloni semut rangrang bisa anda temui dan dapatkan. Bukan hanya di area kebun. Bisa juga pohon itu hidup sendiri.

2. Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak kita lebih dari satu. 

Usahakan jangan keburu nafsu, dengan mengambil serentak / berbarengan saat itu juga. Misalnya begini Anda pada saat survey mendapatkan 3 ( tiga ) tempat berbeda yang masing- masing tempat banyak sekali di huni semut rangrang terbukti sarang bergelantungan di pohon- pohon tiga tempat tersebut.
Ingat ..... tempat tampungan sementara anda memadahi tidak, rak tempat anda mengisoris semut mencukupi belum.

Saran : Usahakan satu area koloni semut anda letakkan di satu rak. ( Misal : Koloni yang tinggal di kebun pohon mahoni satu rak.....dan Koloni semut yang menghuni kebun pohon jambu air di rak yang lain )

Kalau anda bertanya bagaimana jika di masing- masing tempat jumlah koloninya sedikit sedangkan alat tampung / rak masih luas / lebar ? Kalau hal ini terjadi...anda alami, usahakan pada saat mengambil di masukkan tempat berbeda dulu...setelah itu pada saat karantina jangan langsung di campur tapi biarkan semut yang berbeda koloni ( beda tempat tinggal waktu di alam ) menyatu dengan sendirinya. ( Spesifik nanti mari kita bahas bersama sama di sub topik CARA MENYATUKAN SEMUT YANG BERBEDA KOLONI.

Ok... untuk sementara siang ini cukup di sini dulu, nanti malam Isya Allah di lanjutkan membahas point no 3 dan seterusnya serta tips - tips yang harapan saya bisa anda gunakan meski hanya sebagai referensi saja.

Selamat siang ...Selamat Berapa Saja.


Salam Hormat




Peralatan Ternak Kroto

Selamat pagi anda semua....sudah bangun belum ? Pastinya sudah dong...!!!!

Pagi ini saya mau melanjutkan menulis pengalaman beternak semut rangrang penghasil kroto yang mana harapan saya ada guna serta manfaatnya. Meski sekedar untuk referensi.

Pada postingan kali ini saya akan merinci alat-alat apa saja yang di gunakan untuk beternak kroto.
Peralatan yang harus di siapkan tidak harus beli baru. ( Maksimalkan pelalatan lama anda agar cost tidak besar )

Adapun alat-alat yang kita butuhkan antara lain :

  1. TOPLES

Toples standar ternak versi LKP. Laskar Kroto yang ukuran kapasitas 5 ( Lima ) Liter. Harga di pasaran kurang lebih Rp. 7000,- ( Tujuh Ribu Rupiah )

Kalaupun bugjed dana anda belum mencukupi atau sekedar menambah jumlah ternak bisa anda manfaatkan botol plastik air mineral atau toples bekas wadah makanan ringan / kue.


Terus bagaimana kalau anda juga susah mendapatkan botol dan wadah makanan ringan / kue. Anda bisa menggunakan BAMBU.


Masih kesulitan....??? Kalau masih kesulitan menyiapkan media ternak ( toples, botol air mineral, wadah bekas kue , bambu ) memang masih ada satu lagi media alternatif tapi yang satu ini saya tunda dulu postingnya karena sangat mujarab untuk membiakkan ratu maupun raja kroto. ( hehehehe...ma'af ..sang penemu belum mengijinkan )

Di lanjut ya... rekan peternak  / calon peternak kroto yang budiman.

    2. CUTTER

Kegunaan cutter dalam hal ini adalah sebagai alat untuk membuat lubang / pintu pada toples


Kendala kalau cutter anda bukan baru sering terjadi toples pecah karena mata pisau cutter sudah tidak tajam lagi.

Alternatif : Anda bisa membuat lubang pada toples dengan menggunakan sebatang besi di bakar di api kalau sudah membara terus di tusukkan di toples. Hasilnya juga rapi.


   3. EMBER PLASTIK BESAR

Ember plastik besar ini nantinya di pakai untuk menampung serta membersihkan daun-daun sarang waktu kita mengambil koloni semut dari alam. Juga di gunakan pada saat panen tiba.




   4. SARUNG TANGAN KARET

Sarung tangan karet ini kegunaannya sebagai pengaman agar tangan tidak di gigit laskar kroto anda.




   5. GUNTING TAMAN

Gunting taman ini untuk memotong ranting. Kalau tidak ada gunting taman pakai gunting lain / alat alternatif yang sudah anda punyai. ( Gunting Taman = Tidak wajib ada )




   6. KALENG BEKAS SUSU

Kegunaan kaleng bekas susu ini untuk penyangga kaki-kaki rak anda yang mempunyai fungsi ganda, selain sebagai penyangga juga sebagai alat mengisolir semut supaya tidak keluar area rak dengan memberi / mengisi air di dalam kaleng tersebut.


    7. TEPUNG TAPIOKA / KANJI

Tepung tapioka / kanji ini untuk melumuri ember besar supaya semut tidak bisa naik ( pelicin )




















Demikian peralatan yang perlu anda siapkan untuk memulai beternak semut rangrang penghasil kroto.

Semoga Bermanfaat

Semangat Pagi......!!!!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting