Metode/ Teknik Baru Dalam Beternak Semut Rangrang... Belajar Dari Kekurangan Metode Lama..Kami Hadir Di Tahun 2015 ini Mengusung Pola - Teknik Terkini .Silahkan Bergabung ( http://laskarkroto.com )
Tampilkan postingan dengan label Tips Seputar Ternak Kroto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Seputar Ternak Kroto. Tampilkan semua postingan

Tips Ternak Kroto Murah

Selamat malam kroto lover, apa kabar teman-teman? saya berharap anda semua dalam keadaan baik. Malam ini Republik Kroto akan memberikan sedikit Tips Ternak Kroto Murah. Tips ini barangkali bisa jadi obat semangat bagi teman-teman yang masih beranggapan bahwa beternak semut rangrang itu butuh modal banyak untuk secepatnya menghasilkan atau minimal mengembalikan modal awal. Sehingga menyurutkan niat dari "Ma'af" rekan yang bermodal pas-pasan karena harus di subsidikan ke pos yang lebih utama / lebih penting.

Postingan kali ini kami berharap bisa di pakai acuan / referensi memulai beternak kroto dan dari sudut biaya alias modal bisa di tekan sedemikian rupa.

Sekedar mengingatkan saja, di Republik Kroto postingan satu dan yang lain kami buat saling bertaut satu dengan yang lain, baik dari dari sisi html maupun isi yang terkandung di dalamnya. Artinya... anda yang sempat singgah di Republik Kroto dan berstatus baru akan memulai beternak di harapkan berkenan membaca postingan lama di lanjutkan membaca postingan baru. Apa lagi bisa membaca dari awal blog gratis ini di buat alangkah lebih baik. Harapan kami tidak muluk dan juga inti saran ini supaya anda yang baru memulai beternak tidak bingung dengan banyaknya artikel yang beredar di dunia maya notabene mempunyai cara sendiri dalam menghidangkan artikel mengupas ternak semut rangrang yang banyak sekali dinamika di dalamnya.  Apalagi di tambah anda hanya membaca postingan baru milik Republik Kroto saya kira anda akan susah mengikuti / memahami.

Baiklah teman-teman, mari kita memulai membahas Bagaimana sih cara beternak semut rangrang yang murah meriah tapi tetap menghasilkan kroto super tentunya tidak murahan kualitasnya.

Perhatikan foto di bawah ini :


<img src="ternak kroto murah.jpg" alt="ternak kroto murah tips republik kroto">

Dari ilustrasi foto di atas dapat kita ambil sebuah simpulan bahwasannya beternak semut rangrang yang menghasilkan kroto super tidak harus dengan biaya mahal. Foto yang kami tampilkan di atas adalah keadaan 6 ( enam ) hari setelah bibit di ambil dari alam dan di karantina serta di pelihara di rak pengaman ganda.

Bagaimana teman-teman calon peternak kroto ada sebuah gambaran sekarang ?

Betul sekali...beternak kroto memakai media botol bekas air mineral juga mampu menghasilkan kroto dengan kualitas super.

Terus bagaimana caranya...itu yang penting Mas...!!!

Caranya cukup mudah, perlakuannya sama dengan beternak memakai media toples. Yang membedakan wujud media saja satu memakai toples satunya pakai botol bekas air mineral.

  • Siapkan ruangan ternak dengan syarat-syarat minimum ruangan standar ternak koto yang sudah berulang kali kami bahas di postingan terdahulu ( Silahkan di baca Republik Kroto dari awal jangan sepenggal-sepenggal )

    <img src="rak ternak kroto pengaman ganda.jpg" alt="rak ternak kroto pengaman ganda tips republik kroto">

  • Silahkan berburu Bibit Ternak Kroto Unggul atau kalau budged dana ada, silahkan membeli bibit ternak kroto yang sesuai dengan keinginan anda ( Sudah banyak penjual bibit ternak kroto betebaran di dunia maya, tinggal telepon / sms. Biasanya area pulau Jawa paling lambat 12 jam perjalanan )

    <img src="bibit kroto.jpg" alt="bibit kroto tips republik kroto">

  • Pelihara dengan metode yang paling anda anggap bagus ( Silahkan membeli panduan bisa berupa E-book , VCD/DVD bahkan pelatihan yang bisa anda dapatkan sesuai dengan keinginan, tinggal searching di mas google, ilmu beternak kroto akan segera anda dapatkan )

    <img src="LKP.Laskar Kroto.jpg" alt="LKP.Laskar Kroto Lamongan">

Bagaimana target capaian panen kroto memakai media botol bekas air mineral ini ? Hasil yang anda akan dapatkan hampir sama dengan yang memakai media ternak toples. Dengan syarat anda memelihara memakai metode yang benar.
Coba bayangkan,...kalkulasi berapa biaya yang bisa teman-teman tekan beternak memakai media botol bekas air miniral ini. Kalau satu toples harga di pasaran saat ini kurang lebih Rp. 7.500,- ( Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah ) berarti kalau kita belikan botol eks. air mineral mendapat 15 botol.( Harga botol eks. air mineral kurang lebih Rp 500,- ( Lima Ratus Rupiah )  Wow......!!!
Kalau memakai toples uang Rp. 7.500,- ( Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah ) teman-teman cuma mendapatkan satu toples tapi kalau teman-teman membelanjakannya untuk beli botol bekas air mineral mendapat 15 ( Lima Belas ) botol.

Nah...tibalah saatnya di ambil suatu kesimpulan bahwasannya beternak semut rangrang yang bisa menghasilkan kroto dengan kualitas baik, tidak harus MAHAL atau MEWAH. Alokasikan dana beternak kroto anda untuk hal-hal yang bisa menambah kecepatan pengembalian modal awal, jangan ajak laskar semut anda bermewah mewahan.
Yang paling penting adalah anggapan bahwa beternak semut rangrang mahal menurut kami kurang benar. Buktinya dengan memakai barang bekas saja juga menghasilkan kroto yang target capaian pada saat panen hampir sama dengan yang memakai toples.
Ingat teman-teman dalam beternak semut rangrang penghasil kroto media bukan satu-satunya syarat keberhasilahan tetapi bagaimana kita mampu membuat suasana ( ruangan tangkar, media isolasi dan lain-lain ) bisa sama dengan keadaan sarang semut itu sendiri di alam. Minimal mendekati sudah sangat bagus.
Beternak semut rangrang sampai hari ini tidak ada standarisasi wajib yang di lakukan peternak. Intinya kita hanya memindah unsur-unsur yang semut dapatkan di alam ke area tempat ternak. Selebihnya biarkan semut-semut itu sendiri melanjutkan kehidupannya. Jangan membuat repot kegiatan beternak anda dengan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehidupan semut rangrang di alam bebas, nantinya akan membuat anda pusing sendiri. Biarkan kegiatan beternak mengalir apa adanya. Tugas kita sebagai peternak hanya MENGGANTI unsur-unsur yang semut dapatkan di alam DENGAN unsur pengganti yang bersifat semi alami. 

Rumus beternak semut rangrang yang menghasilkan kroto super adalah :

Copy unsur kehidupan semut di alam bebas + Paste di area ruang tangkar/ ternak = Kroto Melimpah

Demikianlah sedikit  Tips Ternak Kroto Murah dari Republik Kroto semoga bermanfaat, ketemu lagi di lain kesempatan dengan Tips Serta Trik Cara Beternak Kroto yang lain.


Salam Hormat

Ternak Kroto Bibit Unggul

<img src="bibit ternak kroto.jpg" alt="bibit ternak kroto produksi republik kroto">


Hallo apa kabar anda semua. Semoga kabar anda semua dalam keaddaan baik. Malam ini kembali Republik Kroto mau mengajak teman-teman belajar bersama sama bagaimana cara beternak semut rangrang yang menghasilkan kroto. Selain ikut serta melestarikan salah satu ekosistim yang hampir punah di sudut lain kita akan mendapat tambahan rejeki meski awalnya hanya untuk membantu beli bumbu dapur ibunya anak-anak.

Baiklah teman-teman postingan kali ini saya sengaja kembali mengulas bibit beternak kroto dan ada unsur sengaja saya beri judul postingan ini Ternak Kroto Bibit Unggul.

Sama halnya seorang petani yang akan memulai menggarap lahan sawahnya pastilah menyiapkan bibit dengan kualitas serta kuantitas baik. Baik dalam hal ini menurut versi masing-masing. Begitu pula dalam beternak semut rangrang penghasil kroto peranan bibit yang mempunyai kualitas dan kuantitas baik sangat memegang peranan penting dalam perjalanan proses penangkaran kedepannya.
Bibit yang baik, bibit yang unggul di harapkan akan menghasilkan hasil yang baik pula dengan volume yang melimpah.

Bibit kroto yang unggul adalah bibit kroto yang di hasilkan dari perjalanan panjang mulai survey wilayah atau area tempat kita mengambil sebagian sarang dari alam bebas, proses karantina kurang lebihnya tiga  kali tahapan dan yang terpenting dari hasil perkawinan unggul yang dari sisi anatomi bisa kita lihat kebongsoran tubuh semut-semut tangkaran kita.

Bibit ternak kroto yang unggul akan menghasilkan kroto putih bersih dan kering. Selain dari bibit yang berkualitas bagus asupan makanan dan minuman memegang peranan penting juga.

Berikut sedikit ciri-ciri bibit ternak kroto yang mempunyai kualitas unggul versi Republik Kroto

    <img src="bibit ternak kroto murah.jpg" alt="bibit ternak kroto murah produksi republik kroto">.jpg" alt="ternak kroto murah tips republik kroto">
  1. Rata- rata bibit ternak kroto unggul diambil dari pohon yang menjulang tinggi minimal 7 ( Tujuh ) meter.
  2. Satu pohon terdiri dari satu sarang utama dan lima sarang turunan ( Satu kantor pusat dan 5 kantor cabang )
  3. Pohon tempat bersarang jauh dari lalu lintas atau keramaian ( Bisa di hutan atau di kebun pohon )
  4. Pada sarang turunan kedua akan kita dapatkan puluhan ratu status Bupati yang akan berfase menjadi ratu status Gubernur ( Biasanya pada musim pancaroba )
  5. Pada koloni cakupan besar terdapat Master Ratu yang tempat bernaungnya ada di pohon bagian tengah di apit beberapa pohon yang mempunyai ciri khusus jumlah sarangnya.
  6. Semut prajurit / pekerja mempunyai ciri morfologi dan anatomi  ( Badan gemuk, pantat hitam kehijauan , reflek sensitif, antena selalu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam pada saat ada musuh menghampiri, jika menggigit meninggalkan bekas cengraman dan rasa perih, pada semut prajurut tidak akan melepaskan gigitannya sampai mati..meski kepala pisah dari badan )
  7. Peka terhadap sinar
  8. Lebih suka di tempat gelap.
  9. Proses perkawinan mencari tempat atau area yang mempunyai kadar keasaman nol atau mendekati.
  10. Sarang rata-rata ada di bagian sisi belahan barat pohon.
  11. Zat feromon tempat meletakkan kroto ( gamet ) tidak tembus pandang, tebal dan kusam 
  12. Kroto yang ada putih bersih dan kering
  13. Bila ada musuh lebih bersifat  mandiri dalam menghadapi.

Itulah rekan-rekanku sekalian sedikit ciri-ciri bibit ternak kroto yang mempunyai kualitas unggul versi kami dari Republik Kroto.

Apa harapan kami kepada teman- temanku sekalian para peternak kroto khusus peternak pemula, tidak lain agar jangan sembarangan ( Asal comot ) mengambil bibit dari alam. Misalnya hari ini jalan-jalan ketemu sarang di pinggir jalan terus di boyong kerumah. Apalagi sarang tersebut ketinggiannya lebih rendah dari kita berdiri. Saya bisa pastikan semut yang anda boyong kerumah adalah semut-semut muda yang rentan mati.

Ciri-ciri bibit ternak kroto yang perlu anda hindari adalah sebagai berikut :

  1. Sarang ada di pohon pendek kadang di belukar. Dalam mengambilnya kita tidak butuh galah.
  2. Gamet tembus pandang serta tipis
  3. Kroto yang ada kecil- kecil dan agak basah 
  4. Bila ada musuh sebagian semut akan mengakitkan kaki satu diantara yang lain dan akan membentuk seperti seonggok tembakau dengan bau menyengat ( Pelepasan zat feromon ke udara secara bersama sama )
  5. Satu pohon biasanya tidak lebih dari tiga sarang dan berukuran kecil-kecil
  6. Dekat dengan keramaian.
  7. Tidak terdapat Master Ratu serta kecil kemungkinan kita menemukan ratu meski berstatus Bupati.
  8. Bila terpaksa menggigit tidak terlalu sakit serta mudah kita melepaskan dari gigitannya 

Demikian rekan- rekan sedikit ulasan tentang bibit ternak kroto, harapan kami semoga sedikit banyak bisa anda pakai untuk referensi dalam mencari / berburu bibit ternak kroto di alam bebas.
Ketemu lagi di lain kesempatan. Terima kasih sudah mampir di Republik Kroto


Semoga Sukses....!!!!!



Salam Hormat

Panen Satu Kilogram Lebih Perhari Bagian 1

<img src=ratu semut rangrang.jpg" alt="ratu semut rangrang ternak kroto bersama republik kroto">
Selamat siang semuanya....di manapun anda berada siang ini semoga kabar selalu dalam lindungan Tuhan penguasa semesta. Amin...!!!!

Seperti janji admin 1 Republik Kroto maka saya melanjutkan postingan siang hari ini membahas gambaran umum bagaimana " Panen Satu Kilogram Lebih Perhari ".

Panen Satu Kilogram Lebih Perhari sebenarnya sangat mungkin kita capai asalkan anda tahu tata cara serta trik beternak. Banyak sekali gambaran - gambaran beternak semut rangrang penghasil kroto yang menyesatkan saat ini...seperti contoh di bawah ini :

Satu toples ukuran 5 liter menghasilkan 1 kg perbulan.

Kalau ada iklan atau ajakan seperti itu saran saya jangan buru-buru di tanggapi dengan serius. Silahkan kalkulasi dengan ilmu matematika standar.Silahkan di tanyakan elemen ternak di dalam toples tersebut, bagaimana kelengkapannya ?? Apakah satu koloni atau berbeda koloni. Bagaimana status ratu dan di peroleh dari mana ratu tersebut...apakah terpisah atau dari satu koloni dan lain-lain.

Ada lagi yang berasumsi semakin besar toples / wadah semakin banyak menghasilkan kroto.

Asumsi atau pemikiran semacam ini bagi kami dari Republik Kroto sangat kurang benar. Kenapa saya bilang kurang benar ???

Ingat kawan semut rangrang dalam kehidupanya memakai sistim sosialis ( Sosialis Sejati ) yang mengarah pada paham komunis kalau di gambarkan dalam kehidupan manusia.

Semut rangrang di batasi dengan aturan atau kaidah-kaidah yang harus di taati di setiap lini kehidupan seharinya. Artinya apa. artinya kalau kita memasukkan jumlah pemimpin atau masyarakat ke dalam toples / wadah dengan ambang batas yang tidak dapat di toleransi koloni ( scope = ruang lingkup kecil ) semut rangrang bisa di pastikan sebagian akan di bantai secara massal tidak peduli itu ratu bupati, walikota, gubernur ataupun master ratu sekalipun juga semut prajurit pekerja akan berantem karena ruang lingkup / cakupan media melebihi ambang batas normal.

Kita juga tidak pernah temukan sarang semut rangrang di alam bebas sebesar drum misalnya. Maka kita juga dalam beternak harus bisa memberikan suasana hampir menyerupai keadaan di alam bebas. Jangan melakukan hal yang kontra dengan semut-semut itu sendiri.

Jadi tidak betul toples / wadah besar akan menghasilkan kroto banyak kalau elemen di dalamnya tidak dalam keadaan normal serta berfungsi pada tugasnya masing- masing.

Atau sekarang mari kita hitung pelan-pelan bersama-sama. Sebenarnya isi dalam satu toples itu bagaimana sih.....????
Dalam satu toples ( Dalam hal ini saya pakai media toples ukuran kapasitas 5 liter...karena sebenarnya tidak harus toples wadah pengganti lainpun boleh di pakai ternak ).

Di lanjut.....!!!

Pertama.....!!!!

Dalam satu toples ukuran kapasitas 5 liter berapakah ratu yang boleh bercokol di dalamnya?

Jawabannya tergantung ratu jenis yang mana.

Republik kroto dengan tulisan yang agak " Nyeleneh " sudah pinjamkan istilah kehidupan manusia untuk penggambaran ratu. ( Ada ratu status Bupati, Ratu status Walikota, Ratu status Gubernur, dan Master Ratu adalah Ratu status Presiden ) Silahkan baca postingan kami sebelumnya.

Dari kesemua ratu versi Republik Kroto manakah yang paling optimal dalam bertelur ?

Jawabannya Ratu status Gubernur yang akan mengalami fase menuju Master Ratu Tingkat 1. Jumlah telurnya dalam interval... periode... perubahan fase bisa mencapai kurang lebih 146 butir telur per 3 Jam.

Apa interval periode perubahan "fase" itu ?

Kata-kata interval periode perubahan "fase" = Hampir sama maknanya tapi sengaja kita satukan agar dalam menjelaskan/memberikan makna bisa utuh. Mohon maaf bagi anda yang ahli bahasa.
Interval periode perubahan fase adalah Suatu kondisi yang di alami ratu status gubernur yang akan berubah fase menjadi master ratu tingkat pertama dengan tanda bergantinya kulit atau istilah jawanya 'mrungsungi'. Dalam kondisi ini ratu status gubernur akan di kawini semut pejantan secara massal ( Kawin Gangbang ). Tanda yang lain yang dapat kita amati adalah per tiga jam sekali ratu status gubernur ini akan bertelur di sepanjang sisi tepi toples dengan meninggalkan gundukan telur-telur ( calon kroto/ kroto kecil-kecil )

Dalam beternak semut rangrang penghasil kroto dengan memakai media toples kita harus bisa membuat suasana seolah-olah semut rangrang tangkaran kita memperoleh suasana yang semut-semut dapatkan di alam bebas. Kita tidak bisa merubah sistim kehidupannya yang beraliran sosialis tapi kita bisa memanfaatkan kelebihan dari aliran sosialis ini.

Jumlah elemen tangkaran kita dalam satu toples / wadah juga patut kita perhatikan jangan terlalu berlebihan atau kekurangan elemen ternak di dalam toples tersebut. Hal ini akan sangat erat hubungannya dengan seberapa maksimal perolehan kroto tiap bulan per toplesnya.

Pada postingan mendatang saya akan berbagi tips mengenai elemen ternak dalam suatu wadah / toples.Postingan yang akan datang akan kita bahas jumlah maksimum minumum dari setiap ratu juga jumlah masyarakat ( semut pekerja/ prajurit ). Dengan harapan tidak kekurangan elemen ternak pun juga tidak kelebihan.

Demikian postingan siang hari ini untuk mendasari bagaimana kita bisa panen satu kilogram lebih perhari.

Terima kasih atas kunjungan anda di blog sederhana ini . Semoga bermanfaat.


Terima Kasih

Proses Karantina Elemen Semut Rangrang

Proses Karantina Elemen Semut Rangrang

Sebelum bibit semut rangrang di kirim ke alamat teman-teman yang sudah pesan. Kita juga melakukan karantina menyeluruh terhadap bibit yang akan di kirim tersebut.Memastikan semua elemen semut beradaptasi dengan baik di dalam toples.

Di bawah ini ada sedikit foto kegiatan karantina yang di maksud.

<img src="karantina bibit kroto.jpg" alt="karantina bibit kroto bersama republik kroto">

<img src="ternak kroto.jpg" alt="ternak kroto bersama republik kroto">

<img src="ternak kroto.jpg" alt="ternak kroto bersama republik kroto">

<img src="ternak kroto 01.jpg" alt="ternak kroto 01 bersama republik kroto">


Semoga berhasil rekan-rekanku calon peternak dan juga peternak semut rangrang. Memperoleh tambahan penghasilan dari kegiatan beternak ini, sekaligus mari kita sedikit berusaha menyelamatkan salah satu ekosistim yang tidak mungkin tidak akan punah kelak kemudian hari dari perburuan yang hanya menginginkan hasil tanpa memperhatikan keseimbangan alam. Semoga Tuhan penguasa semesta memudahkan dan melancarkan jalan kita dalam beternak semut rangrang ini. Amin


Salam Hormat.





Berburu Semut Rangrang 3

Melanjutkan Berburu Semut Rangrang mengenai persiapan sebelum berburu dan juga peralatan apa saja sebagian sudah kita bahas sedikit detailnya di postingan sebelum ini,

Maka sampailah kita mengupas point nomor 3 ( tiga ) :

3. Harus ada yang menemani kita saat berburu

Kenapa hal ini harus dan hukumnya wajib..??? Karena kita tahu semut rangrang adalah binatang agresif di mana bila terjadi gangguan dari luar puluhan hingga ratusan semut rangrang ( semut prajurit ) akan menyerang kita dengan tindakan akhir menggigit serta mengeluarkan cairan yang membuat kulit kita perih dan pedih. Tapi tidak bahaya bagi kesehatan bila di gigit semut rangrang ( versi kami  loh yang notabene orang desa sudah terbiasa dengan gigitan binatang apalagi cuma semut rangrang ) . Maaf kalau di suruh menjelaskan secara ilmiah saya kurang paham. Yang saya tahu cairan itu termasuk asam format sejenis asam lemah. Detailnya silahkan anda tanya di om google.

Kembali ke topik ya.....kenapa kita harus ada rekan yang menemani pada saat berburu / mengambil sarang semut rangrang dari alam. Intinya hanya memudahkan proses pengambilan di samping juga meringankan pekerjaan kita juga mengantisipasi kematian semut rangrang itu sendiri.
Silahkan bagi tugas dengan rekan anda yang menemani.

4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau     gunting taman.

5. Tongkat Panjang / Galah Bambu

Kalau sudah ada target sarang / koloni semut rangrang yang mau di ambil tahap awal di lokasi pengambilan adalah :

  • Lumuri bagian dalam ember besar dengan tepung kanji / tapioka seperti membedaki
  • Pakai sarung tangan karet yang anda bawa
  • Siapkan tongkat panjang / galah bambu yang sudah anda siapkan
  • Pasang / ikat sabit di ujung tongkat panjang / galah bambu 
  • Siapakan karung / plastik untuk menampung ( bagi tugas dengan teman siapa yang menjolok sarang dan siapa yang memungut sekaligus memasukkan sarang ke dalam karung / pastik ) Di sini fungsi ada rekan yang menemani.
  • Jangan terburu- buru dalam mengambil...buat suasana santai tidak terlalu berisik agar tidak terlalu menakutin semut rangrang ( Kaget )
Kalau terpaksa anda memanjat pohon akibat jangkauan galah bambu anda tidak sampai dan ada semut rangrang yang menghadang anda, jangan panik nanti bisa terjatuh.

Tips : Pada saat terpaksa memanjat pohon bawalah abu gosok bekas pembakaran kayu atau sekam. Taburkan untuk penghalang biar semut tidak bisa mendekati anda. Jangan di taburkan ke semut langsung karena kurang dari satu menit semut yang anda taburi abu gosok tadi akan mati.

Selamat Berburu Semut Rangrang Semoga Sukses.


    <img src="peralatan ternak kroto.jpg" alt="peralatan ternak kroto tips republik kroto">

    Berburu Semut Rangrang 2

    Semangat Siang Teman-Teman.......Apa Kabar....???? Tentunya Baik Bukan !!!!
    Baiklah...siang hari ini meskipun udara panas mari kita lanjutkan membahas cara Berburu Semut Rangrang.
    Pada postingan saya sebelumnya sudah saya ulas sebagian alat juga sedikit pelurusan istilah dalam dunia semut dalam hal ini spesifikasi semut rangrang yang menghasilkan kroto. Yang mana hasil akhir bisa di gunakan untuk pakan burung kicauan, memancing juga sebagai bahan dasar pembuatan obat.

    Postingan sebelumnya ada 5 ( lima ) point peralatan/tahapan yang harus anda siapkan antara lain :

    1. Survey tempat / wilayah / area
    2.Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak   
        kita lebih dari satu. 
    3. Harus ada yang menemani kita pada saat berburu.
    4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau 
        gunting taman. ( Silahkan anda cari sendiri enaknya pakai alat apa untuk operasionalnya )
    5. Tongkat panjang / Galah Bambu

                                                           

    Kita akan melanjutkan point ke 6 ( enam ) dan seterusnya juga penjelasan sedikit tentang point - poin
    peralatan tersebut.

    6. Karung / Plastik / Toples Besar


    Silahkan di pilih salah satu media penampung sementara mana yang lebih simple menurut anda.

     ( Ingat : Usahakan cari barang - barang yang sudah ada , bekas pun tidak jadi soal. Harapan saya anda tidak usah terbebani dengan beli baru yang akan menambah cost dalm beternak kroto )

    Alat ini di gunakan sebagi penampung sementara untuk menyimpan hasil tangkapan anda di alam juga di gunakan sebagi media transfer saat karantina. Pilih saja salah satu.

    Sekarang mari kita ulas agak detail dari awal sampai akhir tahapan berburu semut rangrang cs  sehingga bisa kita ternakkan / tangkarkan di rumah.

    1. Survey tempat / wilayah / area

    Bagaimana cara survey tempat / wilayah / area yang ada semut rangrangnya. Caranya sempatkan waktu anda untuk jalan-jalan menuju target tempat yang ada sarang atau koloni semut. Anda bisa tanya teman, tetangga yang mengetahui tempat-tempat tersebut. Kalau sudah ketemu tempatnya usahakan anda hitung jumlah sarang yang akan anda ambil. Hal ini di maksudkan agar anda tahu seberapa banyak tempat penampung sementara anda siapkan esok harinya saat anda mengambilnya.

    Tempat yang sering di huni semut rangrang antar lain :
    • Kebun Pohon Mahoni 
    • Kebun Pohon Waru
    • Kebun Jambu Air
    • Kebun  Jambu Monyet / Mente
    • Kebun Pisang
    Kelima pohon di atas, koloni semut rangrang bisa anda temui dan dapatkan. Bukan hanya di area kebun. Bisa juga pohon itu hidup sendiri.

    2. Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak kita lebih dari satu. 

    Usahakan jangan keburu nafsu, dengan mengambil serentak / berbarengan saat itu juga. Misalnya begini Anda pada saat survey mendapatkan 3 ( tiga ) tempat berbeda yang masing- masing tempat banyak sekali di huni semut rangrang terbukti sarang bergelantungan di pohon- pohon tiga tempat tersebut.
    Ingat ..... tempat tampungan sementara anda memadahi tidak, rak tempat anda mengisoris semut mencukupi belum.

    Saran : Usahakan satu area koloni semut anda letakkan di satu rak. ( Misal : Koloni yang tinggal di kebun pohon mahoni satu rak.....dan Koloni semut yang menghuni kebun pohon jambu air di rak yang lain )

    Kalau anda bertanya bagaimana jika di masing- masing tempat jumlah koloninya sedikit sedangkan alat tampung / rak masih luas / lebar ? Kalau hal ini terjadi...anda alami, usahakan pada saat mengambil di masukkan tempat berbeda dulu...setelah itu pada saat karantina jangan langsung di campur tapi biarkan semut yang berbeda koloni ( beda tempat tinggal waktu di alam ) menyatu dengan sendirinya. ( Spesifik nanti mari kita bahas bersama sama di sub topik CARA MENYATUKAN SEMUT YANG BERBEDA KOLONI.

    Ok... untuk sementara siang ini cukup di sini dulu, nanti malam Isya Allah di lanjutkan membahas point no 3 dan seterusnya serta tips - tips yang harapan saya bisa anda gunakan meski hanya sebagai referensi saja.

    Selamat siang ...Selamat Berapa Saja.


    Salam Hormat




    Berburu Semut Rangrang

    Berburu Semut Rangrang

    Tibalah saatnya kita mengulas cara Berburu Semut Rangrang.
    Kalau tempat / kandang ternak - tangkar sudah siap.Rak atau pengganti rak sudah tersedia. Dan peralatan memulai beternak semut rangrang penghasil kroto sudah ada, tinggal kita berburu semut rangrang cs di alam raya. Karena bibit untuk kita ternak/ tangkarkan GRATIS di sediakan di alam oleh Tuhan penguasa semesta alam. Pada point ini adalah point yang bisa di bilang bikin kita "was-was". Di sisi lain keinginan kita kuat sekali untuk memulai ternak, di lain sisi kita takut di gigit mesrah puluhan laskar semut prajurit. ( Hiiiiii...apalagi semut prajurit yang pantatnya hitam, kalau sudah menggigit sekalian dia kencing sambil nungging "creet"...pedissss..perihhhh.....gimana gitu rasanya.......hahahahahahaha).
    Cerita ini bukan mau menakutin tetapi memang begitu adanya,, makanya sebelum berburu / mencari bibit semut rangrang Cs perlu mempersiapkan perbekalan dulu. Dan apa-apa yang perlu anda siapkan atau di bawa saat berburu akan saya ulas pada postingan kali ini.

    Semut rangrang adalah serangga eusosial (sosial sejati), dan kehidupan koloninya sangat tergantung pada keberadaan pohon (arboreal). Mereka membuat sarang yang terbuat dari lembar-lembar daun yang mula-mula saling direkatkan oleh semut-semut pekerja, kemudian diperkuat dengan sutra yang dikeluarkan oleh larvanya. Di dalam sarang dapat ditemukan ratu semut yang berwarna hijau muda kemerah-merahan, dan ribuan semut pekerja berukuran besar (disebut “maksima”) dan berukuran kecil (disebut “minima”). Pekerja maksima bertugas untuk mencari pakan, mempertahankan dan mengelola sarang, dan memperbesar koloni, sedangkan pekerja minima bertugas mengasuh semut-semut muda, dan sekaligus beternak serangga-serangga simbion, misalnya kutu perisai. Perilaku “beternak” ini sering mengkuatirkan petani, karena hal ini berarti juga memelihara “hama potensial” pada tanaman budidaya.
    Semut rangrang tidak mengumpulkan pakan di dalam sarangnya, tetapi mendapatkan pakan dengan cara “memerah” cairan manis dari kutu-kutuan atau larva kupu-kupu lycaenid, kemudian membagikannya pada larva di dalam sarang.( Nugroho Susetya Putra-majalah serangga )

    Di lanjut.........!!!
    Sudah siap.....???
    Sudah kan.....???
    Ok.....persiapan sebelum berburu semut rangrang cs sudah pernah saya ulas pada postingan terdahulu. Tapi tidak apa-apa mari kita ulas kembali pada postingan kali ini agar lebih sistimatis kerja kita nantinya dan jelas dalam memahaminya.

    Sebelum di lanjut coba anda pahami dulu ulasan berikut ini :

    Semut rangrang dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut prajurit ,semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

    Sudah bisa mencerna maksud ulasan di atas. Bisa membedakan antara Koloni dan Sarang. Hal ini perlu saya luruskan di postingan kali ini karena seringkali teman-teman beda presepsi. Kurang benar dalam mengartikan arti sarang dan arti koloni dalam dunia "persemutan".

    Sederhananya begini.....ada kebun pohon mahoni luasnya satu hektar. Di bagian pojok ada satu pohon mahoni terdapat empat sarang semut rangrang. Gabungan keempat sarang dalam satu pohon mahoni di pojok tadi di sebut koloni dalam scope/jangkauan kecil.

    Dalam scope / jangkauan besar / luas gimana ???? Kebun mahoni tadi kan luasnya satu hektar..dan tidak mungkin cuma satu pohon mahoni saja yang di huni oleh semut rangrang, tetapi banyak pohon. Maka koloni dalam scope / jangkaun luas pada area kebun mahoni ini adalah Gabungan dari banyak sarang-sarang antara pohon mahoni satu dengan pohon mahoni lain yang terdapat di satu area kebun mahoni seluas satu hektar tadi yang membentuk satu kesatuan.

    Kalau masih "njelimet" di sederhanakan lagi......

    Intinya begini....kalau sedang berburu semut rangrang cs untuk kita ternak-tangkarkan, usahakan jangan mencampur semut rangrang cs yang berbeda wilayah / daerah / area/ tempat.

    Satu tempat/ daerah/ wilayah = satu rak

    Kenapa......???? Karena berbeda Koloni. Kenapa kalau beda koloni....??? Di kuatirkan tidak sepaham / tidak sehati dan di mungkinkan terjadi perkelahian...akibatnya banyak semut rangrang cs yang mati.

    Ok...kawan di lanjutkan lagi ya.....!!!!!

    Berarti apa saja yang kita siapkan dalam berburu :

         1. Survey tempat / wilayah / area
       Apa kegunaan survey ini ?? yang jelas kita tahu jumlah yang akan kita boyong ke rumah. Dan juga kita mengetahui jumlah toples / media lain... untuk menampung dalam satu koloni scope / jangkauan besar dalam satu daerah hasil survey kita. Kita bisa meminimalisir kematian karena semut berkelahi.

           2. Jangan di ambil serentak / langsung antara sarang / koloni di daerah satu dengan daerah lain kecuali rak kita lebih dari satu. 

      ( Satu rak usahakan untuk satu koloni dalam scope/ jangkaun besar ) Pertanyaannya bagaimana kalau cuma sedikit yang kita peroleh dan rak masih lebar. ( akan kita bahas nantinya di postingan yang akan datang sub bahasan ( Cara menyatukan semut yang berbeda koloni )

           3. Harus ada yang menemani kita pada saat berburu.

      Fungsi dan kegunaannya untuk membantu kita dalam mengambil sarang nantinya, ingat semut rangrang ini agresif. Harus cepat kita bergerak kalau tidak ingin di gigit. Makanya harus ada teman dan kita bisa berbagi tugas.

           4. Bawa ember besar,sarung tangan karet,tepung tapioka, abu gosok bekas pembakaran, sabit, pisau atau gunting taman. ( Silahkan anda cari sendiri enaknya pakai alat apa untuk operasionalnya )

      Fungsi abu gosok = Hanya untuk menghardik...jangan di tabur di semut karena semut akan mati.

           5. Tongkat panjang / Galah

      Sebagai sarana menjangkau sarang yang tinggi ( Ukuran panjang sesuaikan dengan kebutuhan anda )


      Demikan sedikit ulasan untuk memulai berburu semut rangrang cs yang akan kita ternak - tangkarkan . 


      Semoga bermanfaat.





      Peralatan Ternak Kroto

      Selamat pagi anda semua....sudah bangun belum ? Pastinya sudah dong...!!!!

      Pagi ini saya mau melanjutkan menulis pengalaman beternak semut rangrang penghasil kroto yang mana harapan saya ada guna serta manfaatnya. Meski sekedar untuk referensi.

      Pada postingan kali ini saya akan merinci alat-alat apa saja yang di gunakan untuk beternak kroto.
      Peralatan yang harus di siapkan tidak harus beli baru. ( Maksimalkan pelalatan lama anda agar cost tidak besar )

      Adapun alat-alat yang kita butuhkan antara lain :

      1. TOPLES

      Toples standar ternak versi LKP. Laskar Kroto yang ukuran kapasitas 5 ( Lima ) Liter. Harga di pasaran kurang lebih Rp. 7000,- ( Tujuh Ribu Rupiah )

      Kalaupun bugjed dana anda belum mencukupi atau sekedar menambah jumlah ternak bisa anda manfaatkan botol plastik air mineral atau toples bekas wadah makanan ringan / kue.


      Terus bagaimana kalau anda juga susah mendapatkan botol dan wadah makanan ringan / kue. Anda bisa menggunakan BAMBU.


      Masih kesulitan....??? Kalau masih kesulitan menyiapkan media ternak ( toples, botol air mineral, wadah bekas kue , bambu ) memang masih ada satu lagi media alternatif tapi yang satu ini saya tunda dulu postingnya karena sangat mujarab untuk membiakkan ratu maupun raja kroto. ( hehehehe...ma'af ..sang penemu belum mengijinkan )

      Di lanjut ya... rekan peternak  / calon peternak kroto yang budiman.

          2. CUTTER

      Kegunaan cutter dalam hal ini adalah sebagai alat untuk membuat lubang / pintu pada toples


      Kendala kalau cutter anda bukan baru sering terjadi toples pecah karena mata pisau cutter sudah tidak tajam lagi.

      Alternatif : Anda bisa membuat lubang pada toples dengan menggunakan sebatang besi di bakar di api kalau sudah membara terus di tusukkan di toples. Hasilnya juga rapi.


         3. EMBER PLASTIK BESAR

      Ember plastik besar ini nantinya di pakai untuk menampung serta membersihkan daun-daun sarang waktu kita mengambil koloni semut dari alam. Juga di gunakan pada saat panen tiba.




         4. SARUNG TANGAN KARET

      Sarung tangan karet ini kegunaannya sebagai pengaman agar tangan tidak di gigit laskar kroto anda.




         5. GUNTING TAMAN

      Gunting taman ini untuk memotong ranting. Kalau tidak ada gunting taman pakai gunting lain / alat alternatif yang sudah anda punyai. ( Gunting Taman = Tidak wajib ada )




         6. KALENG BEKAS SUSU

      Kegunaan kaleng bekas susu ini untuk penyangga kaki-kaki rak anda yang mempunyai fungsi ganda, selain sebagai penyangga juga sebagai alat mengisolir semut supaya tidak keluar area rak dengan memberi / mengisi air di dalam kaleng tersebut.


          7. TEPUNG TAPIOKA / KANJI

      Tepung tapioka / kanji ini untuk melumuri ember besar supaya semut tidak bisa naik ( pelicin )




















      Demikian peralatan yang perlu anda siapkan untuk memulai beternak semut rangrang penghasil kroto.

      Semoga Bermanfaat

      Semangat Pagi......!!!!!

      Memulai Ternak Kroto Bagian 3

      Persiapan Kandang Ternak - Tangkar

      Pada postingan kali ini masih membahas persiapan kandang ternak - tangkar. Kalau kemarin kita sudah bahas persiapan rak atau media yang fungsi serta kegunaannya sama dengan rak. Bisa berupa lemari yang di modifikasi, bisa juga rak yang terbuat dari plat besi / stainless steel yang di jual di toko-toko bahan bangunan...pun pula bisa dengan barang bekas rumah tangga seperti saya pakai bale bambu eks. tempat tidur.

      Jangan terpaku pada tingkat mewah / kualitas = mutu rak yang di pakai tapi perhitungkan juga kuantitas dari segi hitungan orang bisnis. Buat apa rak bagus terbuat dari bahan stainless steel kalau toh hasil perbulannya dari penjualan kroto tidak bisa mengembalikan modal. Alangkah lebih baik pakai bale bambu yang kusam ( tapi tingkat kekokohan menopang ribuan bahkan ratusan ribu laskar kroto terjamin ) serta menghasilkan pundi-pundi rupiah perbulannya.

      Tips : Sedikit pengeluaran banyak pemasukan. Merk bukan jaminan keberhasilan

      Saran : Tekan sedikit mungkin pengeluaran untuk belanja alat-alat beternak semut rangrang penghasil kroto. Maksimalkan barang-barang bekas eks. rumah tangga milik anda sendiri atau beli di pengepul barang bekas.Fokus ke tingkat keberhasilan beternak lebih utama.

      Di lanjut yach......

      Sekarang kita bahas tentang Tempat Kandang Ternak - Tangkar

      Kandang ternak - tangkar dalam hal ini ruangan yang kita pakai / gunakan untuk mengisolir laskar kroto kita, bisa berupa ruangan yang sudah jadi / sudah ada... menyatu dengan rumah utama tempat tinggal kita. ( kamar kosong suatu misal ) atau membuat sendiri di belakang / samping rumah. Silahkan yang menurut anda baik dan aman yang mana. 

      Kenapa harus aman ? dan tingat keamanan di lihat dari sudut pandang apa ? mari kita bedah satu demi satu.

      Ruangan yang kita pakai harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

      1. Bukan area lalu lintas penghuni rumah. Biar tingkat ketenangan para laskar semut kita terjaga
      2. Bersih. dalam hal ini bersih yang di maksud sirkulasi udara serta pancaran sinar matahari bisa masuk ke ruangan.
      3. Terlindung dari terik matahari secara langsung juga terlindung dari guyuran air hujan. Dalam hal ini butuh atap kalau di luar ruangan rumah.
      4. Kalau di dalam ruangan rumah harus  ada jendela ( point 2 )
      5. Tidak ada perabot yang bisa bersentuhan langsung dengan rak atau terjangkau oleh semut.
      6. Jauhkan dari bising dan jangkauan anak-anak
      Ada enam point syarat utama ruangan / tempat / kandang ternak - tangkar yang perlu anda penuhi dalam memulai beternak semut rangrang penghasil kroto. 

      Intinya tempat / ruangan ternak - tangkar tersebut BUKAN AREA LALU LINTAS seperti dekat kamar mandi dekat dapur yang rutinitas keseharianya selalu di lewati penghuni rumah. Karena insting semut rangrang sangat peka dengan suara. ( Mereka tidak mau di ganggu juga tidak mau mengganggu ). 

      Poin kedua BERSIH. dalam hal ini sirkulasi udara baik keluar masuknya jadi kalau di dalam ruangan harus ada jendela. Karena semut rangrang memang menyukai udara bersih

      Point ketiga harus terlindung dari PANAS MATAHARI secara langsung juga terhindar dari terpaan AIR HUJAN
      Maka di butuhkan ATAP bagi anda yang sengaja meletakkan kandang ternak di luar ruangan rumah. 

      Masalah atap juga tidak harus terbuat dari bahan-bahan mewah seperti genting, seng, asbes dan lain-lain. Bagi teman-teman di luar pulau jawa setahu saya dan yang memang tergabung di LKP. Laskar Kroto pakai atap yang terbuat daun nipah / daun sagu.Rekan- rekan di pulau Jawa pakai atap seng bekas beli di pengepul barang bekas.

      Poin selanjutnya TIDAK ADA PERABOTAN yang bisa bersentuhan langsung dengan rak atau terjangkau semut. Karena akan di pakai semut melarikan diri. Minimal jarak satu jengkal atau lebih kalau terpaksa anda campur dengan gudang barang-barang. Ingat semut rangrang adalah binatang pintar yang bisa melakukan bunuh diri sebagian untuk menyelamatkan banyak teman-temannya yang lain. Bisa juga membuat jembatan dengan sistim bergelantungan mengait satu dengan lainnya.

      Dan poin terakhir jangan terlalu BISING. misal di sebelah kandang ternak ruangan anda. Dan anda memutar musik kencang-kencang. sangat berpengaruh di proses adaptasi serta perkembangbiakan semut tangkaran anda. Bagi yang punya si kecil tolong juga jangan sampai si kecil masuk ke ruangan tanpa pantauan anda. Tidak saya jelaskan akibatnya. Cuma anda akan di buat sibuk itu aja, bila si kecil menumpahkan satu toples.

      Hanya itu saya kira postingan untuk saat ini........ kali lain kita sambung dengan tips / trik yang lain.

      Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya semoga bermanfaat. Amien.

      Memulai Ternak Kroto Bagian 2

      Memulai Ternak Kroto
      Cara Membuat / Mempersiapkan Rak

      Selamat malam semua...kebetulan saat menulis postingan kali ini tempat saya tidak ada matahari cuma bulan itupun hanya secuil.
      Apa kabar anda semua...semoga baik-baik saja.

      So....mari kita mulai membahas  Cara Membuat / Mempersiapkan Rak untuk negeri baru para Laskar Semut Rangrang kita.
      Rak di dalam beternak semut rangrang penghasil kroto sangat vital peranannya. Kalau kita tidak mempertimbangkan sebelum membuat atau menyediakan ( bisa beli dan lain-lain ) akan berpengaruh di dalam perjalanan proses penangkaran. 

      Kenapa bisa berpengaruh ? 
      Jelas ada pengaruhnya dong....kita ambil contoh kasus kecil saja, pada awal beternak anda asal-asalan membuat / menyediakan rak. 
      Misalnya rak anda hanya sebuah papan yang hanya di topang batu lalu di letakkan di atas nampan yang sudah di beri air. Betul rak tersebut bisa anda pakai untuk mengisolir laskar semut anda yang mencapai ribuan atau puluhan ribu personil, tapi apakah anda sadar jika terjadi kelalaian ( Human Error ) kecil saja bisa berakibat fatal. Contohnya anda lagi mengamati prilaku Si Semut..... tidak anda sadari sebelumnya ada satu yang menggigit anda dan reflek tangan anda bersinggungan dengan papan "PRAKKK". Bisa anda bayangkan apa yang terjadi selanjutnya.....?? Tumpah dech....ke lantai dan berhamburan ribuan semut kesana kemari. Anda akan di buat sibuk untuk mengembalikan keadaan.

      Mencermati contoh kasus di atas yang sengaja saya besar-besarkan serta sedikit lebay kata anak ABG sekarang ( hehehehehe). Mari kita ambil sudut positifnya atau hikmah di balaik cerita lebay tersebut, bila memang ada yang beternak seperti contoh kasus di atas. ( Pastinya ada toh...!!! )

      Makanya saya menghimbau kepada anda semua rekanku sekalian para peternak dan juga calon peternak semut rangrang penghasil kroto mari dari awal kita planning / kita rencanakan matang-matang meski hanya rak untuk meletakkan toples / media tangkar yang lain.

      Apa perlu mewah rak yang harus kita pakai ??? jawabannya TIDAK HARUS. Apa harus kuat raknya ??? YA..HARUS KUAT.
      Kalau harus kuat berarti dari besi atau sejenisnya dong..???? Tidak harus dari besi atau sejenisnya. ( Tapi kalau bugjet dana ternak besar lebih baik )

      Saya cerita pengalaman pribadi. Rak yang saya pakai hanya bale bambu ( eks. tempat tidur = maklum orang kampung ). Bale bambu tadi bagian atasnya saya beri anyaman bambu. Dia bagian keempat kakinya saya beri kaleng susu dan di isi air. Berjarak empat centi di atas kaleng saya balut kain bekas yang sudah saya celupkan minyak tanah di campur abu gosok eks pembakaran tungku. 40 toples berjajar rapi di atas bale tadi. dan di atasnya saya bisa membuat tempat lagi yang terbuat dari papan bekas di lapisi anyaman bambu. ( Kurang lebihnya seperti tempat tidur bertingkat )

      Tips : Semut Rangrang sangat takut jika besentuhan dengan abu gosok sisa pembakaran kayu / sekam

      Kenapa kok saya cerita rak yang saya pakai hanya bale bambu eks. tempat tidur orang kampung?? tidak lain hanya memberi gambaran kepada anda sekalian, bahwa dalam beternak semut rangrang penghasil kroto tidak harus mewah ( beli baru dll ) dari barang-barang bekas eks. perabot rumah tangga pun jadi.

      Kurang lebihnya kalau anda punya dana lebih bisa memilih rak seperti gambar di bawah ini.





      Silahkan di pilih modelnya sesuai keinginan dan bugjed dana. Bagi yang bugjed nol bisa berinovasi seperti yang saya lakukan dengan menggunakan bale bambu.Atau berimprovisasi yang lainnya. So...monggo...silahkan.

      Selamat berapa saja sampai ketemu di postingan selanjutnya.

      Selamat malam...Semoga bermanfaat.

      Tips Seputar Ternak Kroto Bagian 2

      TIPS CARA MENGAMBIL INDUK KROTO DARI ALAM 

      Cara Mengambil Induk Kroto Dari Alam 
      1. Jangan buru-buru membawa peralatan, lakukan survey lokasi terlebih dahulu. Tanya teman atau tetangga yang sering bepergian di mana banyak semut rangrang. Atau sembari jalan-jalan anda melakukan survey sendiri tempatnya.
      2. Jangan mencampur indukan kroto yang berbeda lingkungan waktu anda mengambilnya dari alam. Maksudnya begini.....Misal anda sudah siapkan 10 tempat di rumah...usahakan semaksimal mungkin anda juga bisa mendapatkan jumlah sarang sama yakni berjumlah 10 sarang semut di satu lingkungan. Jangan 5 sarang di tempat A , 5 sarang lagi di tempat B. Lalu sampai rumah anda campur di suatu tempat yang sama. Kenapa sih kok saya melarang. Hampir 98% saya yakin dua kubu semut dari kubu tempat A dan kubu tempat B akan berantem alias perang.Sayang kan kalau banyak yang mati semut-semutnya. Kenapa hal ini bisa terjadi..?? saya sendiri kalau di suruh menjelaskan secara ilmiah TIDAK BISA. yang terpenting bagi saya Menghormati alam, saya dapat hasil dari penjualan kroto. Urusan ilmiah atau tidak ilmiah sudah ada pakarnya sendiri dengan teorinya masing-masing.Kita sekedar bderhati-hati dan sedapat mungkin menghindari kegagalan beternak kroto. OK Kawan.....!!! Akur Kan...Dengan pendapat saya ?
      3. Kalau sudah survey dan sudah dapat target serta tahu gambaran jumlah berapa yang anda akan ambil. Tahap selanjunya menyiapkan alat.Nah.....ini...Apa saja sih alat-alat yang perlu anda siapkan dalam memindahkan komunitas koloni semut di alam ke kamar barunya yang sudah anda siapkan di rumah anda. : 
      • Ajak satu atau dua teman untuk menemani anda.
      • Bawa tangga untuk antisipasi
      • Bawa bambu kecil panjang sebagai penyangga ( jawa : gantar )
      • Sabit
      • Sak / karung ukuran sedang ( eks. Pupuk urea / Triple dll ) SATU SARANG DI MASUKKAN SATU KARUNG
      • Tepung kanji secukupnya dan abu gosok ( antisipasi anda takut di gigit  semut rangrang) UNTUK ABU GOSOK JANGAN LANGSUNG DI SEBAR KE SARANG KARENA DI MUNGKINKAN SEMUT AKAN MATI. KEGUNAAN ABU GOSOK...BARANGKALI ANDA MEMANJAT POHON UNTUK MENGHARDIK SUPAYA SEMUT PERGI BARU GUNAKAN ABU GOSOK TERSEBUT. ( Ingat : Jangan sampai abu gosok apalagi dari sisa pembakaran hasil dapur tradisional untuk mempercepat kerja anda mendapatkan induk kroto )
      • Sarung tangan karet bila perlu
      Jangan takut di gigit semut rangrang, sepengetahuan saya semut rangrang tidak bahaya gigitannya cuma panas sebentar saja. Bagi tugas anda dengan teman yang anda ajak. siapa yang memotong ranting, siapa yang bertugas mengambil sarang yang terpotong tadi dan satu teman lagi bertugas membuka karung sekaligus menali. ( Bisa kerjasama dua teman di bawah.)

      Cukup sekian dulu Tips Cara mengambil Induk Kroto dari Alam. Sampai jumpa di Tips-Tips Selanjutnya.

              Salam Sukses.


      Tips Seputar Ternak Kroto Bagian 1


      Mengambil Bibit Dari Alam

      Tips Mencari / Mengambil Bibit Dari Alam Sekitar

      Sebelum panjang lebar mengulas tips pandai mencari dan mengambit bibit indukan kroto dari alam sekitar. Kembali saya pribadi mengingatkan.....rekan-rekan para peternak kroto agar bisa berlaku arif dan santun kepada alam sekitar. Kenapa harus demikian ? Jawabannya Karena kita hanya pinjam kepada anak dan cucu kita. Kalau kita ngawur/ sembrono memperlakukan alam kita akan merusak perputaran ekosistim.Dampaknya mungkin tidak serta merta kita rasakan saat ini.Tetapi nanti pada saatnya anak serta cucu kita yang akan menanggung hukum sebab akibat dari ulah salah bin ngawur kita.

      Intinya.......

      Pada saat kita mengambil bibit dari alam sekitar mohon tidak di ambil keseluruhan, sisakan meski satu atau dua sarang.

      Baiklah sekarang kita masuk ke Bagaimana Mencari / Mengambil Bibit Indukan kroto dari alam ?

      Ada 2 macam sarang semut rangrang :
      1. Sarang Utama
      2. Sarang Turunan
       Kalau di dunia nyata bisa di gambarkan ada kantor pusat dan ada kantor cabang, kantor unit dan dan seterusnya.

      Apa yang membedakannya ? Yang membedakannya yaitu penghuni di dalamnya. Kalau sarang utama pasti ada 4 elemen semut ( Semut Ratu, Semut Jantan,Semut Pekerja, dan Semut Prajurit )sedangkan sarang turunan kadang tidak lengkap 4 elemen.

      Sarang utama dan sarang-sarang turunan tetap terjadi keterikatan dalam menjalankan aktifitas sehari harinya. Terbukti Semut Prajurit lalu lalang mengikuti rute jalan yang menghubungkan sarang utama dan sarang turunan. Sebagian membawa makanan.

      Keempat elemen semut itu mempunyai tugas masing-masing. Tidak ada yang iri maupun dengki. semua berjalan dengan tugasnya masing- masing.

      Ratu Semut
      Dalam tiap-tiap sarang/ koloni  dapat ditemukan satu atau beberapa ekor ratu semut. Ratu semut mudah dikenali karena tubuhnya lebih besar, memiliki sayap, berwarna hijau hingga coklat dengan perut besar dan menghasilkan banyak telur.

      Semut Jantan
      Biasanya tubuhnya lebih kecil daripada ratu semut, berwarna kehitam-hitaman dan hidupnya singkat. Setelah mengawini ratu, ia mati. Hasil survey laboratorium semut jantan dapat hidup selama 1 minggu, sedangkan ratu semut dan semut pekerja dapat hidup beberapa bulan.

      Semut Pekerja
      Semut pekerja adalah semut betina yang mandul. Mereka tinggal di dalam sarang dan merawat semut-semut muda.

      Semut Prajurit
      Merupakan anggota yang paling banyak jumlahnya dalam koloni dan bertanggung jawab untuk semua aktivitas dalam koloninya. Mereka menjaga sarang dari serangan pengacau, mengumpulkan dan membawa makanan untuk semua anggota koloninya, serta membangun sarang.

      Kroto
      Anak semut, calon semut


      Jangan senyum....!!!! Memang demikian adanya. Andai kita bisa meniru cara hidup sosial koloni semut, saya yakin kehidupan berbangsa dan bernegara kita akan damai sejaterah. Gempah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo.. Wow.....Kapan itu terjadi kawan ? Pasti akan datang masanya. Amin...!!!!

      Saran saya pada saat mencari di lanjutkan mengambil untuk kita tangkarkan di rumah, 

      1. Carilah koloni semut yang membuat sarang di pohon mahoni  atau pohon jati. kenapa di dua pohon itu ? pohon mahoni sama jati. Ini pengalaman saya sendiri. dari sekian banyak pohon yang di huni semut rangrang dua pohon ini paling banyak koloninya serta lengkap keempat elemen yang kita butuhkan untuk di tangkar di rumah.Di samping itu perkembangbiakannya lebih cepat.kadang juga sudah ada krotonya meski sedikit.
      2. Carilah sarang yang terlihat sebagian sudah kering daun yang di pakai sarang dan kelihatan serabut putih halus, kalau di pegang lengket. di pakai si semut untuk merekatkan daun sarang. ( nanti di dalamnya akan ketemu serabut putih halus juga...kita melihatnya sama, seperti serabut putih halus perekat tapi sebenarnya berbeda. ) Kegunaan serabut putih halus yang di dalam ini adalah untuk meletakkan kroto/anak semut rangrang.
      Untuk saat ini saya kira itu dulu 2 tips dari saya,,Bagaimana mencari di lanjutkan mengambil induk kroto dari alam. Terima kasih.

      Tips Selanjutnya Cara Mengambil Induk Kroto. Sampai Jumpa di Tips Mendatang.

      (Meski gratis Tapi kita harus arif memperlakukan alam…pinjaman anak cucu kita hehehe )

           Sukses Selalu,

      Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

       
      Free Web Hosting