Metode/ Teknik Baru Dalam Beternak Semut Rangrang... Belajar Dari Kekurangan Metode Lama..Kami Hadir Di Tahun 2015 ini Mengusung Pola - Teknik Terkini .Silahkan Bergabung ( http://laskarkroto.com )
Tampilkan postingan dengan label Beternak Tanpa Ratu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beternak Tanpa Ratu. Tampilkan semua postingan

Beternak Tanpa Ratu 3

Selamat malam semua..semoga malam ini istirahat anda tenang, esok hari bangun dalam keadaan bugar untuk memulai aktifitas baru. Bagi sebagian teman-teman yang lagi sakit semoga lekas sembuh, Amin...!!!

Melanjutkan postingan Beternak Tanpa Ratu Bagian 2 pemaparan sampai pada bagian 

" Kenapa kalau di alam bebas sarang yang tanpa ratu hanya Induk / Ratu pengganti keadaanya baik-baik saja...lain halnya pada saat kita tangkarkan di dalam toples / wadah lain pada saat pupa berubah fase menjadi calon ratu timbul perkelahian sesama koloni ( Satu Koloni )

Jawabannya adalah kalau di alam bebas induk / ratu pengganti sudah melakukan tindakan ( Take Action ) sebelum terjadi perkelahian sesama / satu koloni. Dengan memindahkan pupa yang akan mengalami fase menjadi calon ratu ke sarang lain ( Sarang pengganti ). Biasanya letaknya di pohon pada bagian atas sarang utama, ciri sarangnya ada pada bagian pucuk / daun muda. Apabila kita petik terasa lebih berat. Biasanya pada musim Pancaroba hal ini kita jumpai.

Terus bagaimana cara kita mensiasati di dalam toples tangkaran kita ?

Caranya di bilang mudah ya mudah di bilang susah ya memang susah karena butuh trik pemindahan secara tepat dengan melihat ciri fisik antara calon ratu dengan pasukan semut prajurit - pekerja. Kalau kita asal pindah. Saya bisa yakini 100 % calon ratu anda sebagian besar akan di bantai massal.

Kendala selanjutnya bagi anda yang ma memindahkan calon - calon ratu ke toples lain akan menemui kendala yakni semut prajurit - pekerja akan menyemburkan zat feromon ke udara dengan volume banyak  ( Kekuatan Pamungkas ). Anda akan mencium bau sangat menyengat khas semut rangrang tidak seperti biasanya. Dan semut-semut prajurit- pekerja kalau sudah menyemburkan zat feromon pamungkas akan terlihat terkait satu dengan yang lain sambung menyambung menjadi satu seperti seonggok tembakau. Badan mereka akan lemas. Dan kalau anda tidak segera melakukan tindakan antisipasi semut-semut tangkaran anda akan mengalami kematian massal.





Kenapa hal ini bisa terjadi ?

Hal ini bisa terjadi karena induk pengganti/ Ratu pengganti eks semut pengawal ratu asli akan mengirimkan sinyal kondisi sangat bahaya. Sinyal tersebut akan di respon secara massal oleh semut-semut prajurit-pekerja dengan tindakan menyemburkan zat feromon pamungkas ke udara. Dengan harapan pengganggu asing akan mati.Tapi bila zat feromon itu di keluarkan terus menerus dengan volume banyak serta tanpa henti bisa fatal akibatnya bagi semut-semut prajurit - pekerja itu sendiri sama halnya dengan bunuh diri massal. Semut-semut itu mengalami kematian karena senjata makan tuan.

Kenapa induk pengganti / ratu pengganti mengirimkan sinyal tanda sangat bahaya kepada anak buahnya ..?

Pada postingan terdahulu sudah di jelaskan induk / ratu pengganti akan melindungi calon ratu asli dari segala sesuatu yang membahayakan ( Kita pada saat mau memindah calon ratu di anggap musuh ) sampai usia mereka dewasa serta mengalami berkali kali fase. Induk pengganti akan mengawal mereka selalu setiap saat.

Bagaimana cara memindahkan calon-calon ratu agar tidak di bantai sebagian semut prajurit-pekerja di sisi lain agar induk / ratu pengganti tidak mengumumkan perang terhadap mahluk asing dengan mengirim sinyal tanda sangat bahaya....??

Caranya...Anda harus memindahkan induk / ratu pengganti sebagian ke toples yang akan di tempati calon ratu asli. ( Ciri fisik dan lain-lain silahkan anda baca pada postingan terdahulu tentang siapakah Induk / Ratu pengganti dan bagaimana ciri fisiknya ). Jika anda memahami ciri fisik kematian massal terhadap calon ratu juga kematian massal terhadap semut prajurit - pekerja dapat terhindari.

Demikian postingan kali ini tentang Beternak Tanpa Ratu. Ketemu lagi pada postingan lain 


Semoga bermanfaat..!!!


Salam Hormat 



BAGI MEMBER REPUBLIK KROTO ( LKP. LASKAR KROTO ) BILA ADA YANG KURANG JELAS / BELUM ANDA FAHAMI PENJELASAN DETAIL BISA ANDA DOWLOAD DI LINK YANG SUDAH KAMI SEDIAKAN ( LINK DAN PASSWORD BISA ANDA DAPATKAN DENGAN MENGHUBUNGI 0853 3035 3327 . JANGAN LUPA SEBUTKAN NAMA,  ALAMAT SEPERTI DATA PERTAMA KALI ANDA ORDER E-BOOK DAN BIBIT KEPADA KAMI . TERIMA KASIH ) 

     






Beternak Tanpa Ratu 2

Hallo apa kabar semua.... malam hari ini...dari kandang reyot pangkalan Republik Kroto di Lamongan Jawa Timur...akan melanjutkan membahas Beternak Tanpa Ratu.

Silahkan anda amati  3 ( Tiga ) foto di bawah ini.
 


Hal apa yang yang bisa kita simpulkan, dari ketiga gambar di atas ?. 

Betul sekali......Semut rangrang tanpa ratu menghasilkan telur-telur calon ratu dan sudah mengalami fase dari Larva menjadi Pupa.

Seperti tulisan saya sebelumnya tentang Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu memang  beternak tanpa ratu  bisa dan di mungkinkan meskipun tanpa keberadaan figur ratu.( Lurah, Bupati, Walikota,Gubernur atau Presiden = Dalam Dunia Nyata )

Gambar di atas sudah menunjukkan ciri-ciri anatomi semut pekerja yang bisa menggantikan figur ratu sebagaimana saya paparkan di postingan Cara Membuat Elemen Pengganti Ratu.   ( Silahkan di baca detailnya....!!!!)

Sekarang mari kita kupas masalah apa yang akan timbul setelah kita mendapatka larva,pupa, dan calon ratu dari proses tangkaran kita, yang hanya mengandalkan semut pekerja-eks.pengawal ratu yang beradaptasi sehingga berubah rangka telurnya ( Bisa Bertelur ).

Sebelumnya silahkan di baca postingan saya tentang Beternak Tanpa Ratu. Pada postingan beternak tanpa ratu sudah saya jelaskan secara detail dari sudut pandang kaca mata ilmiah.

Sekarang mari kita kembali pinjam istilah manusia supaya enak di nikmati dan saya sendiri enjoy dalam menyuguhkannya. 

Perkelahian / pertikaian / petengkaran yang menyebabkan jatuh korban di kedua belah pihak koloni semut tersebut pemicunya adalah ZAT FEROMON.

Inti dari postingan Beternak Tanpa Ratu Bagian 1 adalah :

Akan terjadi perkelahian / pertikaian / pertengkaran SESAMA KOLONI / SATU KOLONI bila Pupa sudah berubah fase menjadi Calon Ratu.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? 
Karena adanya perbedaan zat feromon. 

Pada semut mana yang berbeda zat feromonya, kan mereka satu koloni. dan sejak awal sudah bersatu.?
Perkelahian ini akan terjadi bila Pupa sudah berubah fase menjadi Calon Ratu. Pada saat ini...induk / ratu pengganti ( Semut pekerja - eks pengawal ratu asli beradaptasi rangka telur ) Akan berusaha melindungi telurnya yang sudah berubah bentuk menjadi calon ratu dari serangan para semut prajurit dan semut pekerja.

Kenapa semut prajurit dan semut pekerja mau menyerang calon ratu yang di hasilkan dari telur temannya sendiri ( Ratu pengganti ) ?  
Hal ini di karenakan sinyal yang di lepaskan oleh semut prajurit dan semut pekerja tidak di jawab dengan sinyal yang sama oleh para calon ratu. Akibatnya....semut prajurit dan semut pekerja menganggap calon- calon ratu itu berasal dari lain koloni. Dan harus di musnakan / di matikan.

Terus sinyal yang di maksud tadi sinyal apa ? 
Sinyal yang di maksud adalah sinyal yang di hasilkan zat feromon

Kenapa bisa berbeda zat feromonnya padahal satu koloni dan induknya ( Yang bertelur ) awalnya juga teman ? 
Perbedaan sinyal zat feromon yang di miliki para calon ratu di pengaruhi oleh Feromon dasar dalam proses diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.

Siapa dalam hal ini kasta reproduktif  ? Kasta Reproduktif dalam hal ini adalah para calon ratu yang akan melanjutkan regenerasi kedepannya.

Terus....kenapa kalau di alam bebas aman-aman saja.....meskipun tanpa hadirnya ratu asli. hanya ratu pengganti yang ada.
Jawabanya Karena Ratu Pengganti sudah Take Action ( Hehehehe )

Take actionnya Ratu Pengganti bagaimana di alam ? Dan apakah sama perlakuannya seperti pada saat kita tangkarkan di toples yang hanya berhaga Rp.7500,- ( Lumayanlah pakai toples daripada Admin Republik Kroto yang hanya pakai botol eks. air mineral )

Silahkan di fahami dulu.....!!!

Jawabannya take action ratu pengganti akan di paparkan pada postingan mendatang. Terima kasih sudah berkenan mampir bin singgah di blog gratisan ini. Semoga ada sedikit guna serta manfaatnya bagi penulis juga bagi rekan-rekan calon peternak pun peternak kroto senior.


Terima Kasih  Salam Sukses...!!!

Beternak Tanpa Ratu

Selamat malam semua..malam ini Republik Kroto mau sedikit memberikan gambaran seberapa maksimal beternak tanpa ratu meskipun kita sudah mempunyai elemen beternak pengganti ratu.
Sebelumnya mohon di baca dua tulisan kami yang terdahulu.

  1. Cara Beternak Tanpa Ratu
  2. Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu
Sekarang yang menjadi pertanyaan kita bersama...Seberapa maksimalkah beternak semut rangrang penghasil kroto tanpa hadirnya figur panutan dalam hal ini ratu semut rangrang di dalam elemen koloni tangkaran kita ?
Sebelum saya memaparkan panjang lebar,saya punya peribahasa yang saya ambil dari kumpulan peribahasa.

Seperti Anak Ayam Kehilangan Induknya

Peribahasa di atas contoh gambaran dimana suatu kumpulan atau kelompok yang kehilangan sosok seorang pemimpin sehingga akhirnya bingung harus melakukan apa.

Dan peribahasa di atas sangat relevan dengan keadaan koloni semut rangrang tanpa ratu. Meskipun ada elemen pengganti tetapi dari sisi operasional pencapaian target keberhasilan sangatlah kecil. Dengan kata lain Beternak semut rangrang yang tidak lengkap tetap berpengaruh dengan hasil akhir. Kalau kita tidak segera melengkapi elemen yang di butuhkan bisa di pastikan lamat laun akan berkurang koloni tangkaran kita.

Bagi anda yang ingin memulai beternak tanpa ratu ( Ingat:  " Memulai " bukan " Coba-Coba / Mencoba", anda akan di hadapkan situasi di bawah ini :

Usia tangkaran anda masuk 2 bulan atau lebih akan muncul telur / kroto besar-besar ( Calon Ratu).
 
Pada situasi seperti ini ada dua hal yang menyebabkannya, Bisa karena telur-telur itu masuk ke dalam toples tanpa sepengetahuan kita ,  Karena wujud sangat kecil, bulat tirus menyerupai tepung kanji/ tapioka. Bisa di bawa sendiri  oleh semut masuk ke dalam toples atau tercampur pada tepung kanji/ tapioka yang kita gunakan untuk pengaman saat karantina ( Jenis karantina ada berbacam - macam cara ) . Yang kedua sebagian semut pekerja - pengawal mengalami fase perubahan rangka telur ( Adaptasi ).
Di fase ini biasanya peternak yang kurang faham akan gembira, senang hatinya , suka cita karena akan mempunyai ratu yang selama ini di idam-idamkan.

Kroto besar berubah jadi calon ratu bersayap warna coklat 

Pada situasi ini...anda yang memulai beternak tanpa ratu haruas jeli dan sigap. Jeli maksudnya apa ? Maksudnya anda harus sering-sering memantau keadaan semut tangkaran anda.Serta harus cepat mengambil inisiatif tindakan penyelamatan. Bila terjadi kematian pada sebagian calon ratu dengan ciri seluruh kaki hilang, kepala terpisah dari badan. Sebagian semut pekerja membawa potongan tubuh calon ratu mondar mandir.

Bila situasi ini anda alami...tindakan yang haruas anda lakukan adalah memisah koloni semut tangkaran anda secara manual. Membagi menjadi beberapa toples.

Bila anda biarkan situasi itu berlanjut saya menjamin 100% semut tangkaran anda akan habis pelan-pelan juga calon-calon ratu akan mati mengenaskan.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? Hal ini terjadi karena pertengkaran satu koloni. ( Bingung Anda....??? )
Begini ceritanya.......!!!!

Mungkin anda pernah mendengar atau membaca perkelahian berbeda koloni semut rangrang???.Tapi pertanyaannya sekarang pernahkah anda mencari sebab pertikaian dua atau lebih koloni semut rangrang tersebut. Gerangan masalah apa yang menyebabkannya / memicunya sehingga terjadi perkelahian ???

Perkelahian / pertikaian / petengkaran yang menyebabkan jatuh korban di kedua belah pihak koloni semut tersebut pemicunya adalah ZAT FEROMON.
Sebelum kita bahas perkelahian yang di sebabkan zat feromon, alangkah baiknya kita memahami dulu apa zat feromon itu dan berapa jenis zat itu.

Sumber Wiki menyebutkan :

Feromon (bahasa Yunani: phero yang artinya pembawa, dan mone bermakna sensasi) adalah sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual pada jantan maupun betina.
Zat ini berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh makhluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi. Berbeda dengan hormon, feromon menyebar ke luar tubuh dan hanya dapat memengaruhi dan dikenali oleh individu lain yang sejenis (satu spesies).

Semut rangrang , menghasilkan feromon dasar ( Sebagai alat Navigasi ) untuk menarik teman-temannya bergotong-royong mengangkut makanan dari tempat yang jauh ke sarang mereka. Itu sebabnya kita sering melihat semut berjalan beriring-iring. ( Feromon sebagai alat Navigasi ) . Di lain kesempatan kita juga merasakan gigitan semut rangrang sakit dan perih. Juga kalau kita mendekatkan hidung pada toples / sarang jarak satu jengkal...pasti kita akan merasakan bau menyengat akibat zat feromon di lepaskan ke udara oleh semut-semut rangrang sebagai tanda bahaya juga pengalihan konsentrasi. ( Feromon dasar sebagai pertahanan diri dari musuh )

Feromon dasar juga berperan dalam diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.

Diferensiasi adalah proses pematangan sel primitif ke dalam jenis-jenis sel khusus fungsional tubuh seperti ketika sel induk darah menghasilkan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.  

Nah....makin pusing kan....?? Terus hubunganya dengan beternak kroto tanpa ratu apa mas???? Nanti....Akan di jelaskan pelan-pelan. Yang pasti saya sudah menjelaskan "Nyerempet dikit-dikit " Ilmiah. ( Jaga-jaga  barangkali ada yang Interupsi...Hehehehe...!!!)

BERSAMBUNG





Mencari Ratu Ke Pasar Burung

Selamat malam semua...Apa kabar....?? Tentunya baik bukan...!!! Semoga kesehatan selalu dan senatiasa di kucurkan Tuhan Penguasa Semesta Alam Raya kepada kita semua. Amien...!!!

Membaca judul postingan " Mencari Ratu Ke Pasar Burung " kalau kita terjemahkan....................

Suatu kegiatan mencari ratu yang akan di gunakan untuk melengkapi elemen ternak semut rangrang, dengan pengharapan bisa bertelur.

Tapi kenapa ke pasar burung??

Mungkin...mungkin...loh...sebagian teman-teman berfikiran di pasar burung ada yang jual kroto ( bisa membeli calon ratu dari kumpulan kroto yang di jual penjual kroto) minimalnya ini....... dan maksimalnya akan ketemu pencari kroto konvensial ( Bisa minta tolong...untuk mencarikan ratu semut rangrang ).

Betul , pemikiran semacam itu tidak salah...hanya saja bagi saya KURANG BENAR.
Terus benarnya gimana Mas ? Harus Beli di Republik Kroto gitu ? Kalau begitu enak di Mas... bisa Koprol sambil bilang WOOWW....!!!!

Tidak kawan....saya menulis postingan kali ini sama sekali tidak menggiring anda semua untuk berhenti berusaha / berikhtiar mencari solusi dalam beternak kroto supaya berhasil. Bukan lantaran kami menjual bibit kroto siap tangkar dengan harga murah dengan  berbagai bonus...tapi memang ada teman-teman yang kirim email kepada kami.

" Mas....saya sudah 3 bulan ternak semut rangrang dan saat ini saya sudah punya 17 toples, tapi kenapa tidak berkembang..minimal bertelur...malahan ratunya mati mengenaskan kakinya hilang semua. Adakah saya salah dalam memelihara.... setahu saya,, makannya rutin sampai menumpuk, minuman air gula selalu siap setiap saat ( kayak rexona ),. kebersihan saya jaga dengan membersikan pakai kuas " Di mana letak kesalahan saya?????

Penggalan email yang di kirim salah satu rekan yang juga sedikit saya lebay-kan bahasanya. Mari kita cermati.. di sudut mana kekurang-benaran teman yang ternak semut rangrang dari ilustrasi email di atas.

Terjadilah tanya jawab antara saya dengan teman yang kirim email ini..istilah kerennya investigasi.Dan setelah satu jawaban di utarakan teman ini saya langsung dapat jawabannya.

Apakah itu....??

Teryata teman ini beli calon ratu dan ratu operasional di pengepul / penjual kroto di pasar burung daerahnya. Juga pesan dari pencari kroto konvensional. Terus calon ratu juga  ratu operasional tersebut di campur dengan semut prajurit / pekerja hasil buruannya beberapa bulan yang lalu. Karena girang campur bahagia si teman ini tidak mengamati secara seksama. Saya yakini sepeninggal teman ini  dari kandang ternaknya.,calon ratu dan sebagian sudah ratu operasional di bantai laskar semut rangrang.dengan menarik kaki ke segala penjuru ( seperti dendeng hihihihi ).

Saya tidak menyalahkan tindakan teman saya di atas karena kurang tahu dan mungkin sangat antusias dalam menjalankan usaha beternak kroto. Hanya saja caranya yang kurang benar. Mencari calon ratu juga ratu operasional yang sudah belajar bertelur boleh-boleh saja di pengepul / penjual kroto atau mohon bantuan pencari kroto tradisional. Tapi ingat cara mencampurkan dengan koloni semut pekerja-prajurit tidak semuda membalik telapak tangan. ( Ambil, masukkan di toples terus anda anggap selesai.) Salah besar anda kalau melakukan yang demikian.

Semut rangrang adalah hewan "Sosial Sejati " MAKNANYA APA SEMUT RANGRANG KOK DI BILANG HEWAN SOSIAL SEJATI???
Di sebut hewan sosial sejati karena : Dalam kehidupannya sudah tertata rapi , terorganisir dengan sistimatik.Serta di jalankan sesuai tupoksinya masing-masing tanpa rasa iri dan dengki.

( Makanya saya pernah menulis artikel di media Kompas " Wakil rakyat Indonesia tidak perlu studi banding ke luar negeri, cuma menghabiskan anggaran. Cukup pergi ke hutan yang di tinggali segerombolan semut rangrang dan mau belajar dari kehidupan semut rangrang tersebut" )

Kembali ke bahasan....semut rangrang dalam kehidupannya tidak "ngawur". Semua di lakukan secara terorganisir dari hal terkecil sampai hal terbesar. Mereka melakukan hal-hal secara sistimatis dengan mengedepankan jiwa kegotongroyongan, tidak mau di ganggu juga tidak menggangu, mempunyai satu pemimpin besar ( Master Ratu ) yang membawahi puluhan ribu kilometer koloni. Semua tunduk dan patuh.Berjalan pada tugas pokok masing- masing tanpa mencampuri satu di antara lain.Semua di lakukan saling mensupport.

Sederhananya begini kalau anda masih bingung. Saya gambarkan dengan pinjam istilah kehidupan manusia.

( Semua nama , istilah dan paparan penjelasan versi Republik Kroto. Mohon maaf kalau istilah agak menyimpang dari yang selama ini anda pahami )

Lanjut.....!!!!

Saya gambarkan kehidupan semut rangrang ini di Republik Kroto. Republik kroto mempunyai Presiden. Selain sebagai Kepala Negara Presiden Republik Kroto merangkap sebagai Kepala Pemerintahan.



Foto Presiden Republik Kroto 

Presiden Republik Kroto mempunyai bawahan yang di sebut Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Para Gubernur Republik Kroto memimpin sebuah Ibu Kota Propinsi ( Koloni = Scope / Cakupan Besar )

 Foto Gubernur Republik Kroto 


Presiden Republik Kroto juga mempunyai bawahan yang di sebut Bupati / Walikota.. Kepala Daerah Tingkat II.Para Bupati / Walikota memimpin Ibu Kota Kabupaten / Kotamadya . ( Koloni = Scope / Cakupan Sedang)



Foto Bupati / Walikota Republik Kroto

Nah,....dari ilustrasi yang coba saya peragakan, dapat kita ambil simpulan...Gerangan ketidakbenaran apa yang di lakukan teman peternak yang kirim email mengadu kepada kami.

Teman saya tadi kurang benar dalam meletakkan Bupati / Walikota Republik Kroto. Bagaimana tidak di teror sampai di bantai masyarakat semut rangrang. Pemimpin Wilayah / Koloni Daerah A di paksa memimpin Wilayah / Koloni Daerah B.
Selain melanggar aturan kehidupan yang di bangun masyarakar semut rangrang ( Mungkin sudah puluhan ribu tahun yang lalu ) Mari kita pinjamkan istilah atau gambarkan di kehidupan sehari-hari dengan mengacu pola kehidupan semut rangrang yang cenderung Ber-Idiologi Sosialis

Sistem kehidupan sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Semua aspek elemen kehidupan sehari-hari dianggap sebagai milik bersama, tapi bukan berarti harus dimiliki secara sepenuhnya secara bersama, semua aspek elemen hidup boleh dimiliki secara pribadi masing-masing, dengan syarat boleh digunakan secara Sosialis, mirip dengan gotong-royong sebenarnya. 

Jadi sangat kurang benar...tindakan meletakkan / mencampur calon ratu / ratu operasional ( Gubernur,Bupati dan Walikota Republik Kroto pada daerah / wilayah / koloni YANG BUKAN daerah kekuasaannya.

Kecuali yang kita letakkan / campurkan itu Master Ratu ( Presiden Republik Kroto ) Tidak butuh waktu lama masyarakat Republik Kroto akan dengan senang hati - suka cita menerimanya

Cara kedua dengan TETAP  meletakkan / mencampur MENGGUNAKAN kaidah / aturan / Trik tapi dalam hal ini butuh waktu serta tingkat keberhasilahannya sangat kecil tergantung ketelatenan peternak.

Inti dari semua paparan penjelasan saya di atas adalah :

  1. Silahkan berusaha / berikhtiar melengkapi elemen ternak anda dengan daya serta upaya yang tidak kenal lelah.....tapi ingat ada cara - kaidah khusus dari mulai meramu, meracik, mencampur sampai menikmati hasil ternakan anda.
  2. Beternak semut rangrang itu mudah, murah tapi jangan anggap hewan ternak anda ini murahan. Mereka lebih baik mati dari pada hidup salome.( Satu lubang rame-rame ) dari campuran berbagai daerah / berpuluh puluh koloni.
  3. Yang namanya hewan tetap hewan. Kita hanya bisa mengamati dan mencermati dari pola kehidupan mereka.Hari ini begini hari esok begitu.Semoga kelak... kehidupan hari ada anak bangsa yang bisa menyempurnakan beternak kroto yang efisien dan efektif.
Sekelumit paparan saya semoga ada guna dan manfaatnya, mohon ma'af bila ada kesalahan. Ketemu lagi di postingan mendatang.

Semoga Sukses 




Salam Hormat.



Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu





Apa kabar anda semua hari ini..?? Kami harap anda semua dalam keadaan sehat dan semua masalah yang membebani anda terselesaikan satu demi satu. Amin...!!

Melanjutkan postingan terdahulu Cara Beternak Tanpa Ratu  sebagian sudah saya singgung mengenai beternak semut rangrang tanpa ratu, memang bisa / di mungkinkan tetapi tidak semua semut rangrang dalam hal ini semut prajurit bisa menggantikan ratu untuk bertelur. Harus ada perlakuan khusus dari mulai mencari elemen ternak di alam bebas, masa karantina sampai pemeliharaan.

Bagi rekan-rekan yang belum membaca postingan Cara Beternak Tanpa Ratu  silahkan membaca dulu.

Sekarang mari kita membahas Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu.

Adapun tahapan yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :
  1. Cari elemen semut rangrang ( Prajurit ) dengan ciri-ciri : agresif, badan kelihatan gemuk ( sisi mencolok terlihat pada bagian perut dan pantat warna coklat merah kehitaman ) antena sedikit pendek dan besar ada guratan seperti cincin melingkar di bagian perut hingga pantat ( semakin banyak semakin baik = artinya siap untuk kita karantina jadi pengganti ratu untuk bertelur ) . Anda bisa dapakan elemen semut prajurit ini di tempat yang kurang terkena sinar matahari. 
  2. Kalau sudah ketemu...seperti biasanya bersihkan dari daun-daun sarang alam bebas, kalau sudah  masukkan ke toples.... rumusnya satu sarang satu toples. artinya jangan meletakkan beberapa sarang dalam satu toples yang sama ( Di khawatirkan tidak cocok lalu berantem meskipun satu koloni ( satu pohon misalnya ) tetap... jangan di campur.
  3. Karantina semut yang sudah ada di toples itu selama kurang lebih setengah sampai satu jam. bagian atas toples yang terbalik beri penutup apa saja ( bisa koran, kertas dll = fungsi membuat suasana gelap untuk bersembunyi sesuai dengan insting para semut ) hal ini di lakukan agar mempercepat semut- semut berkumpul di bagian atas. Kenapa harus berkumpul di bagian atas ?? supaya pada saat kita buka pintu keluar / masuk yang bagian bawah semut tidak banyak keluar. Di takutkan semut semut keluar toples beringas dan akibatnya bisa lompat / menjatuhkan diri ke lantai. INGAT......semut yang kita karantina / ini semut dengan tingkat agresif lebih tinggi dari pada yang lain karena mempunyai ciri seperti yang saya uraikan di atas. ( Atau di postingan terdahulu )
  4. Letakkan toples - toples di tempat gelap ( bisa rak model lemari atau di ruangan tanpa penerangan. Lebih baik kalau punya rak model lemari yang ada pintu untuk buka dan tutup ( Silahkan berimprofisasi )
  5. Setelah setengah atau satu jam buka lakban pintu masuk di toples yang bagian bawah sedikit demi  sedikit,  jangan langsung, kondisikan kalaupun semut keluar posisi antri. Dan yang perlu anda siapkan air minum berupa campuran gula pasir dan air sudah menunggu di depan pintu masuk. ( Kalau hal ini anda lakukan Isya Allah agak bisa di ajak kompromi semut-semut dari naluri beringasnya = Keluar sudah antri dan kalaupun sudah di luar toples menu minuman segar sudah tersedia...Gitu...!!! ).
  6. Untuk pintu keluar masuk bagian atas silahkan anda buka jika semut-semut sudah tenang.
  7. Penting....!!!! JANGAN DI KASIH MAKAN SELAMA KARANTINA, TAPI MINUMAN AIR CAMPUR GULA PASIR SEDIKIT KENTAL HARUS SIAP SETIAP SAAT.
  8. Kalau anda mempraktikkan sesuai dengan runtutan seperti yang saya jelaskan dari mulai memilih bibit dengan ciri-ciri seperti di atas, memperlakukan tahapan karantina saya yakin dalam sepekan anda sudah mendapatkan pengganti ratu untuk siap bertelur.
BAGI MEMBER REPUBLIK KROTO ( LKP. LASKAR KROTO ) BILA ADA YANG KURANG DI MENGERTI ATAU BELUM DI FAHAMI SILAHKAN HUBUNGI 0853 3035 3327 UNTUK MENDAPATKAN PENJELASAN DETAIL.
Semoga bermanfaat sampai ketemu di postingan mendatang


Salam Sukses

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting