Metode/ Teknik Baru Dalam Beternak Semut Rangrang... Belajar Dari Kekurangan Metode Lama..Kami Hadir Di Tahun 2015 ini Mengusung Pola - Teknik Terkini .Silahkan Bergabung ( http://laskarkroto.com )
Tampilkan postingan dengan label Memulai Ternak Kroto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memulai Ternak Kroto. Tampilkan semua postingan

Panen Satu Kilogram Lebih Perhari Bagian 1

<img src=ratu semut rangrang.jpg" alt="ratu semut rangrang ternak kroto bersama republik kroto">
Selamat siang semuanya....di manapun anda berada siang ini semoga kabar selalu dalam lindungan Tuhan penguasa semesta. Amin...!!!!

Seperti janji admin 1 Republik Kroto maka saya melanjutkan postingan siang hari ini membahas gambaran umum bagaimana " Panen Satu Kilogram Lebih Perhari ".

Panen Satu Kilogram Lebih Perhari sebenarnya sangat mungkin kita capai asalkan anda tahu tata cara serta trik beternak. Banyak sekali gambaran - gambaran beternak semut rangrang penghasil kroto yang menyesatkan saat ini...seperti contoh di bawah ini :

Satu toples ukuran 5 liter menghasilkan 1 kg perbulan.

Kalau ada iklan atau ajakan seperti itu saran saya jangan buru-buru di tanggapi dengan serius. Silahkan kalkulasi dengan ilmu matematika standar.Silahkan di tanyakan elemen ternak di dalam toples tersebut, bagaimana kelengkapannya ?? Apakah satu koloni atau berbeda koloni. Bagaimana status ratu dan di peroleh dari mana ratu tersebut...apakah terpisah atau dari satu koloni dan lain-lain.

Ada lagi yang berasumsi semakin besar toples / wadah semakin banyak menghasilkan kroto.

Asumsi atau pemikiran semacam ini bagi kami dari Republik Kroto sangat kurang benar. Kenapa saya bilang kurang benar ???

Ingat kawan semut rangrang dalam kehidupanya memakai sistim sosialis ( Sosialis Sejati ) yang mengarah pada paham komunis kalau di gambarkan dalam kehidupan manusia.

Semut rangrang di batasi dengan aturan atau kaidah-kaidah yang harus di taati di setiap lini kehidupan seharinya. Artinya apa. artinya kalau kita memasukkan jumlah pemimpin atau masyarakat ke dalam toples / wadah dengan ambang batas yang tidak dapat di toleransi koloni ( scope = ruang lingkup kecil ) semut rangrang bisa di pastikan sebagian akan di bantai secara massal tidak peduli itu ratu bupati, walikota, gubernur ataupun master ratu sekalipun juga semut prajurit pekerja akan berantem karena ruang lingkup / cakupan media melebihi ambang batas normal.

Kita juga tidak pernah temukan sarang semut rangrang di alam bebas sebesar drum misalnya. Maka kita juga dalam beternak harus bisa memberikan suasana hampir menyerupai keadaan di alam bebas. Jangan melakukan hal yang kontra dengan semut-semut itu sendiri.

Jadi tidak betul toples / wadah besar akan menghasilkan kroto banyak kalau elemen di dalamnya tidak dalam keadaan normal serta berfungsi pada tugasnya masing- masing.

Atau sekarang mari kita hitung pelan-pelan bersama-sama. Sebenarnya isi dalam satu toples itu bagaimana sih.....????
Dalam satu toples ( Dalam hal ini saya pakai media toples ukuran kapasitas 5 liter...karena sebenarnya tidak harus toples wadah pengganti lainpun boleh di pakai ternak ).

Di lanjut.....!!!

Pertama.....!!!!

Dalam satu toples ukuran kapasitas 5 liter berapakah ratu yang boleh bercokol di dalamnya?

Jawabannya tergantung ratu jenis yang mana.

Republik kroto dengan tulisan yang agak " Nyeleneh " sudah pinjamkan istilah kehidupan manusia untuk penggambaran ratu. ( Ada ratu status Bupati, Ratu status Walikota, Ratu status Gubernur, dan Master Ratu adalah Ratu status Presiden ) Silahkan baca postingan kami sebelumnya.

Dari kesemua ratu versi Republik Kroto manakah yang paling optimal dalam bertelur ?

Jawabannya Ratu status Gubernur yang akan mengalami fase menuju Master Ratu Tingkat 1. Jumlah telurnya dalam interval... periode... perubahan fase bisa mencapai kurang lebih 146 butir telur per 3 Jam.

Apa interval periode perubahan "fase" itu ?

Kata-kata interval periode perubahan "fase" = Hampir sama maknanya tapi sengaja kita satukan agar dalam menjelaskan/memberikan makna bisa utuh. Mohon maaf bagi anda yang ahli bahasa.
Interval periode perubahan fase adalah Suatu kondisi yang di alami ratu status gubernur yang akan berubah fase menjadi master ratu tingkat pertama dengan tanda bergantinya kulit atau istilah jawanya 'mrungsungi'. Dalam kondisi ini ratu status gubernur akan di kawini semut pejantan secara massal ( Kawin Gangbang ). Tanda yang lain yang dapat kita amati adalah per tiga jam sekali ratu status gubernur ini akan bertelur di sepanjang sisi tepi toples dengan meninggalkan gundukan telur-telur ( calon kroto/ kroto kecil-kecil )

Dalam beternak semut rangrang penghasil kroto dengan memakai media toples kita harus bisa membuat suasana seolah-olah semut rangrang tangkaran kita memperoleh suasana yang semut-semut dapatkan di alam bebas. Kita tidak bisa merubah sistim kehidupannya yang beraliran sosialis tapi kita bisa memanfaatkan kelebihan dari aliran sosialis ini.

Jumlah elemen tangkaran kita dalam satu toples / wadah juga patut kita perhatikan jangan terlalu berlebihan atau kekurangan elemen ternak di dalam toples tersebut. Hal ini akan sangat erat hubungannya dengan seberapa maksimal perolehan kroto tiap bulan per toplesnya.

Pada postingan mendatang saya akan berbagi tips mengenai elemen ternak dalam suatu wadah / toples.Postingan yang akan datang akan kita bahas jumlah maksimum minumum dari setiap ratu juga jumlah masyarakat ( semut pekerja/ prajurit ). Dengan harapan tidak kekurangan elemen ternak pun juga tidak kelebihan.

Demikian postingan siang hari ini untuk mendasari bagaimana kita bisa panen satu kilogram lebih perhari.

Terima kasih atas kunjungan anda di blog sederhana ini . Semoga bermanfaat.


Terima Kasih

Beternak Tanpa Ratu 2

Hallo apa kabar semua.... malam hari ini...dari kandang reyot pangkalan Republik Kroto di Lamongan Jawa Timur...akan melanjutkan membahas Beternak Tanpa Ratu.

Silahkan anda amati  3 ( Tiga ) foto di bawah ini.
 


Hal apa yang yang bisa kita simpulkan, dari ketiga gambar di atas ?. 

Betul sekali......Semut rangrang tanpa ratu menghasilkan telur-telur calon ratu dan sudah mengalami fase dari Larva menjadi Pupa.

Seperti tulisan saya sebelumnya tentang Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu memang  beternak tanpa ratu  bisa dan di mungkinkan meskipun tanpa keberadaan figur ratu.( Lurah, Bupati, Walikota,Gubernur atau Presiden = Dalam Dunia Nyata )

Gambar di atas sudah menunjukkan ciri-ciri anatomi semut pekerja yang bisa menggantikan figur ratu sebagaimana saya paparkan di postingan Cara Membuat Elemen Pengganti Ratu.   ( Silahkan di baca detailnya....!!!!)

Sekarang mari kita kupas masalah apa yang akan timbul setelah kita mendapatka larva,pupa, dan calon ratu dari proses tangkaran kita, yang hanya mengandalkan semut pekerja-eks.pengawal ratu yang beradaptasi sehingga berubah rangka telurnya ( Bisa Bertelur ).

Sebelumnya silahkan di baca postingan saya tentang Beternak Tanpa Ratu. Pada postingan beternak tanpa ratu sudah saya jelaskan secara detail dari sudut pandang kaca mata ilmiah.

Sekarang mari kita kembali pinjam istilah manusia supaya enak di nikmati dan saya sendiri enjoy dalam menyuguhkannya. 

Perkelahian / pertikaian / petengkaran yang menyebabkan jatuh korban di kedua belah pihak koloni semut tersebut pemicunya adalah ZAT FEROMON.

Inti dari postingan Beternak Tanpa Ratu Bagian 1 adalah :

Akan terjadi perkelahian / pertikaian / pertengkaran SESAMA KOLONI / SATU KOLONI bila Pupa sudah berubah fase menjadi Calon Ratu.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? 
Karena adanya perbedaan zat feromon. 

Pada semut mana yang berbeda zat feromonya, kan mereka satu koloni. dan sejak awal sudah bersatu.?
Perkelahian ini akan terjadi bila Pupa sudah berubah fase menjadi Calon Ratu. Pada saat ini...induk / ratu pengganti ( Semut pekerja - eks pengawal ratu asli beradaptasi rangka telur ) Akan berusaha melindungi telurnya yang sudah berubah bentuk menjadi calon ratu dari serangan para semut prajurit dan semut pekerja.

Kenapa semut prajurit dan semut pekerja mau menyerang calon ratu yang di hasilkan dari telur temannya sendiri ( Ratu pengganti ) ?  
Hal ini di karenakan sinyal yang di lepaskan oleh semut prajurit dan semut pekerja tidak di jawab dengan sinyal yang sama oleh para calon ratu. Akibatnya....semut prajurit dan semut pekerja menganggap calon- calon ratu itu berasal dari lain koloni. Dan harus di musnakan / di matikan.

Terus sinyal yang di maksud tadi sinyal apa ? 
Sinyal yang di maksud adalah sinyal yang di hasilkan zat feromon

Kenapa bisa berbeda zat feromonnya padahal satu koloni dan induknya ( Yang bertelur ) awalnya juga teman ? 
Perbedaan sinyal zat feromon yang di miliki para calon ratu di pengaruhi oleh Feromon dasar dalam proses diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.

Siapa dalam hal ini kasta reproduktif  ? Kasta Reproduktif dalam hal ini adalah para calon ratu yang akan melanjutkan regenerasi kedepannya.

Terus....kenapa kalau di alam bebas aman-aman saja.....meskipun tanpa hadirnya ratu asli. hanya ratu pengganti yang ada.
Jawabanya Karena Ratu Pengganti sudah Take Action ( Hehehehe )

Take actionnya Ratu Pengganti bagaimana di alam ? Dan apakah sama perlakuannya seperti pada saat kita tangkarkan di toples yang hanya berhaga Rp.7500,- ( Lumayanlah pakai toples daripada Admin Republik Kroto yang hanya pakai botol eks. air mineral )

Silahkan di fahami dulu.....!!!

Jawabannya take action ratu pengganti akan di paparkan pada postingan mendatang. Terima kasih sudah berkenan mampir bin singgah di blog gratisan ini. Semoga ada sedikit guna serta manfaatnya bagi penulis juga bagi rekan-rekan calon peternak pun peternak kroto senior.


Terima Kasih  Salam Sukses...!!!

Cara Membuat Rak Ternak Kroto

Hallo Kroto Lovers...apa kabar hari ini...baik bukan ?? Semoga demikian adanya. Amin.

Malam ini kembali Admin 2 Republik Kroto akan berbagi Tips Cara Membuat Rak Ternak Kroto.
Kenapa sih.... saya posting Cara Membuat Rak Ternak Kroto ?
Kan mudah buatnya ???
Betul sekali mudah, tapi kalau membuatnya tidak memperhatikan faktor keamanan, kenyamanan beternak semut rangrang penghasil kroto. Akibatnya bisa fatal bin berabe. Semut bisa melarikan diri keluar area yang kita isolir, semut bisa jatuh bunuh diri karena faktor keamanan kurang memadai, semut juga bisa pindah kamar yang semula di dalam toples atau wadah karena merasa kurang nyaman mereka ogah masuk toples / wadah.Jadinya apa? Semut ngerumpi di luar toples.Kita pusing tujuh keliling di buatnya. Betul kan...?
Betul  dong.!!

Lanjut........!!!!!

Cara membuat rak ternak kroto sebenarnya mudah dan tidak banyak membutuhkan biaya. Syarat-syarat yang harus di penuhi antara lain adalah :
  1. Faktor Keamanan.
  2. Faktor Kenyamanan.
  3. Bukan media alternatif.
Mari kita bedah satu demi satu.

FAKTOR KEAMANAN

Rak yang kita buat untuk beternak harus bisa memberi situasi aman. Aman bagi siapa ? Aman bagi kita... Si Peternak tentunya,, dan juga aman bagi semut tangkaran kita. Dari siapa? Dari predator lain yang ingin mengusiknya. Emang ada predator musuh si semut ? Ada dan banyak. Siapa saja mereka. Mereka adalah Cicak, semut merah spesialis semut gula, dan sang pengerat tikus.
Faktor keamanan bagaimana yang harus kita sebagai peternak capai dalam penggunaan rak?? Yang pasti rak bisa kita gunakan untuk mengisolasi semut-semut agar tidak bisa keluar area isolir.Kokoh alias kuat untuk menopang media ternak dalam hal ini toples, tempat minum, dan lain-lain.( Termasuk kuat mengantisipasi keteledoran kita...barangkali menyenggol...kalau raknya ringkih...roboh kan???)

FAKTOR KENYAMANAN

Rak yang kita buat untuk beternak harus bisa memberikan suasana nyaman bagi kita peternak khususnya.  juga nyaman bagi semut-semut tangkaran kita . Maksudnya apa ?? kita tidak di buat pusing dengan suasana yang di akibatkan pihak ketiga ( Predator ) juga semut-semut itu sendiri. Intinya pihak ketiga ( Predator ) tidak bisa mengusik ketenangan semut rangrang. Misalnya rak di modifikasi sedemikian rupa supaya cicak, tikus tidak bisa menjangkau. Begitu pula semut merah spesialis gula, mereka juga tidak bisa ikut menikmati hidangan air gula.... yang sedianya kita berikan ke semut rangrang..tidak tahunya ada tamu yang tidak di undang datang ( Semut merah spesialis semut gula = Ada Gula Ada Semut...Semut ini yang saya maksud...bukan semut rangrang )

BUKAN MEDIA ALTERNATIF

Maksudnya apa rak bukan media alternatif. Maksudnya adalah rak yang kita buat jangan sampai memancing semut-semut tangkaran kita bermigrasi. Emang ada... dan mungkinkah?? Ada dan sangat mungkin terjadi. Dari sebagian anda barangkali ada yang memakai rak terbuat dari bambu. Pada rak yang terbuat dari bambu ini semut-semut akan terpancing keluar dan tidak betah di dalam toples. mereka akan masuk di sela-sela bambu. Sebenarnya tidak terlalu masalah, karena kalau mereka sudah menghasilkan kroto. kroto tersebut akan di boyong ke dalam toples. Dengan satu syarat di dalam toples masih bercokol sang Ratu.
Kenapa semut-semut rangrang tangkaran kita lebih menyukai bambu dari pada toples plastik. Sederhana jawabannya....Pada Bambu pH ( Derajat keasaman ) Netral. Dan pada tingkat pH Netral semut rangrang bisa memfungsikan Zat Feromon untuk perkembangbiakan. Buktinya apalagi kalau bambu netral ? Dulu sebelum Bidang Kedokteran semaju sekarang ini..alat untuk memotong ari-ari dan juga khitan adalah bilah bambu tipis menyerupai pisau. Artinya bambu pH-nya Netral. Selain juga Desinfektan. Ingat semut rangrang adalah hewan yang menyukai kebersihan dari mikroba dan bakteri sekalipun.

Jadi...... bagus mana beternak di media TOPLES atau BAMBU. Tegas saya jawab bagus pakai media BAMBU., Tapi ada sisi kekurangannya. Dan kekurangan tersebut.... biasa akan kita bahas pada postingan-postingan yang akan datang.

Lanjut....!!!!!


Di bawah ini ada beberapa contoh gambar rak kiriman teman dari Kota Ponorogo Jawa Timur. Beliau adalah "Mbok Dani " semoga bisa menginspirasi teman-teman calon peternak juga peternak dalam memulai membuat rak. Semoga juga bagi Rekan " Mbok Dani" Sehat selalu, murah rejeki dan ternak krotonya semakin berhasil.Amien.





Saran saya buatlah rak yang memakai bahan triplek dengan penambahan LIS TEPI untuk pengaman semut tidak terjun bebas. Apalagi paska karantina biasanya peternak langsung membuka penutup pintu keluar masuk secara spontan ( Lakban ).Tidak di lakukan secara bertahap. Lis tepi akan banyak membantu mengantisipasi semut jatuh ke lantai dengan mengoleskan GREASE di penampang atas lis tersebut.

Tips : Untuk kaki rak silahkan di olesi lem tikus 2 cm memutar .


Sedikit tips semoga bermanfaat. Ketemu lagi di lain kesempatan dengan postingan yang lain seputar ternak kroto serta berbagai varian dinamika di dalamnya.

Semoga Sukses.....!!!!


Salam Hormat

Mencari Ratu Ke Pasar Burung

Selamat malam semua...Apa kabar....?? Tentunya baik bukan...!!! Semoga kesehatan selalu dan senatiasa di kucurkan Tuhan Penguasa Semesta Alam Raya kepada kita semua. Amien...!!!

Membaca judul postingan " Mencari Ratu Ke Pasar Burung " kalau kita terjemahkan....................

Suatu kegiatan mencari ratu yang akan di gunakan untuk melengkapi elemen ternak semut rangrang, dengan pengharapan bisa bertelur.

Tapi kenapa ke pasar burung??

Mungkin...mungkin...loh...sebagian teman-teman berfikiran di pasar burung ada yang jual kroto ( bisa membeli calon ratu dari kumpulan kroto yang di jual penjual kroto) minimalnya ini....... dan maksimalnya akan ketemu pencari kroto konvensial ( Bisa minta tolong...untuk mencarikan ratu semut rangrang ).

Betul , pemikiran semacam itu tidak salah...hanya saja bagi saya KURANG BENAR.
Terus benarnya gimana Mas ? Harus Beli di Republik Kroto gitu ? Kalau begitu enak di Mas... bisa Koprol sambil bilang WOOWW....!!!!

Tidak kawan....saya menulis postingan kali ini sama sekali tidak menggiring anda semua untuk berhenti berusaha / berikhtiar mencari solusi dalam beternak kroto supaya berhasil. Bukan lantaran kami menjual bibit kroto siap tangkar dengan harga murah dengan  berbagai bonus...tapi memang ada teman-teman yang kirim email kepada kami.

" Mas....saya sudah 3 bulan ternak semut rangrang dan saat ini saya sudah punya 17 toples, tapi kenapa tidak berkembang..minimal bertelur...malahan ratunya mati mengenaskan kakinya hilang semua. Adakah saya salah dalam memelihara.... setahu saya,, makannya rutin sampai menumpuk, minuman air gula selalu siap setiap saat ( kayak rexona ),. kebersihan saya jaga dengan membersikan pakai kuas " Di mana letak kesalahan saya?????

Penggalan email yang di kirim salah satu rekan yang juga sedikit saya lebay-kan bahasanya. Mari kita cermati.. di sudut mana kekurang-benaran teman yang ternak semut rangrang dari ilustrasi email di atas.

Terjadilah tanya jawab antara saya dengan teman yang kirim email ini..istilah kerennya investigasi.Dan setelah satu jawaban di utarakan teman ini saya langsung dapat jawabannya.

Apakah itu....??

Teryata teman ini beli calon ratu dan ratu operasional di pengepul / penjual kroto di pasar burung daerahnya. Juga pesan dari pencari kroto konvensional. Terus calon ratu juga  ratu operasional tersebut di campur dengan semut prajurit / pekerja hasil buruannya beberapa bulan yang lalu. Karena girang campur bahagia si teman ini tidak mengamati secara seksama. Saya yakini sepeninggal teman ini  dari kandang ternaknya.,calon ratu dan sebagian sudah ratu operasional di bantai laskar semut rangrang.dengan menarik kaki ke segala penjuru ( seperti dendeng hihihihi ).

Saya tidak menyalahkan tindakan teman saya di atas karena kurang tahu dan mungkin sangat antusias dalam menjalankan usaha beternak kroto. Hanya saja caranya yang kurang benar. Mencari calon ratu juga ratu operasional yang sudah belajar bertelur boleh-boleh saja di pengepul / penjual kroto atau mohon bantuan pencari kroto tradisional. Tapi ingat cara mencampurkan dengan koloni semut pekerja-prajurit tidak semuda membalik telapak tangan. ( Ambil, masukkan di toples terus anda anggap selesai.) Salah besar anda kalau melakukan yang demikian.

Semut rangrang adalah hewan "Sosial Sejati " MAKNANYA APA SEMUT RANGRANG KOK DI BILANG HEWAN SOSIAL SEJATI???
Di sebut hewan sosial sejati karena : Dalam kehidupannya sudah tertata rapi , terorganisir dengan sistimatik.Serta di jalankan sesuai tupoksinya masing-masing tanpa rasa iri dan dengki.

( Makanya saya pernah menulis artikel di media Kompas " Wakil rakyat Indonesia tidak perlu studi banding ke luar negeri, cuma menghabiskan anggaran. Cukup pergi ke hutan yang di tinggali segerombolan semut rangrang dan mau belajar dari kehidupan semut rangrang tersebut" )

Kembali ke bahasan....semut rangrang dalam kehidupannya tidak "ngawur". Semua di lakukan secara terorganisir dari hal terkecil sampai hal terbesar. Mereka melakukan hal-hal secara sistimatis dengan mengedepankan jiwa kegotongroyongan, tidak mau di ganggu juga tidak menggangu, mempunyai satu pemimpin besar ( Master Ratu ) yang membawahi puluhan ribu kilometer koloni. Semua tunduk dan patuh.Berjalan pada tugas pokok masing- masing tanpa mencampuri satu di antara lain.Semua di lakukan saling mensupport.

Sederhananya begini kalau anda masih bingung. Saya gambarkan dengan pinjam istilah kehidupan manusia.

( Semua nama , istilah dan paparan penjelasan versi Republik Kroto. Mohon maaf kalau istilah agak menyimpang dari yang selama ini anda pahami )

Lanjut.....!!!!

Saya gambarkan kehidupan semut rangrang ini di Republik Kroto. Republik kroto mempunyai Presiden. Selain sebagai Kepala Negara Presiden Republik Kroto merangkap sebagai Kepala Pemerintahan.



Foto Presiden Republik Kroto 

Presiden Republik Kroto mempunyai bawahan yang di sebut Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Para Gubernur Republik Kroto memimpin sebuah Ibu Kota Propinsi ( Koloni = Scope / Cakupan Besar )

 Foto Gubernur Republik Kroto 


Presiden Republik Kroto juga mempunyai bawahan yang di sebut Bupati / Walikota.. Kepala Daerah Tingkat II.Para Bupati / Walikota memimpin Ibu Kota Kabupaten / Kotamadya . ( Koloni = Scope / Cakupan Sedang)



Foto Bupati / Walikota Republik Kroto

Nah,....dari ilustrasi yang coba saya peragakan, dapat kita ambil simpulan...Gerangan ketidakbenaran apa yang di lakukan teman peternak yang kirim email mengadu kepada kami.

Teman saya tadi kurang benar dalam meletakkan Bupati / Walikota Republik Kroto. Bagaimana tidak di teror sampai di bantai masyarakat semut rangrang. Pemimpin Wilayah / Koloni Daerah A di paksa memimpin Wilayah / Koloni Daerah B.
Selain melanggar aturan kehidupan yang di bangun masyarakar semut rangrang ( Mungkin sudah puluhan ribu tahun yang lalu ) Mari kita pinjamkan istilah atau gambarkan di kehidupan sehari-hari dengan mengacu pola kehidupan semut rangrang yang cenderung Ber-Idiologi Sosialis

Sistem kehidupan sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Semua aspek elemen kehidupan sehari-hari dianggap sebagai milik bersama, tapi bukan berarti harus dimiliki secara sepenuhnya secara bersama, semua aspek elemen hidup boleh dimiliki secara pribadi masing-masing, dengan syarat boleh digunakan secara Sosialis, mirip dengan gotong-royong sebenarnya. 

Jadi sangat kurang benar...tindakan meletakkan / mencampur calon ratu / ratu operasional ( Gubernur,Bupati dan Walikota Republik Kroto pada daerah / wilayah / koloni YANG BUKAN daerah kekuasaannya.

Kecuali yang kita letakkan / campurkan itu Master Ratu ( Presiden Republik Kroto ) Tidak butuh waktu lama masyarakat Republik Kroto akan dengan senang hati - suka cita menerimanya

Cara kedua dengan TETAP  meletakkan / mencampur MENGGUNAKAN kaidah / aturan / Trik tapi dalam hal ini butuh waktu serta tingkat keberhasilahannya sangat kecil tergantung ketelatenan peternak.

Inti dari semua paparan penjelasan saya di atas adalah :

  1. Silahkan berusaha / berikhtiar melengkapi elemen ternak anda dengan daya serta upaya yang tidak kenal lelah.....tapi ingat ada cara - kaidah khusus dari mulai meramu, meracik, mencampur sampai menikmati hasil ternakan anda.
  2. Beternak semut rangrang itu mudah, murah tapi jangan anggap hewan ternak anda ini murahan. Mereka lebih baik mati dari pada hidup salome.( Satu lubang rame-rame ) dari campuran berbagai daerah / berpuluh puluh koloni.
  3. Yang namanya hewan tetap hewan. Kita hanya bisa mengamati dan mencermati dari pola kehidupan mereka.Hari ini begini hari esok begitu.Semoga kelak... kehidupan hari ada anak bangsa yang bisa menyempurnakan beternak kroto yang efisien dan efektif.
Sekelumit paparan saya semoga ada guna dan manfaatnya, mohon ma'af bila ada kesalahan. Ketemu lagi di postingan mendatang.

Semoga Sukses 




Salam Hormat.



Makanan Semut Rangrang

Hallo apa kabar rekan-rekan, ketemu lagi dengan Admin 2 Republik Kroto. Admin 1 lagi menyelesaikan sesuatu di Bandung. Malam ini saya mau memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang di kirim ke email. Salah satu pertanyaan yang mewakili pertanyaan teman lain adalah :
  1. Mas makanan apa yang bagus untuk ternak semut rangrang ? 
  2. Kenapa kalau di kasih jangkrik atau belalang selalu tidak habis ?

Dua pertanyaan di atas sering di kirimkan kepada kami.
Sekarang mari kita bahas sama-sama dengan kaidah ilmu "sanepan" atau ilmu pinjam istilah manusia dalam kehidupan sehari hari.
Sisi penjelasan ilmiah biar para pakarnya yang mengurusi. Yang penting bagi kita hasil panen kroto melimpah itu saja, urusan ilmiah atau tidak ilmiah saya sendiri tidak meyakini seratus persen apakah penjelasan saya.. masuk kategori ilmiah atau tidak.
Mungkin di masa yang akan datang ada yang menyempurnakan.Amin.
Yang pasti tulisan-tulisan kami dari hasil observasi sederhana di sebuah desa terpencil di sudut kota panas Lamongan.Dan kami posting di blog sederhana yang di siapkan gratis oleh google.

Mari kita mulai........!!!!

Makanan apa yang bagus untuk ternak semut rangrang ?

Jawaban ini merujuk pada kelengkapan elemen semut yang kita tangkar dalam satu wadah dalam hal ini toples ukuran kapasitas 5 liter...ada ratu, serta semut-semut operasional yang lain.Serta kondisi sudah stabil. 

Makanan yang bagus bagi semut rangrang tangkaran kita adalah makanan yang mengandung PROTEIN. Dari jenis makanan apa protein itu di dapatkan ? Dari Serangga yang meliputi  ( Jangkrik, Belalang, Capung dll..." Tommy aka Tomcat " tidak masuk golongan makanan mengandung protein untuk laskar semut kita loh..!! ) selain dari serangga sumber protein yang bisa kita berikan adalah telur.... bisa mentah ataupun di rebus. Ayam bagaimana Mas? Ya.... ayam juga dapat di kasihkan baik daging ayam mentah atau matang, jeroan ayam mentah ataupun matang, tak ketinggalan tulang juga doyan.

Lanjut......

Kenapa kalau di kasih jangkrik atau belalang selalu tidak habis ?

Pernah nonton film China tentang Vampire ?? Kalau anda pernah lihat film tersebut jawaban atas pertanyaan kedua  "Kenapa kalau di kasih jangkrik atau belalang selalu tidak habis ?." Jawabannya.....Semut rangrang cs kenapa tidak menghabiskan makanan yang kita beri ( Jangkrik atau Belalang ) karena :

  1. Anda tidak memperhatikan secara seksama apa yang di perbuat semut tangkaran anda. Kenapa saya bilang anda tidak memperhatikan / mengamati secara seksama.... karena semut-semut peliharaan anda sama seperti ilustrasi penggambaran film vampire. Artinya apa...artinya semut-semut anda cuma menggigit dan mengisap sari-sari makanan yang di butuhkan saja sedangkan wujud fisiknya tidak di makan. ( Sama kan, kayak film Vampire !!! Apa pernah anda lihat ada vampire makan tubuh manusia tidak pernah toh, yang makan tubuh manusia itu film Sumanto. )
  2. Makanan baik berupa jangkrik, belalang atau yang lainnya di simpan untuk stock cadangan makanan bagi generasi yang akan lahir ( kroto ). Insting semut ini dapat di buktikan dengan melihat tempat meletakkan makanan selalu di bagian atas saf . Dan ingat proses peletakan kroto selalu di mulai dari atas, bertahap turun ke tengah dan terakhir di dasar toples terbalik modifikasian kita.Proses peletakan kroto akan kita bahas di lain kesempatan.
Sekarang saya akan coba simpulkan penjabarkan dari mulai pertanyaan nomor satu dan di sambung pertanyaan nomor dua. Karena sebenarnya saling terkait kedua pertanyaan tersebut dengan berbagai macam mitos yang bergulir saat ini.

  • Makanan yang baik / bagus untuk laskar semut rangrang tangkaran kita adalah makanan yang mengandung Protein. Makanan yang mengandung protein bisa di dapatkan dengan kita memberikan Jangkrik, Belalang,Capung dalam KEADAAN HIDUP.Kenapa harus dalam keadaan hidup ?? Jawabanya adalah Karena serangga seperti jangkrik, belalang, capung dalam keadaan hidup masih berfungsi semua sistim organ tubuhnya termasuk peredaran darah dan akan memudahkan semut rangrang untuk mengunci / mencerna dengan zat feromon dan menghisapnya atau di bekukan untuk cadangan makanan bagi generasi yang akan lahir nanti dalam hal ini "kroto".( Stock cadangan makanan )
  • Terus bagaimana dengan telur, daging, jeroan, tulang ?? semuanya kan tidak hidup alias sudah mati . Betul semua sudah mati dan kalaupun di simpan oleh para semut... berarti telur, daging, tulang dll tadi sudah di awetkan dengan zat feromon untuk cadangan makanan. Kalaupun kita telat memberi cairan gula,,dan ada banyak semut mengerubutin makanan yang kita berikan tapi pada kenyataannya masih saja tetap utuh wujud makanan tersebut...maka jawaban yang cocok seperti saya jelaskan seperti vampire mengisap darah. Artinya yang kita lihat adalah ampas makanan sedangkan sari-sarinya sudah di hisap laskar semut kita.
  • Mungkin ada yang bertanya terus kenapa semut-semut itu lebih menyukai cairan gula yang kita berikan daripada makanan. Jawabannya sederhana.....semut-semut yang kita tangkarkan ini sekarang dari sisi pekerjaanya sudah ringan. Apa maksudnya sudah ringan?? mereka tidak membuat sarang yang membutuhkan berbagai macam protein untuk di pecah unsurnya jadi zat feromon. Sarang semut sudah kita carikan atau sudah kita ganti dengan TOPLES. Jadi yang semut-semut butuhkan saat ini cuma CAIRAN GULA untuk VITALITAS / ENERGI. Cairan gula ( Gula pasir dari tetes tebu di campur air ). Bagaimana dengan gula merah dari aren apakah mau semut rangrang ? Tetap mau tapi lebih menyukai gula pasir yang terbuat dari tetes tebu.
  • Kalau begitu saya mau kasih madu saja mas biar cepat berkembang biak...!!! Kawan......semut rangrang ini bukan manusia seperti kita atau hewan mamalia lain yang dengan mengkonsumsi madu makin baik tapi bagi semut rangrang makin buruk. Jadi kalau anda beranggapan dengan memberikan madu lebih baik itu SALAH BESAR. Kenapa salah besar ??? Sudah saya jabarkan di atas semut rangrang LEBIH menyukai gula yang terbuat dari tetes tebu atau sehari hari kita sebut gula pasir / gula putih...daripada gula merah / gula aren. Penjelasanya detailnya begini :  Gula,.... dalam proses manufakturnya, asam organik, protein, unsur nitrogen, enzim dan vitamin dalam tebu sebagian rusak, sedangkan madu, pemanis alami, hanya mengalami pemanasan yang minimal. Selain itu, madu memiliki antioksidan tertentu yang menguntungkan serta sifat anti bakteri yang tidak ditemukan pada gula.Tapi bagi semut rangrang Zat Antioksidan serta Anti Bakteri ini BERSINGGUNGAN / MERUGIKAN / KONTRA dengan fungsi Zat Feromon kepunyaan semut rangrang.Sedangkan semut rangrang SANGAT membutuhkan Zat Feromon ini untuk Navigasi serta mencerna berbagai macam makanan juga untuk pertahanan diri dari musuh.Kalau semut rangrang mengkonsumsi madu sama saja bunuh diri pelan-pelan karena lama kelamaan KESAKTIANYA AKAN LUNTUR ALIAS NETRAL menggigit tidak sakit kencing tidak perih dari baunya juga mungkin sedap tidak seperti biasanya baunya menyengat hasil buangan zat feromon ke udara untuk sinyal bahaya. Silahkan beri Madu yang paling asli sejagat kalau perlu....apakah semut rangrang anda mau mengkonsumsinya ?
Demikianlah sedikit jawaban atas pertanyaan yang di sampaikan teman-teman kepada kami. Semoga sedikit banyak ada guna.. serta manfaatnya. Mohon maaf kalau penjabaran penjelasan susah di cerna dari kacamata sains yang selalu ilmiah. Bagi kami yang penting.. semut-semut peliharaan di kandang mau bertelur banyak.. puji dan rasa syukur akan lebih kami panjatkan kepada Tuhan semesta alam.


Semoga bermanfaat.......!!!



Salam Hormat

Modal Awal Ternak Kroto 2

Melanjutkan postingan Modal Awal Ternak Kroto mari teman-teman kita coba analisa berapa modal beternak kroto tahap awal tapi dalam hal ini saya ambil kelompok peternak standar. Silahkan di baca dulu postingan terdahulu mengenai Modal Awal Ternak Kroto Bagian 1

Modal Awal Peternak Kroto Standar
  1. Mindset / Pola Pikir
  2. Peralatan
  3. Bibit Kroto
Yuk teman- teman mulai analisa pelan-pelan saja

1. Mindset / Pola Pikir

Lebih detailnya silahkan anda sekalian baca ulang di postingan Mindset Peternak Kroto Handal Bagian 1 dan Bagian 2

2. Peralatan

  • Pertama yang harus kita siapkan jelas..... tentu tempat atau ruangan ternak / tangkar ( Tips untuk tempat / ruangan silahkan baca postingan saya terdahulu )


  • Rak. Untuk rak kalau di tempat penulis harga rak siap pakai yang terbuat dari papan kayu standar ( sengon dll )
Harga papan kayu biasa per lembar untuk saat ini Rp. 7.500,- s.d Rp.10.000,-
    Bisa juga model yang seperti di bawah ini :


    Yang pasti saran Tim Laskar Kroto 1 ( Satu ) Rak bisa menampung 20 toples minimal dan maksimalnya tak terhingga jumlah tampungan. Usahakan sisi sebelah di beri dinding bisa dari triplek biasa atau anyaman bambu.
    Dengan membelanjakan Rp. 150.000,- untuk beli papan, paku serta ongkos operasional pembuatan... di tempat penulis kita sudah mendapatkan rak bagus, kuat dan kokoh.

    RAK =Rp. 150.000,-

    Harga di masing-masing daerah berbeda 


    • Sarung tangan
    Saran penulis beli saja sarung tangan yang di pakai Paramedis. Silahkan beli di apotik harga Rp. 49.000,- isi 100 pcs. @ Rp.500,-



    SARUNG TANGAN =Rp. 49.000,- 


    • Ember Plastik / Bak Besar 



    BAK BESAR = Rp. 25.000,-


    •  Tepung Kanji / Tapioka


    TEPUNG KANJI / TAPIOKA= Rp. 8000,- / Kg

    • Toples Standar Ternak Ukuran Kapasitas 5 Liter



    TOPLES = @ Rp.7000,-

    Berapa jumlah minimal toples yang di butuhkan...???? Minimal 20 Toples. Kenapa 20 Toples.

    Hitungannya tiap 1 toples per 15 hari menghasilkan minimal 0,5 Ons kroto segar. Kalau di kalikan 20 toples berarti 1 Kilogram. Kalau sebulan menghasilkan 2 Kilogram kroto

    Semoga bermanfaat meski sekedar di pakai acuan hitungan awal dalam mulai beternak kroto



    Salam Sukses.






    Modal Awal Ternak Kroto

    Modal Awal Ternak Kroto

    Apa kabar rekan-rekan...?? Kabar baik bukan. Semoga demikian adanya. Amin.
    Malam ini saya sengaja menulis analisa  Modal Awal Ternak Kroto. 
    Berapa sih..dana yang harus di siapkan..??? Dan untuk apa saja dana itu di belanjakan.??

    Langsung saja mari kita hitung-hitungan matematika secara bijaksana. 

    Sebenarnya dana yang di butuhkan calon peternak semut rangrang penghasil kroto itu RELATIF.

    Kok relatif....???. Apa maksudnya relatif ...?? Maksudnya tiap pribadi berbeda jumlah dana yang di butuhkan untuk persiapan awal. Ada yang butuh biaya agak banyak ada juga yang standar pun pula ada yang gratis

    Kalau boleh saya golongkan ada 3 (tiga ) kelompok peternak kroto antara lain :

    1. Peternak Kroto Biasa
    2. Peternak Kroto Standar
    3. Peternak Kroto Mewah
    • PETERNAK KROTO BIASA
    Siapa yang saya maksud peternak kroto biasa, tidak lain dan tidak bukan Peternak kroto yang memanfaatkan barang- bekas eks. peralatan rumah tangga. Kalaupun harus beli mungkin mencari peralatan hanya di pengepul barang rongsokan. Yang semula toples di ganti botol air mineral atau bambu. Begitu pula di sisi bibit semua di upayakan sendiri dengan mencari langsung di alam.Contohnya saya sendiri.

    • PETERNAK KROTO  STANDAR
    Kelompok kedua yakni peternak kroto standar. Siapakah dia? Peternak kroto standar adalah peternak kroto yang sebagian peralatan serta media ternak di beli langsung di toko / tempat pembuatan ( Rak = Pesan di Tukang Kayu ). Dan untuk bibit sebagian mencari sendiri di alam bebas sebagian lagi membeli kepada Penjual Bibit Kroto.

    •  PETERNAK KROTO  MEWAH
    Pada kelompok peternak kroto mewah semua peralatan serta media di beli langsung di toko dan bukan barang-barang kelas teri. Rak mungkin dari besi plat. Untuk mengatur suhu ruangan di pasang AC. Mempekerjakan beberapa karyawan untuk operasional kesehariannya. Semua Bibit di beli langsung ke  Penjual Bibit Kroto. Adanya manajemen target capaian gabungan beternak. Biasanya selain beternak kroto kelompok ini juga beternak burung kicauan yang berharga super mahal. Beternak ulat kandang / ulat hongkong.

    Dari ketiga kelompok ini mana yang bagus. Kalau ada pertanyaan seperti ini saya tidak dapat menjawab karena kita harus melihat dari kaca mata berbeda kebutuhan masing-masing kelompok. Dan berbanding lurus dengan dana yang ada pada tiap-tiap pribadi.

    Kenapa saya mengkelompokkan peternak kroto menjadi 3 ( Tiga ) bagian. Tidak ada maksud saya membuat kasta dalam beternak kroto ini, cuma memberi gambaran meski hanya di pakai untuk referensi. Hal ini saya lakukan biar dalam beternak tidak asal-asalan. Karena dari awal sudah sedikit banyak tahu berapa modal yang harus anda keluarkan. Terus target capaian kedepan apa ? Hanya sekedar tambahan penghasilah. Atau menjadi sumber penghasilan utama, ataukah untuk support penghasilan utama ( Kelompok mewah yang target capaian penghasilahan dari jual burung kicauan berharga super mahal pakan di suppot dari beternak kroto sendiri untuk menekan biaya beli pakan )

    Wah jadi ngelantur kemana mana. awalnya saya cuma mau mengklasifikasi  Modal Awal Ternak Kroto
    Tidak tahunya setelah saya fikir tidak sama kebutuhan kita antara teman yang satu dengan teman yang lain, dalam menyiapkan modal awal ternak kroto.

    Kalau begitu sampai jumpa di postingan mendatang yang masih membahas  Modal Awal Ternak Kroto tapi yang kita bahas modal awal kelompok peternak kroto standar saja.

    Salam Sukses





    Proses Karantina Elemen Semut Rangrang

    Proses Karantina Elemen Semut Rangrang

    Sebelum bibit semut rangrang di kirim ke alamat teman-teman yang sudah pesan. Kita juga melakukan karantina menyeluruh terhadap bibit yang akan di kirim tersebut.Memastikan semua elemen semut beradaptasi dengan baik di dalam toples.

    Di bawah ini ada sedikit foto kegiatan karantina yang di maksud.

    <img src="karantina bibit kroto.jpg" alt="karantina bibit kroto bersama republik kroto">

    <img src="ternak kroto.jpg" alt="ternak kroto bersama republik kroto">

    <img src="ternak kroto.jpg" alt="ternak kroto bersama republik kroto">

    <img src="ternak kroto 01.jpg" alt="ternak kroto 01 bersama republik kroto">


    Semoga berhasil rekan-rekanku calon peternak dan juga peternak semut rangrang. Memperoleh tambahan penghasilan dari kegiatan beternak ini, sekaligus mari kita sedikit berusaha menyelamatkan salah satu ekosistim yang tidak mungkin tidak akan punah kelak kemudian hari dari perburuan yang hanya menginginkan hasil tanpa memperhatikan keseimbangan alam. Semoga Tuhan penguasa semesta memudahkan dan melancarkan jalan kita dalam beternak semut rangrang ini. Amin


    Salam Hormat.





    Peralatan Ternak Kroto

    Selamat pagi anda semua....sudah bangun belum ? Pastinya sudah dong...!!!!

    Pagi ini saya mau melanjutkan menulis pengalaman beternak semut rangrang penghasil kroto yang mana harapan saya ada guna serta manfaatnya. Meski sekedar untuk referensi.

    Pada postingan kali ini saya akan merinci alat-alat apa saja yang di gunakan untuk beternak kroto.
    Peralatan yang harus di siapkan tidak harus beli baru. ( Maksimalkan pelalatan lama anda agar cost tidak besar )

    Adapun alat-alat yang kita butuhkan antara lain :

    1. TOPLES

    Toples standar ternak versi LKP. Laskar Kroto yang ukuran kapasitas 5 ( Lima ) Liter. Harga di pasaran kurang lebih Rp. 7000,- ( Tujuh Ribu Rupiah )

    Kalaupun bugjed dana anda belum mencukupi atau sekedar menambah jumlah ternak bisa anda manfaatkan botol plastik air mineral atau toples bekas wadah makanan ringan / kue.


    Terus bagaimana kalau anda juga susah mendapatkan botol dan wadah makanan ringan / kue. Anda bisa menggunakan BAMBU.


    Masih kesulitan....??? Kalau masih kesulitan menyiapkan media ternak ( toples, botol air mineral, wadah bekas kue , bambu ) memang masih ada satu lagi media alternatif tapi yang satu ini saya tunda dulu postingnya karena sangat mujarab untuk membiakkan ratu maupun raja kroto. ( hehehehe...ma'af ..sang penemu belum mengijinkan )

    Di lanjut ya... rekan peternak  / calon peternak kroto yang budiman.

        2. CUTTER

    Kegunaan cutter dalam hal ini adalah sebagai alat untuk membuat lubang / pintu pada toples


    Kendala kalau cutter anda bukan baru sering terjadi toples pecah karena mata pisau cutter sudah tidak tajam lagi.

    Alternatif : Anda bisa membuat lubang pada toples dengan menggunakan sebatang besi di bakar di api kalau sudah membara terus di tusukkan di toples. Hasilnya juga rapi.


       3. EMBER PLASTIK BESAR

    Ember plastik besar ini nantinya di pakai untuk menampung serta membersihkan daun-daun sarang waktu kita mengambil koloni semut dari alam. Juga di gunakan pada saat panen tiba.




       4. SARUNG TANGAN KARET

    Sarung tangan karet ini kegunaannya sebagai pengaman agar tangan tidak di gigit laskar kroto anda.




       5. GUNTING TAMAN

    Gunting taman ini untuk memotong ranting. Kalau tidak ada gunting taman pakai gunting lain / alat alternatif yang sudah anda punyai. ( Gunting Taman = Tidak wajib ada )




       6. KALENG BEKAS SUSU

    Kegunaan kaleng bekas susu ini untuk penyangga kaki-kaki rak anda yang mempunyai fungsi ganda, selain sebagai penyangga juga sebagai alat mengisolir semut supaya tidak keluar area rak dengan memberi / mengisi air di dalam kaleng tersebut.


        7. TEPUNG TAPIOKA / KANJI

    Tepung tapioka / kanji ini untuk melumuri ember besar supaya semut tidak bisa naik ( pelicin )




















    Demikian peralatan yang perlu anda siapkan untuk memulai beternak semut rangrang penghasil kroto.

    Semoga Bermanfaat

    Semangat Pagi......!!!!!

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Free Web Hosting